Cari Artikel di Blog ini

Selamat Datang di Website PA-DKI Plus

Website/Weblog PA-DKI Plus adalah pengembangan dari Milis PA-DKI yang sejak tahun 2000 sudah berdiri dan cukup hot dalam berdiskusi. Website ini dikembangkan dengan tujuan untuk menyediakan sumber-sumber maupun bahan-bahan bacaan yang berguna bagi para Pemuda Advent DKI, maupun penyediaan dokumen-dokumen penting Kepemudaan, termasuk foto-foto kegiatan pemuda.

PA DKI Plus adalah singkatan dari Pemuda Advent DKI Jakarta & Sekitarnya. "Plus" nya sendiri bisa berarti banyak. Yang pertama plus dalam arti usia, website dan milis PA-DKI seperti kita ketahui, tidak terbatas hanya untuk para orang muda, namun juga pada mereka yang berjiwa muda. Plus yang kedua tentunya dari segi geografi. Website dan milis PA-DKI terbuka untuk semua orang muda dan yang berjiwa muda di seluruh dunia, tidak hanya di DKI Jakarta.

Terima kasih banyak atas kunjungan Anda. Pihak moderator dengan senang hati menerima kiriman artikel rohani, sumber-sumber penting bagi Kepemudaan, berita-berita dari jemaat Anda, beserta gambar-gambarnya. Kirim kan saja ke email: admin@jakartaadventist.org, setelah disunting berita atau artikel Anda akan terpublish di Weblog ini.

Satu yang terakhir namun tetap penting, Milis dan Weblog PA-DKI adalah resmi di bawah naungan Direktur Pemuda Advent Konferens DKI Jakarta & Sekitarnya yang sekarang diemban oleh Pdt. Daniel Rampen.

Salam Pemuda,
Moderator

Tuesday, July 21, 2009

A Very Interesting Conversation


An Atheist Professor of Philosophy was speaking to his Class on the Problem Science has
with GOD, the ALMIGHTY. He asked one of his New Christian Students to stand and . . .

Professor : You are a Christian, aren't you, son ?
Student : Yes, sir.

Professor : So, you Believe in GOD ?
Student : Absolutely, sir.

Professor : Is GOD Good ?
Student : Sure.

Professor : Is GOD ALL - POWERFUL ?
Student : Yes.

Professor : My Brother died of Cancer even though he Prayed to GOD to Heal him.
Most of us would attempt to help others who are ill. But GOD didn't. How is this GOD good then? Hmm?
(Student was silent )

Professor : You can't answer, can you ? Let's start again, Young Fella. Is GOD Good?
Student : Yes.

Professor : Is Satan good ?
Student : No.

Professor : Where does Satan come from ?
Student : From . . . GOD . . .

Professor : That's right. Tell me son, is there evil in this World?
Student : Yes.

Professor : Evil is everywhere, isn't it ? And GOD did make everything. Correct?
Student : Yes.

Professor : So who created evil ?
(Student did not answer)

Professor : Is there Sickness? Immorality? Hatred? Ugliness? All these terrible things exist in the World, don't they?
Student : Yes, sir.

Professor : So, who Created them ?
(Student had no answer)

Professor : Science says you have 5 Senses you use to Identify and Observe the World around you. Tell me, son . . . Have you ever Seen GOD?
Student : No, sir.

Professor : Tell us if you have ever Heard your GOD?
Student : No , sir.

Professor : Have you ever Felt your GOD, Tasted your GOD, Smelt your GOD ? Have you ever had any Sensory Perception of GOD for that matter?
Student : No, sir. I'm afraid I haven't.

Professor : Yet you still Believe in HIM?
Student : Yes.

Professor : According to Empirical, Testable, Demonstrable Protocol, Science says your GOD doesn't exist. What do you say to that, son?
Student : Nothing. I only have my Faith.

Professor : Yes,Faith. And that is the Problem Science has.
Student : Professor, is there such a thing as Heat?

Professor : Yes.
Student : And is there such a thing as Cold?

Professor : Yes.
Student : No, sir. There isn't.

(The Lecture Theatre became very quiet with this turn of events )

Student : Sir, you can have Lots of Heat, even More Heat, Superheat, Mega Heat, White Heat,
a Little Heat or No Heat. But we don't have anything called Cold.
We can hit 458 Degrees below Zero which is No Heat, but we can't go any further after that.
There is no such thing as Cold. Cold is only a Word we use to describe the Absence of Heat.
We cannot Measure Cold. Heat is Energy. Cold is Not the Opposite of Heat, sir, just the
Absence of it.

(There was Pin-Drop Silence in the Lecture Theatre )

Student : What about Darkness, Professor? Is there such a thing as Darkness?
Professor : Yes. What is Night if there isn't Darkness?

Student : You're wrong again, sir. Darkness is the Absence of Something You can have Low Light, Normal Light, Bright Light, Flashing Light . . .
But if you have No Light constantly, you have nothing and its called Darkness, isn't it?
In reality, Darkness isn't.
If it is, were you would be able to make Darkness Darker, wouldn't you?
Professor : So what is the point you are making, Young Man ?

Student : Sir, my point is your Philosophical Premise is flawed.
Professor : Flawed ? Can you explain how?

Student : Sir, you are working on the Premise of Duality.
You argue there is Life and then there is Death, a Good GOD and a Bad GOD.
You are viewing the Concept of GOD as something finite, something we can measure.
Sir, Science can't even explain a Thought.
It uses Electricity and Magnetism, but has never seen, much less fully understood either one.
To view Death as the Opposite of Life is to be ignorant of the fact that
Death cannot exist as a Substantive Thing.
Death is Not the Opposite of Life: just the Absence of it
Now tell me, Professor, do you teach your Students that they evolved from a Monkey?
Professor : If you are referring to the Natural Evolutionary Process, yes, of course, I do.

Student : Have you ever observed Evolution with your own eyes, sir?

(The Professor shook his head with a Smile, beginning to realize where the Argument was going )

Student : Since no one has ever observed the Process of Evolution at work and Cannot even prove that this Process is an On-Going Endeavor, Are you not teaching your Opinion, sir?
Are you not a Scientist but a Preacher?

(The Class was in Uproar )

Student : Is there anyone in the Class who has ever seen the Professor's Brain?

(The Class broke out into Laughter )

Student : Is there anyone here who has ever heard the Professor's Brain, Felt it, touched or Smelt it? . . .
No one appears to have done so.
So, according to the Established Rules of Empirical, Stable, Demonstrable Protocol, Science says that You have No Brain, sir.
With all due respect, sir, how do we then Trust your Lectures, sir?

(The Room was Silent. The Professor stared at the Student, his face unfathomable)

Professor : I guess you'll have to take them on Faith, son.
Student : That is it sir . . . Exactly !

The Link between Man & GOD is FAITH.
That is all that Keeps Things Alive and Moving.
(Author Unknown)

NB: I believe you have enjoyed the Conversation . . . and if so .. .
You'll probably want your Friends / Colleagues to enjoy the same . . . won't you?
Forward them to Increase their Knowledge . . . or FAITH.


__,_._,___

Thursday, June 18, 2009

MENJUAL SISIR PADA BIKSU

Pertanyaan :

Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di vihara (yang semua kepalanya gundul) -- Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?

a) Tidak mungkin, itu mustahil
b) Gila
c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya
d) Baiklah, saya akan coba
e) Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk melihat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.


Cerita : MENJUAL SISIR PADA BIKSU


Ada sebuah perusahaan "pembuat sisir" yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.

Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan ... jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.

Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.

Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara.
Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C)

Pimpinan pewawancara memberi tugas :
"Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu."

Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan.

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :

"Berapa banyak yang sudah anda jual?"
Mr. A menjawab: "Hanya SATU."
Si pewawancara bertanya lagi : "Bagaimana caranya anda menjual?"
Mr. A menjawab:
" Para biksu di vihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda - dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean."

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B :

"Berapa banyak yang sudah anda jual?"
Mr. B menjawab : "SEPULUH buah."
"Saya pergi ke sebuah vihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar vihara. Biksu di dalam vihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha."

Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C :

"Bagaimana dengan anda?"
Mr. B menjawab: "SERIBU buah!"
Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.
Si pewawancara bertanya : "Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?"
Mr. C menjawab:
"Saya pergi ke sebuah vihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan vihara, 'Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.' Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di vihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!"

MORAL DARI CERITA


Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :

1) 85% kesuksesan itu adalah karena SIKAP dan 15% karena kemampuan.
2) SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus atau keberuntungan.

Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.

Dalai Lama biasa berkata : "Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah."

"Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegang teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh - dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan .... adalah hal yang akan mengubah hidup kita."
Meredith Grey, Grey's Anatomy - Season 3


Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses !"


(From: Helena M.W )


ARTIKEL: Bagaimana Berkhotbah

BAGAIMANA BERKOTBAH DENGAN PENUH KUASA?

 

Bahan pelajaran asli dari Pdt. Andreas Samudera.  Disadur dan diadaptasi dan diperkembangkan oleh Pdt. Sammy Lee

 

victoryglobalvision@gmail.com

 

Bahan ‘Bagaimana Berkhotbah’ ini dipersiapkan untuk melatih pekerja-pekerja Rumah Doa segala Bangsa agar mereka mampu berkhotbah dengan penuh kuasa.  Disini diberikan syarat-syarat dan kaidah-kaidah yang perlu diketahui dan dijiwai oleh seorang yang ingin menjadi pengkhotbah yang berkuasa.  Bahan ini masih merupakan garis besar saja yang masih perlu diuraikan secara lebih luas dan ditambahi dengan contoh-contoh pendek agar lebih jelas. Namun bagi mereka yang ingin mempergunakannya sebagai bahan latihan bagi pekerja gereja Tuhan, anda dapat mempergunakannya dengan menambahkan inovasi sendiri.

 

Bahan ini dibagikan  dalam 4 bagian yang dibawakan selama 4 sesi, menjadi semacam kursus dengan praktek langsung pada setiap sesinya. Peserta dapat dibagi dalam kelompok-kelompok 4 orang atau sebanyak-banyaknya 6 orang. Pada setiap sesi peserta diberi waktu 10 sampai 15 menit untuk praktek berkhotbah secara bergilir, sementara yang lain mengisi daftar penilaian terhadap pembicara. Hasil penilaian ini diberikan langsung kepada pembicara agar ia tahu apa pendapat orang lain terhadap penyampaiannya.

 

Anda boleh memakai bahan ini dengan bebas, dengan syarat anda mau sekedar memberitahukan kami dengan singkat ke alamat e-mail: victoryglobalvision@gmail.com

 

Juga kami meminta pendapat dan saran anda bila anda telah memakainya, agar kami dapat memperbaiki untuk penggunaan yang lebih baik dikemudian hari.

Artikel Selengkapnya