Cari Artikel di Blog ini

Selamat Datang di Website PA-DKI Plus

Website/Weblog PA-DKI Plus adalah pengembangan dari Milis PA-DKI yang sejak tahun 2000 sudah berdiri dan cukup hot dalam berdiskusi. Website ini dikembangkan dengan tujuan untuk menyediakan sumber-sumber maupun bahan-bahan bacaan yang berguna bagi para Pemuda Advent DKI, maupun penyediaan dokumen-dokumen penting Kepemudaan, termasuk foto-foto kegiatan pemuda.

PA DKI Plus adalah singkatan dari Pemuda Advent DKI Jakarta & Sekitarnya. "Plus" nya sendiri bisa berarti banyak. Yang pertama plus dalam arti usia, website dan milis PA-DKI seperti kita ketahui, tidak terbatas hanya untuk para orang muda, namun juga pada mereka yang berjiwa muda. Plus yang kedua tentunya dari segi geografi. Website dan milis PA-DKI terbuka untuk semua orang muda dan yang berjiwa muda di seluruh dunia, tidak hanya di DKI Jakarta.

Terima kasih banyak atas kunjungan Anda. Pihak moderator dengan senang hati menerima kiriman artikel rohani, sumber-sumber penting bagi Kepemudaan, berita-berita dari jemaat Anda, beserta gambar-gambarnya. Kirim kan saja ke email: admin@jakartaadventist.org, setelah disunting berita atau artikel Anda akan terpublish di Weblog ini.

Satu yang terakhir namun tetap penting, Milis dan Weblog PA-DKI adalah resmi di bawah naungan Direktur Pemuda Advent Konferens DKI Jakarta & Sekitarnya yang sekarang diemban oleh Pdt. Daniel Rampen.

Salam Pemuda,
Moderator
Showing posts with label Religious. Show all posts
Showing posts with label Religious. Show all posts

Friday, February 22, 2013

SAAT FIRMAN MENJADI HIDUP

SAAT FIRMAN MENJADI HIDUP

Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku. Mazmur 19:15

Dari skala satu sampai sepuluh (dengan sepuluh menandakan frekuensi tertinggi), pada skala berapa Anda menempatkan praktek meditasi Anda terhadap Kitab Suci? Walaupun Allah sangat menilai tinggi saat kita merenungkan kebenaran-Nya (Yosua 1:8), orang-orang Kristen jarang sekali memprioritaskan meditasi.

Dr.J.I. Packer menggambarkan salah satu alasan penyebab kesehatan spiritual yang buruk dalam hal ini.
"Seandainya saya adalah iblis, salah satu tujuan saya yang pertama adalah membuat orang-orang berhenti mempelajari Alkitab... Saya akan berusaha sedapat mungkin mengelilinginya secara spiritual dengan jurang, pagar berduri, dan jebakan manusia, untuk menakut-nakuti orang-orang."

R. Kent Huges menyoroti manfaat dari meditasi Alkitab di dalam bukunya yang berjudul Discipline of a godly Man.
                Kita mungkin merasa tertantang, ditegur, dan digairahkan oleh panggilan untuk bermeditasi. Pertanyaannya adalah, bagaimana hal ini dapat dilaksanakan?.. Idealnya, kita harus menjadikan meditasi sebagai bagian dari devosi kita, meluangkan waktu secara diam-diam untuk dengan hormat menggumamkan (berbicara pada diri sendiri) Firman Allah.
               
Tetapi bahkan kedalam jadwal yang padatpun dapat disisipkan meditasi Kitab Suci - di mobil, saat istirahat makan siang, atau saat menunggu bis. Pilihlah satu teks, tuliskan pada sehelai kartu, dan selipkan ke dalam saku Anda. Keluarkan pada saat-saat luang. Gumamkan. Hafalkan. Doakan, Ucapkan. Ceritakan.

Saat Firman benar-benar hidup di dalam hati Anda, Anda akan memasuki dimensi doa, pujian, dan penyembahan yang baru.

[Devotional Morning] TUJUAN ILAHI

TUJUAN ILAHI

Untuk pemimpin biduan. Nyanyian Mazmur. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi. Mazmur 66:1

George Bernard menerima Yesus sebagai Juruselamatnya pada usia enam belas tahun. Ia melayani selama beberapa waktu di Bala Keselamatan dan belakangan ditugaskan sebagai hamba Tuhan, memimpin banyak kebangunan rohani di seluruh Michigan dan New York. Lalu, pada tahun 1913, ia mengalami krisis yang ekstrim.

Bernard melakukan apa yang telah ia lakukan selama bertahun-tahun - ia berpaling kepada Tuhan. Ia meluangkan banyak waktu untuk berdoa, beribadah, dan mempelajari Alkitab, merenungkan tentang Salib. Karena ingin menceritakan kebenaran yang ia temukan, Bernard menuliskan buah pikirannya dalam bentuk syair dengan musik sebagai pengiringnya. Karyanya merupakan warisan spiritual bagi orang-orang percaya dimana-mana, lagu pujian yang sangat disukai orang "The Old Rugged Cross."

Tuhan memakai satu orang untuk memberkati banyak orang. Ketika Allah berurusan dengan kita secara perorangan, Ia memiliki tujuan ilahi. Allah memberkati anak-anak-Nya dan bekerja di dalam hidup kita karena Ia sangat mengasihi kita, dan Ia ingin agar kebaikan-Nya disebarluaskan. Rencana-Nya bagi Anda sangat sesuai dengan rencana-Nya bagi dunia.

Menyadari rencana keseluruhan Allah adalah kunci menuju relasi yang bertumbuh dengan-Nya. Anda melihat diri Anda saat Ia memandang Anda, seorang anak yang sangat dikasihi dengan talenta dan karunia yang harus dipakai untuk melayani-Nya. Saat Anda memahami tujuan-Nya yang mulia bagi hidup Anda, Anda menjadi alat yang berguna di tangan-Nya saat Anda menjalankan talenta Anda untuk memuliakan Dia.

Tuesday, October 16, 2012

[Devotional Morning] KESEMPATAN UNTUK BERIBADAH

KESEMPATAN UNTUK BERIBADAH

Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar; barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. 1 Yohanes 3:7-8

Erosi dalam kehidupan Saul dimulai dengan tidak kentara. Musuh tidak pernah mengumumkan rencananya untuk membujuk kita agar melalaikan devosi kita kepada Kristus. Sebaliknya, ia memakai taktik yang tampaknya tidak berbahaya untuk menjebak kita ke dalam tipu daya dan kompromi.

Satu peristiwa mengubah seluruh hidup Saul dan akhirnya membuatnya dikutuk oleh Allah dan membawanya pada kematian. Meskipun kasih karunia Allah memelihara orang-orang percaya, dosa tetap memiliki konsekuensinya, dan seringkali relasi dengan Allah menanggung akibatnya. Pastikan agar hidup Anda bebas dari erosi spiritual dengan memohon agar Allah memberikan Anda ksih yang mendalam kepada-Nya dan Firman-Nya.

Amy Carmichael menulis,
                Kisah tentang Maria yang memecahkan buli-buli minyaknya membuat saya berpikir tentang beberapa orang diantara kita yang mengasihi Juruselamat mereka namun demikian belum memecahkan (buli-buli minyak mereka). Ada sesuatu yang ditahan, sehingga tidak ada curahan kasih, tidak ada keharuman di dalam rumah. Kasih itu tertutup, tidak diberikan.
                Hari-hari berlalu begitu cepat. tidak lama lagi akan terlambat untuk mencurahkan semua yang kita miliki di kaki-Nya. Betapa menyesalnya Maria seandainya ia kehilangan kesempatannya malam itu - suatu kesempatan yang tidak akan pernah datang lagi. "Tetapi aku tidak selalu berada di antara kalian." Tidak lama kemudian Ia berada diantara musuh-musuh-Nya. Saat itu Maria tidak dapat menghampiri-Nya.

[Devotional Morning] PUJIAN TERBESAR

PUJIAN TERBESAR

Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Mazmur 103:1-2

C.S. Lewis menyatakan, "Pujian adalah kesehatan batin yang diperdengarkan." Mazmur 103 dimulai dengan pemikiran yang sama. Kadangkala, tampaknya sulit untuk memuji Allah. Kesulitan menumpuk dan kesedihan menutupi mata kita. Sebelum kita sadar, kita tidak dapat melihat kebaikan Tuhan. Lalu kebutaan spiritual kita membuat kita begitu mudah diserang oleh musuh kita, si Iblis.

Misi Setan adalah mematahkan semangat kita. Ia tahu bahwa ia tidak dapat memiliki jiwa orang percaya, tetapi ia tidak mau menyerah. Oleh karena itu, ia berusaha melakukan satu hal yang akan membuat hidup Anda menjadi tidak efektif bagi Tuhan, dan itu dilakukannya dengan membuat Anda patah semangat dan merampas sukacita Anda.

Semangat yang patah adalah tujuan tertinggi musuh, tetapi pujian yang diucapkan di dalam adorasi kepada Tuhan mengubah perasaan kalah menjadi kemenangan yang berjaya.

Apakah sesuatu sedang membebani Anda? Bawalah kepada Tuhan di dalam doa. Penyegaran dan semangat baru menanti Anda. Rahasi pujian bukan terletak pada menunggu sampai segala sesuatu di dalam hidup Anda tenang dan tenteram. Rahasianya adalah belajar untuk memuji Allah pada saat-saat yang paling sulit. Inilah ujian iman dan kasih yang terbesar. Dapatkah Anda menyanyikan pujian kepada Tuhan tanpa memandang situasi di sekita Anda? Jika Anda dapat, Anda akan tinggal di dalam sukacita Tuhan.

Wednesday, September 12, 2012

PERSYARATAN PUJIAN

PERSYARATAN PUJIAN

Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia! Mazmur 31:20

Sebelum Anda dapat sungguh-sungguh memuji Allah atas siapa diri-Nya dan apa yang telah Ia perbuat dalam kehidupan Anda, Anda harus memiliki sikap yang benar. Berikut ini adalah beberapa persyaratan untuk memuji:

- Tunduk kepada Allah. Saat Anda menyerahkan hidup Anda kepada Tuhan, Anda tidak akan berdebat tentang situasi yang Ia adakan dalam hidup Anda. Jika ada kesulitan, Anda akan meminta Dia untuk menyingkirkan kesulitan itu dan mengajar Anda perihal apa yang perlu Anda pelajari dari kesulitan itu.
- Bertobat dari dosa. Anda tidak dapat memuji Allah atas hidup yang telah ia berikan kepada Anda dan pada saat yang bersamaan hidup di dalam dosa. Doa membangun dinding pemisah diantara Tuhan dan Anda yang hanya dapat diruntuhkan oleh pengampunan-Nya.
-Kasih yang mendalam kepada Tuhan.
- Tidak ada bukti adanya jiwa yang kritis. Kritik dari orang lain menandakan Anda benar dan mereka salah. Allah cukup kuat untuk menangani situasi yang menyulitkan Anda. Tetaplah terfokus kepada-Nya.
-Kerelaan untuk menundukkan semua rasa takut. Rasa takut mengasingkan dan melumpuhkan. Sebagai kekasih Allah, Anda tidak punya alasan untuk takut pada siapa pun atau apapun. Tuhan adalah kekuatan Anda, dan Ia menjaga hidup Anda.
-Keinginan untuk membuat hidup Anda terpusat pada Kristus dengan terfokus pada Tuhan setiap hari. Tidak peduli badai apa yang sedang melanda, Allah tetap memgang kendali.
-Relasi dengan sesama yang terpusat pada Kristus. Pujian semakin berlipat ganda saat Anda berbagi dengan orang lain.

Wednesday, August 29, 2012

[Devotional Morning] BERBARIS KE MEDAN PERANG

BERBARIS KE MEDAN PERANG

Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu." 2 Tawarik 20:17

Balatentara musuh yang besar sedang mendekat. Kita hanya dapat membayangkan bagaimana cara penyamapaian berita pada zaman Yosafat-melalui kurir yang berjalan kaki atau penunggang kuda. Satu hari kehidupan normal, diisi dengan aktivitas yang biasa. Hari berikutnya negeri Yehuda dikejutkan oleh berita tentang serangan musuh.

Laporan mengenai ancaman itu menyebar dengan cepat, memicu rasa panik. Bahakan Raja Yosafat pun menjadi takut, tetapi ia juga menyadari bahwa tidak ada musuh yang lebih kuat daripada Allah.

Ia dengan segera menyerukan puasa, lalu ia memanggil rakyat untuk bersama-sama berdoa. Roh Tuhan memenuhi area Bait Allah dimana orang-orang sedang berdoa dan berbicara melalui nabi Yahaziel: " "Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. Besok haruslah kamu turun menyerang mereka. Mereka akan mendaki pendakian Zis, dan kamu akan mendapati mereka di ujung lembah, di muka padang gurun Yeruel. Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu." (2 Tawarik 20:15-17)

Allah memerintahkan Yosafat untuk menempatkan orang-orang yang menyanyi di hadapan orang-orang bersenjata saat mereka berbaris menuju medan perang. Sungguh merupakan pernyataan iman dari Yosafat!

Dapatkah Anda melakukan apa yang dilakukan Yehuda-berbaris ke medan perang sambil bernyanyi? Mereka mendengarkan perkataan Tuhan dan mengerti bahwa kemenangan sudah mereka raih. Yang harus mereka lakukan adalah melihat, berdoa, dan memuji Tuhan. Saat kita memuji Dia, Allah bekerja dengan cara yang ajaib!

[Devotional Morning] SEKECAP RASA SORGA

SEKECAP RASA SORGA

Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah. Wahyu 7:11

Beberapa orang kudus rindu untuk melihat soerga. Rasul Yohanes merasakan pengalaman ini. Untuk sekejap, Allah mengizinkan Yohanes merasakan kebaikan hadirat sorgawi-Nya sementara ia berada di bumi. Sungguh suatu kehormatan bagi hamba Tuhan Yesus Kristus yang setia.

Sorga adalah tempat memuji dan menyembah. Pemandangan luar biasa yang terpampang di hadapan Yohanes sungguh-sungguh mulia. Yohanes menulis, "Ketika aku mlihat Dia (Yesus), tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,  dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Wahyu 1:17-18)

Emosi yang melanda Yohanes saat ia melihat Juruselamat yang telah bangkit dan Tuhan adalah rasa takjub dan takut. BUkan rasa takut seperti yang kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, itu adalah rasa takut yang penuh hormat yang menyadari kuasa dan kekuatan Allah yang mahakuasa. Saat Anda dipanggil untuk berdiri di hadirat Allah, kehidupan di bumi dan semua masalahnya akan tampak kecil dan tidak berarti. Hanya akan ada satu hal yang penting - sujud dan menyembah sang Juruselamat.

Anda dapat menikmati sekecap ibadah sorgawi sekarang saat ini. Masukilah hadirat Allah dengan hati yang bersyukur saat Anda merenungkan kebaikan-Nya bagi Anda.

Tuesday, July 17, 2012

[Devotional Morning] FOKUS HIDUP ANDA


Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! Mazmur 27:14

Di dalam Mazmur 27, Daud sedang menjalani proses membangkitkan kembali imannya sampai ia dapat mengatakan tanpa ragu bahwa "Tuhan adalah terang dan keselamatanku; kepada siapakah aku harus takut?"

Namun demikian, di dalam Mazmur 26, tampaknya keadaan tidak begitu baik, dan Daud memohon masalahnya dihadapan Tuhan. Saat Anda menghadapi keraguan dan rasa takut, apa yang Anda pikirkan? Apakah harapan dan campur tangan Allah yang Anda yakini? Seharusnya demikian.

Allah menjawab jeritan hati umat-Nya. Ia ingin Anda tahu dan percaya bahwa Ia akan membebaskan Anda dari semua masalah. Dan sekalipun masalah itu tetap ada selama beberapa waktu, Ia akan memelihara dan memperhatikan Anda.

Tanggung jawab Anda hanya ini: bersedia mengasihi dan menyembah Allah. Kedengarannya terlalu sederhana? Cobalah selama seminggu. Berhentilah memperdebatkan sudut pandang Anda. Singkirkan kebencian, pembenaran diri, dan keangkuhan yang menimbulkan permusuhan diantara Anda dan orang lain. Lalu arahkan fokus hidup dan hati Anda kepada Yesus Kristus. Ini mungkin salah satu hal tersulit yang pernah Anda lakukan.

Namun setelah beberapa saat Anda akan melihat gangguan-gangguna kecil lenyap. Kebutuhan untuk diakui menghilang, dan ada kedamaian batin yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya. Bukannya mencemaskan hari esok, Anda sadar bahwa Allah adalah Pemimpin jiwa Anda. Anda dapat menantikan berkat Allah seperti yang dilakukan Daud karena Anda telah merasakan kebaikan-Nya.

Tuesday, June 26, 2012

[Devotional Morning] PEMBEBASAN SUDAH DEKAT


Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Ibrani 11:39

Sulit untuk membaca Ibrani 11:39 tanpa merasakan sakitnya kesusahan. Di dalam pasal 11, penulis kitab Ibrani mengenang kembali kesetaiaan orang-orang kudus zaman Perjanjian Lama. Ia menceritakan tentang iman yang diperlihatkan oleh Sara dan Abraham, Yakub dan Yusuf, Raja Daud, dan banyak lagi. Ada ayat tentang Henok dan Habel - dua nama yang jarang kita sebut-sebut dalam percakapan kita sehari-hari.

Masing-masing memikirkan hal yang sama, dan itu adalah menerima janji Allah. Mata mereka tertuju pada masa depan dengan pengharapan bahwa generasi mereka mungkin menyaksikan kedatangan Mesias. Namun demikian, penulis kitab Ibrani mengatakan kepada ktia bahwa mereka semua mati tanpa melihat atau secara fisik menyentuh tangan-Nya. Namun di dalam Ibrani 12:1, "kekecewaan kita berbalik menjadi sukacita besar:  Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita."

Apakah orang-orang kudus zaman Perjanjian Lama ini merasa kecewa karena mereka tidak melihat kedatangan Yesus? tidak sama sekali. Doa-doa mereka dijawab saat mereka memasuki hadirat Allah. Beban yang Anda tanggung, air mata yang Anda cucurkan, kesedihan yang Anda rasakan - Allah tahu semua itu, dan Ia telah mengumpulkan sekumpulan besar saksi untuk menghibur Anda hingga mencapai kemenangan.

Oleh karena itu, Anda dapat memuji Dia hari ini dan menantikan Dia di dalam damai dan sukacita, karena pembebasan-Nya sudah dekat.

Tuesday, June 19, 2012

[Devotional Morning] MENEMUKAN IDENTITAS ANDA YANG SEJATI

MENEMUKAN IDENTITAS ANDA YANG SEJATI

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Mazmur 139:14

Alarm jam berbunyi. Hari baru telah menanti. Berita pagi menyampaikan kabar tentang kesepakatan ekonomi terkini, para calon peraih hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, dan sebuah laporan mengenai pertemuan nasional para gubernur.

Sementara itu, satu-satunya kesepakatan keuangan yang Anda adakan adalah percakapan bulanan bersama pasangan Anda untuk merekonsiliasi buku cek. Satu-satunya kedamaian yang menarik minat Anda adalah menghentikan pertengkaran yang tidak ada henti-hentinya antara anak-anak Anda yang sedang menginjak remaja. Dan satu-satunya pertemuan orang-orang penting yang Anda hadiri adalah reuni keluarga belum lama berselang.

Anda bisa merasa begitu kecil dan tidak berarti di dunia yang terdiri dari enam milyar penduduk, berjuta-juta perkembangan yang berguna, serta ribuan berita tentang kejadian penting yang membuat kontribusi Anda serasa tidak berarti.

Meskipun Allah peduli dengan kestabilan keuangan, perdamaian dunia, dan keadilan sosial, Ia memiliki rencana besar hari ini - Anda. Anda adalah hasil karya-Nya, karya empunya. Tidak ada yang dapat menyamai Anda, dan Allah memperhatikan Anda dengan kesiagaan yang tidak terbatas. ia tahu pasti berapa banyak rambut Anda yang rontok pagi ini. Masalah buku cek Anda seperti juga masalah anggaran negara bagian, keharmonisan dalam rumah tangga Anda seperti juga keharmonisan di antara bangsa-bangsa.

Best Regards

Laut Sinaga

Friday, June 15, 2012

[Devotional Morning] SUMBER DARI IBADAH


Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Yohanes 21:15

Joni Eareckson Tada, penulis berbakat dan artis yang lumpuh akibat kecelakaaan ketika masih remaja, sekali waktu diminta untuk menyebut ayat favoritnya. Jawabannya sangat tepat. "Ayat Alkitab favorit saya adalah pertanyaan Yesus kepada Petrus: "Apakah engaku mengasihi Aku?" Yohanes 21:15).

Di dalam ayat ini terkandung inti dari kehidupan yang taat - kasih dan devosi kepada Allah. Ketaatan kepada Kristus tidak direncanakan sebagai suatu tugas. Walaupun mungkin kita pada mulanya tunduk karena takut atau merasa wajib, Allah menginginkan ketaatan yang berasal dari sukacita di dalam Dia.

Daud menyerukan, "Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku" (Mazmur 40:9).

Dapatkah Anda bergabung dengan mereka? Apakah ketaatan kepada Allah dimotivasi oleh takut akan adanya pembalasan? Apakah Anda taat hanya supaya Anda tidak merasa bersalah? Sumber dari ke-Kristenan dan ibadah yang sejati adalah keinginan untuk menyenangkan sang Juruselamat yang telah menebus Anda dan sekarang dia di dalam Anda melalui Roh-Nya.

Rasa takut atau kewajiban tidak akan banyak berguna, tetapi kasih kepada Allah akan mengantar Anda melalui segala hal. Ketaatan mungkin kadang sulit, namun tidak akan lagi menjadi beban. Apakah Anda mengasihi Allah? Jika ya, ketaatan akan bersifat spontan.

Thursday, June 7, 2012

[Devotional Morning] DEVOSI KEPADA ALLAH


Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu. Mazmur 26:3

Kasih kepada Allah adalah landasan ketaatan sejati. Demikian pula, ketaatan Anda kepada Kristus memperlihatkan kasih Anda kepada-Nya. Keduanya memang benar, namun devosi kepada Allah bukan keengganan atau kewajiban, memberikan kekuatan kepada murid-murid Yesus Kristus. Saat Anda mengindahkan Firman Allah dan tetap berada di djalan-Nya karena Anda mengasihi Dia, Anda menyatakan rasa hormat Anda kepada-Nya.

Allah adalah Tuhan yang mahakuasa, Alfa dan Omega, Pencipta dan Penebus, Tuhan dan Raja langit dan bumi. Siapa yang tidak dapat mengasihi Allah yang kebaikan dan kesetiaan-Nya selalu diperlihatkan dengan sempurna kepada umat-Nya? Ia layak menerima adorasi dan kasih Anda yang tulus.

Saat Anda menaati Allah melaui devosi, Anda menegaskan ketaatan Anda kepada-Nya. Ia adalah Tuhan dari segalanya, tetapi apakah Ia tuan Anda? Ketaatan Anda menunjukkan kegembiraan, kesediaan Anda melayani Tuhan Yesus Kristus.

Setiap ketaatan menegaskan kesediaan Anda untuk melayani Allah yang murah hati. Allah tidak memaksa Anda untuk mengikut Dia. Semakin Anda mengasihi dan menaati Dia, semakin menggairahkan dan memuaskan perjalanan Anda sebagai murid dan juga ibadah Anda.

Wednesday, June 6, 2012

RUANG TAKHTA ALLAH


Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Mazmur 57:8

Tindakan kita yang pertama saat menghadapi masalah seharusnya adalah membawa beban kita kepada Allah di dalam doa dan memuji Dia atas jawabannya. Orang-orang percaya di dalam Yesus Kristus dapat mengambil manfaat dari hikmat, kuasa, dan nasihat Allah melalui karunia supranatual berupa doa. Orang-orang yang tidak percaya tidak memiliki sumber daya semcam itu. Mereka harus menangani krisis dengan kekuatan dan hikmat mereka yang terbatas.

Sebagai pengikut Kirstus, Anda memiliki kuasa yang tidak terukur melalui doa. Ketika Anda diselamatkan oleh iman di dalam Kristus melalui kekayaan kasih karuania-Nya, Anda diberikan akses kepada Allah: " Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni" (Ibrani 10:19,22). Anda telah diperdamaikan dengan Kristus selamanya.

Anda adalah sahabat-Nya. Anda telah diampuni dari segala dosa Anda - di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Saat Anda menaruh iman di dalam Kristus, pintu-pintu sorga terbuka bagi Anda untuk menghampiri Bapa sorgawi dengan keyakinan penuh.

Anda dapat membawa apapun kepada-Nya. Ia tidak akan meolak Anda. Saat Anda berpaling kepada-Nya dengan membawa masalh Anda di dalam doa, Tuhan Yesus Kristus segera bekerja untuk memenuhi kebutuhan Anda dan menolong Anda.

Bawalah segala hal kepada-Nya di dalam doa. Pujilah Dia atas jawabannya. Darah Kristus telah meniti jalan Anda menuju ruang takhta Allah.

MEMULIAKAN ALLAH


Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Roma 8:28

Memuliakan Allah tampaknya merupakan tujuan yang sangat berat sehingga membuat kita takut setengah mati: "Hidupku kacau. Aku selalu melakukan kesalahan. Bagaimana aku bisa memuliakan Allah?" Lao-tzu pernah berkata, "Perjalanan sejauh seribu mil harus dimulai dengan satu langkah." Memuliakan Allah adalah proses abadi yang dimulai di bumi dan berlanjut terus sampai ke sorga. Eksistensi sorgawi kita akan selamanya terfokus pada meninggikan Allah. Menyadari itu, kita dapat mengambil inisiatif untuk memuliakan Dia kapan pun.

Setiap hari adalah karunia Allah. Anda punya banyak kesempatan untuk menghormati Allah melalui tindakan dan perkataan Anda. Dengan demikian, memuliakan Allah berarti berusaha memaksimalkan setiap kesempatan dengan ketaatan. Saat Anda jatuh, dimana hal itu sering terjadi, Anda mengakui ketidaktaatan Anda, bersyukur kepada-Nya atas pengampunan yang sempurna, dan melanjutkan tugas.

Apa yang lebih menyenangkan Bapa sorgawi Anda selain memuliakan Dia setiap hari? Tetapkan tujuan mulia itu sebagai tujuan tertingi Anda, dan jalanilah setiap hari dalam ketergantungan yang penuh kerendahan hati pada kuasa Roh Kudus dan ketaatan pada kebenaran-Nya."

Wednesday, May 30, 2012

[Devotioanl Morning] PADA MASA PENCOBAAN


Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Lukas 4:14

Setiap orang menghadapi pencobaan. Bahkan Anak Allah pun dicobai oleh Setan agar berpaling dari Allah. Tetapi Yesus tidak tertipu oleh rencana jahat musuh dan tetap teguh di dalam kasih dan devosi-Nya kepada Bapa (Lukas 4:1-13).

Satu alasan mengapa Yesus datang dan diam diantara kita adalah untuk secara pribadi memahami kebutuhan dan pergumulan kita. Ia telah menghadapi si penggoda dan mengalahkan kegelapan dan kesengsaraan yang dikaitkan dengan pencobaan Setan.

Saat Anda menghadapi pencobaan, ketahuilah bahwa Anda tidak menghadapinya seornag diri. Yesus berserta Anda, dan Ia memberikan kekuatan yang Anda butuhkan untuk menolak setiap pikiran atau khayalan jahat.

Pada masa-masa pencobaan, saat musuh membisikkan dusta-dusta untuk mengalahkan dan mematahkan semangat Anda, berdirilah teguh menghadapinya dengan mengenakan baju zirah Allah (Efesus 6). Juga ketahuilah bahwa Anda tidak pernah dapat mengecewakan Allah. Ia tahu pasti apa yang sedang Anda lakukan sebelum Anda melakukannya, dan Ia selalu mengasihi Anda.

Dicobai bukanlah dosa. Dosa diakibatkan karena kita menanggapi cobaan. Allah memberikan kekuatan yang Anda butuhkan untuk bertahan dalam pencobaan. Anda dapat menolak segala bentuk kejahatan karena Yesus diam di dalam diri Anda, dan Ia telah memberikan Roh Kudus untuk memimpin Anda ke dalam seluruh kebenaran dan pengetahuan. Oleh karena itu, berdirilah teguh sebagaimana anak Allah, dan klaimlah kekuatan serta kemenangan-Nya.

Thursday, May 24, 2012

Rupanya Kita Telah Tertipu

Salah satu strategi perang yang telah terbukti ampuh adalah pengalihan perhatian (diversion). Sebuah kekacauan diciptakan di sebuah tempat supaya musuh memusatkan perhatian pada kekacauan itu, lalu serangan yang lebih mematikan menghentak di tempat lain. 

Tukang sulap sering menggunakan strategi ini di atas panggung. Mereka membuat berbagai macam gerakan yang sebenarnya untuk mengalihkan perhatian kita. Tujuannya adalah untuk membuat kita percaya bahwa si tukang sulap memiliki kekuatan magis untuk menciptakan, menghilangkan atau merubah sesuatu. 

Ya..Si Penipu Ulung Sepanjang Sejarah telah mempelajari pentingnya memberikan sesuatu yang bisa mengalihkan perhatian manusia. Dia memberikan sesuatu yang bisa kita pegang, lihat dan rasakan secara nyata, sebuah konsep palsu yang bisa dengan mudah kita deteksi. Dan ketika pikiran kita terpusat pada hal itu, serangan yang mematikan diam-diam diluncurkan. Setan tahu betul bahwa ketika kita merasa yakin bahwa kita telah mengetahui benar atau salah, sebenarnya kita telah membuka benteng pertahanan kita sendiri.

Setan telah menggunakan strategi ini dengan hampir sempurna. Selama bertahun-tahun, saya, sebagaimana orang-orang Kristen lain (termasuk SDA) telah di bombardir agar percaya bahwa kita mengetahui tipuan setan mengenai Hukum Allah, tetapi rupanya, saya menemukan bahwa tipuan tersebut hanyalah sebuah pengalihan perhatian. Apakah anda sudah menemukan tipuan Setan yang sesungguhnya? atau..apakah anda masih terjebak di dalam perangkap Setan dan tetap berkutat di dalam konsep palsunya? 

Daniel 7:25 menubuatkan bahwa ada kekuatan jahat yang akan muncul dan "mengubah" Hukum Allah. 

Kaum Protestant secara historis telah memahami bahwa perubahan yang dimaksud dalam Daniel 7:25 terjadi ketika penguasa agama mengubah 10 Hukum dengan menghapus hukum ke 2, dan memecah hukum ke 10 menjadi 2 bagian, lalu mengubah sabat dari hari sabtu ke hari Minggu. 

Sejarah mencatat peristiwa ini dan penguasa agama yang melakukan perubahan dengan bangga mengaku bahwa mereka memiliki kekuasaan di bumi. Tidak sedikit rekan-rekan SDA yang bisa langsung menunjukkan bukti sahih, disertai kutipan sejarah lengkap dengan tanggal, bulan, tahun ketika perubahan ini terjadi. Tetapi itu adalah sebuah PENGALIHAN PERHATIAN - Setan memberikan sesuatu yang bisa memancing perhatian kita, dia berikan "perubahan" yang literal, yaitu perubahan 10 hukum yang dilakukan oleh organisasi yang literal, dan tercatat secara literal dalam dokumen sejarah yang juga literal, sehingga kita yang mengaku SDA - sering memperdebatkannya secara literal, mendukung atau menolaknya secara literal..dan ketika kita sibuk melakukan itu semua, serangan yang jauh lebih mematikan sedang bekerja. BRILIIANT!!! itulah yang telah dilakukan oleh tandung kecil dalam Daniel 7.

Apa yang sebenarnya di rubah dalam hukum Allah tersebut? Perubahan yang secara umum telah dipercayai oleh umat Kristen bahkan SDA sendiri? Perubahan tersebut adalah:

"Hukum Allah adalah hukum yang sifatnya "IMPOSED".Hukum Allah bersifat legal formal, yang wajib dilaksanakan oleh seluruh ciptaan-Nya, untuk mengatur kehidupan seluruh ciptaan-Nya dan untuk menguji kesetiaan seluruh ciptaan-Nya, yang jika tidak dilaksanakan, Allah sendiri yang akan menjatuhkan hukuman".

Padahal, hukum Allah adalah sebuah hukum alamiah yang menjadi prinsip utama atau Sistem Operasi agar seluruh alam semesta dapat berjalan sebagaimana layaknya. Tanduk kecil tidak hanya mengubah hukum ke 2, ke 4 dan memecah hukum ke 10, tetapi dia telah mengubah esensi dari hukum itu sendiri!!

Nah..pertanyaan besarnya adalah, apakah hukum Allah bersifat "imposed"atau hukum alamiah? Apakah pada suatu waktu di masa lalu ke-3 oknum ke-Allah-an, berdiskusi, menyusun dan mendokumentasikan hukum itu? atau..Allah tidak pernah menciptakan hukum, karena hukum itu adalah pancaran dari karakter Nya yang kekal, yaitu kasih yang kekal? Apakah hukum Allah sama seperti Undang-Undang yang dibuat oleh manusia, yang pelaksanaannya bersifat wajib? atau Hukum Allah bersifat alamiah karena merupakan expresi dari kasih Allah yang merupakan dasar dari beroperasinya alam semesta, seperti rotasi bumi, metabolisme tubuh, perputaran atom?

Allah yang adalah kasih, menciptakan, membangun dan mendesain alam semesta yang beroperasi seirama dengan karakternya, dan segala sesuatu ada di dalam Dia (Col 1:17)

"Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat" (Roma 13:8) Baca juga Galatia 5:14, Yakobus 2:8, Matius 12:37-40, Amsal 12:28, Amsal 21:21, Amsal 19:7

Salah satu pioneer SDA juga memberikan pemikiran yang sama:

In living for self he has rejected that divine love which would have flowed out in mercy to his fellow men. Thus he has rejected life. For God is love, and love is life (COL 258)

The law of love being the foundation of the government of God, the happiness of all created beings depended upon their perfect accord with its great principles of righteousness. The Great Controversy, pg. 493 


But turning from all lesser representations, we behold God in Jesus. Looking unto Jesus we see that it is the glory of our God to give. "I do nothing of Myself," said Christ; "the living Father hath sent Me, and I live by the Father." "I seek not Mine own glory," but the glory of Him that sent Me. John 8:28; 6:57; 8:50; 7:18. In these words is set forth the great principle which is the law of life for the universe. All things Christ received from God, but He took to give. So in the heavenly courts, in His ministry for all created beings: through the beloved Son, the Father's life flows out to all; through the Son it returns, in praise and joyous service, a tide of love, to the great Source of all. And thus through Christ the circuit of beneficence is complete, representing the character of the great Giver, the law of life. The Desire of Ages, pg. 21 


Jelas bahwa Hukum Allah adalah Hukum Kasih dan hukum ini menjadi desain utama agar kehidupan bisa berjalan. Dan jika kita mencoba untuk melanggar hukum kehidupan, otomatis akan mengakibatkan kematian..kecuali, Allah mengintervensi untuk kesembuhan. Sama seperti anda jika melompat dari ketinggian, pasti anda akan terhempas ke tanah dan mati. Kematian itu bukan karena Allah yang membunuh anda, tetapi anda sendiri yang telah melanggar hukum gravitasi yang mengakibatkan tubuh anda terhempas ke tanah. 

Setan telah menipu kita, dan kita tidak lagi memandang Allah sebagai pencipta yang penuh kasih yang rela memberikan apapun yang Dia miliki, termasuk nyawanya, untuk kebaikan seluruh ciptaan-Nya. Tetapi kita memandang Allah sebagai sosok yang ingin menggunakan kekuatan-Nya untuk mendominasi, mengatur dan memaksakan kehendak Nya terhadap kita. 

Dengan menerima perubahan terhadap Hukum Allah inilah, si tandung kecil telah menanam trojan yang merusak kekristenan dengan pekabaran palsu. Perubahan hukum ini mengakibatkan munculnya konsep-konsep palsu seperti:

1. Untuk memenuhi rasa keadilan, harus menerapkan hukuman atas dosa dan dengan demikian, Allah harus menghukum manusia berdosa

2. Agar manusia berdosa bisa terhindar dari hukuman, Allah meminta tebusan yang harus dibayar oleh seseorang

3. Allah mengutus Anak-Nya untuk membayar hutang dosa dan menghukum-Nya sebagai ganti kita. 

4. Allah - atas nama keadilan - harus menghukum manusia berdosa jika dosa-dosa mereka tidak bisa dilunasi. 

Empat kebohongan ini telah meracuni kekristenan dan hampir semua para ahli teologi di seluruh denominasi mendukung kebohongan ini. Ini adalah kebohongan yang telah menyalah artikan karakter Allah. Ini adalah kebohongan yang menghalangi umat Tuhan menyebarkan kabar baik untuk menyambut kedatangan-Nya. Dan umat Advent dipanggil untuk membongkar kebohongan ini. 

Salah satu pioneer gereja Advent pernah menulis sebuah surat yang menjelaskan pemahaman mengenai hukum Allah yang sebenarnya, kepada Uriah Smith, seorang editor Review & Heral pada tahun 1890-an. Tetapi, sepertinya Uriah Smith tidak mempedulikan surat tersebut dan dia menyimpannya. Setelah tersimpan selama 60 tahun, surat tersebut akhirnya dipublikasikan dalam sebuah buku yang berjudul Selected Messages I, hal 235

The law of ten commandments is not to be looked upon as much from the prohibitory side, as from the mercy side. Its prohibitions are the sure guarantee of happiness in obedience. As received in Christ, it works in us the purity of character that will bring joy to us through eternal ages. To the obedient it is a wall of protection. We behold in it the goodness of God, who by revealing to men the immutable principles of righteousness, seeks to shield them from the evils that result from transgression.

We are not to regard God as waiting to punish the sinner for his sin. The sinner brings the punishment upon himself. His own actions start a train of circumstances that bring the sure result. Every act of transgression reacts upon the sinner, works in him a change of character, and makes it more easy for him to transgress again. By choosing to sin, men separate themselves from God, cut themselves off from the channel of blessing, and the sure result is ruin and death. 


The law is an expression of God's idea. When we receive it in Christ, it becomes our idea. It lifts us above the power of natural desires and tendencies, above temptations that lead to sin. "Great peace have they which love thy law: and nothing shall offend them" (Psalm 119:165)-- cause them to stumble.
 

There is no peace in unrighteousness; the wicked are at war with God. But he who receives the righteousness of the law in Christ is in harmony with heaven. "Mercy and truth are met together; righteousness and peace have kissed each other" (Psalm 85:10). Letter 96, 1896. -- Selected Messages vol 1, pp. 234 -235 


Hukum Allah adalah sebuah prinsip kebenaran yang berasal dari pikiran Allah yang menjadi sumber kehidupan. Pelanggaran dari hukum itu tidak mewajibkan Allah untuk menghukum, tetapi akan berakibat pada kehancuran dan kebinasaan, kecuali Allah menintervensi untuk kesembuhan (Roma 6:23, Yakobus 1:15) Tujuan Yesus hidup di dunia, tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menjamin pemulihan manusia dari dosa. "Karena Allah tidak mengirimkan anak-Nya untuk menghukum, tetapi untuk menyelamatkan dunia melalui Dia (Yoh 3:17)

Mereka yang tetap menerima kebohongan hukum Allah, telah gagal memahami bahwa hukum adalah sebuah alat yang bisa mendiagnosa penyakit dosa kita dan kita akan dituntun oleh hukum itu untuk datang kepada Allah agar sembuh. Sebaliknya, mereka memandang hukum sebagai sebuah aturan yang harus ditaati. (Roma 5:20)

Mari kita buang jauh-jauh pemahaman mengenai hukum Allah yang di gembar gemborkan oleh si Tanduk Kecil,mari kita mendekat ke kaki salib dan melihat esensi hukum Allah yang sebenarnya.

Sumber: James Philips

Friday, May 18, 2012

AKAR DARI PEMBERONTAKAN

AKAR DARI PEMBERONTAKAN

Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja." 1 Samuel 15:23

Ketaatan yang setengah-setengah bukanlah ketaatan. Itu adalah pemberontakan yang menjelma menjadi keinginan-keinginan yang egois dan sementara itu mengabaikan keinginan mereka yang memiliki otoritas di atas kita. Sekilas tampaknya pemberontakan itu tidak penting, tetapi jangan tertipu. akar dari pemberontakan tumbuh dengan cepat dan menancap dalam-dalam.

Allah memerintahkan Saul untuk memusnakah bangsa Amalek. Namun demikian, ketika peperangan telah selesai, Saul dan balatentaranya mengampuni raja orang Amalek dan kawanan ternaknya yang terbaik. Dengan adanya ketidaktaatan diantara dirinya dengan Allah, sia-sia saja Saul berusaha menjelaskan tindakannya. Ia mengaku bahwa Ia menyisihkan yang terbaik sebagai persembahan bagi Allah, tetapi maksud hati Saul yang sebenarnya adalah keuntungan pribadi. Tindakan pemberontakan ini membuatnya kehilangan takhta. Bertahun-tahun kemudian, gara-gara itu Israel kehilangan beberapa pejuannya yang terbaik.

Pada akhirnya, semua pemberontakan menyangkal otoritas Allah, meskipun maksudnya biasanya ditujukkan  kepada otoritas manusia. Pemberontakan menghancurkan persekutuan dengan Allah dan merampas berkat-berkat-Nya. Anda mungkin berpikir pemberontakan Anda dapat dibenarkan, tetapi Allah tidak pernah memberkati apapun yang berlawanan dengan kehendak-Nya. Pemberontakan selalu merupakan perseteruan dengan Allah.

Mintalah agar Dia menyingkapkan setiap pemberontakan yang tersembunyi di dalam hati Anda. Saat Anda datang kepada-Nya dengan penyesalan, Ia selalu menanggapi dengan kasih dan kemurahan.

[Devotional Morning] JALAN SALIB

JALAN SALIB

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. 1 Petrus 5:6

Rasul Petrus menyimpan benih pemberontakan yang tersembunyi sampai Yesus mengumumkan tentang kematian-Nya. lalu pemberontakan itu muncul dalam bentuk pameran keangkuhan (Matius 16:23). Petrus tidak memahami rencana Allah dan ia juga tidak menanggapi perkataan Kristus yang diucapkan dengan iman.

Ia hanya memikirkan keresahan politik yang dihadapi bangsa Yahudi. Seluruh hidupnya penuh dengan pemikiran tentang Mesias yang duduk di atas takhta Daud, bukan persekutuan pribadinya bersama Yesus.

Seandainya Tuhan tidak menegur Petrus, murid-murid yang lain mungkin akan meniru sikap yang memberontak itu. Namun didalam ketaatannya, Petrus menyerahkan dirinya kepada Kristus dan dengan demikian memulai perjalanan yang mendalam menuju relasi yang penuh kasih bersama Tuhannya.

Jalan Tuhan bukanlah jalan pemberontakan, namun jalan ketaatan. Jalan Tuhan bukalah jalan keangkuhan, melainkan jalan kerendahan hati. Bertahun-tahun kemudian dan lama setelah kematian Kristus, Petrus menulis, "Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya" (1 Petrus 5:6).

Rahasia penundukan diri bukanlah dengan memberontak, tetapi dengan mendekat kepada Yesus. Jalan salib bukanlah jalan pemberontakan, melainkan tunduk dengan rendah hati. Bersediakah Anda menyerahkan diri Anda keapda-Nya hari ini?

Friday, September 17, 2010

[Devotional Morning] DEKAT KE HATI BAPA

TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Mazmur 145:18

Orang percaya yang hidup dekat dengan hati Bapa bebas untuk mengungkapkan perasaannya kepada Dia. Anda tidak perlu bersikap kaku dengan Allah. Ia tahu setiap detil kehidupan Anda sejak saat Ia menciptakan Anda. Ketika Anda diselamatkan, Tuhan Yesus Kristus memahami semua kegagalan Anda di masa lalu dan pergumulan di masa depan.

Karena Anda sekarang Adalah Anak-Nya untuk selama-lamanya, Anda dapat sepenuhnya jujur kepada-Nya. Anda dapat mencurahkan rasa sakit hati, kemarahan, kekecewaan, rahasia, dan mimpi-mimpi Anda kepada Tuhan. Ia tidak akan pernah menolak ANda (Ibrani 13:5). Anda tidak pernah dapat berpaling dari kasih-Nya yang teguh.

Akan ada saat-saat di mana Anda tidak memahami apa rencana Allah dalam hidup Anda. Hadirat Allah tampak jauh. Karena Anda memiliki jaminan Allah akan hadirat-Nya dan karena aktivitas-Nya yang tidak pernah berhenti bagi Anda, Anda tetap dapat bergantung kepada-Nya dan memuji Dia di dalam pengenalan akan kasih-Nya bagi Anda. Tolaklah hal-hal lain - uang, ketenaran, kekuasaan, - dan sangkallah keragu-raguan serta ketidakpercayaan.

Sudahkah Anda memiliki keintiman dengan Allah sehingga Bapa adalah Sahabat yang paling Anda kasihi? Apakah ketaatan Anda menjadi milik-Nya? Jika belum, akuilah kebutuhan Anda akan relasi seperti itu. Izinkan Dia memeluk Anda, dan sembahlah Dia.

Thursday, September 16, 2010

[Devotional Morning] PERBUATAN DAN KEBESARANNYA

Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Mazmur 95:6

Dua kebenaran mendasar dapat memimpin kepada ibadah yang tulus, mengubah sudut pandang terhadap masalah dan memberikan harapan untuk bertahan:

"Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya" (Mazmur 150:2). Allah menciptakan langit dan bumi. Ia menciptakan Anda. Ia mengutus anak-Nya ke bumi untuk menanggung dosa Anda supaya Anda dapat menerima hidup yang kekal. Ia telah memenuhi Anda dengan Roh Kudus, yang selalu mengantarakan belas kasih dan kasih karunia Allah bagi setiap kebutuhan Anda. Daftarnya masih panjang, pikirkan saat-saat istimewa ketika Allah menjawab doa-doa Anda, memberikan tuntunan di dalam situasi kritis, melindungi Anda dari mara bahaya, dan secara spesifik bekerja di dalam kehidupan Anda. Bersyukurlah kepada-Nya bahwa Ia masih bekerja dalam situasi Anda saat ini untuk mendatangkan hasil yang positif, sekalipun mungkin tampaknya mustahil pada saat ini.

"Pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat" (Mazmur 150:2). Allah tidak pernah berubah. Ia selalu mengasihi, memperhatikan, bekerja demi kebaikan Anda. Kuasa-Nya berdiri teguh di tengah-tengah badai. Luangkanlah waktu untuk bersyukur kepada-Nya.

Pujilah lilin harapan dan semangat di tengah-tengah kegelapan yang tidak dapat dipadamkan oleh angin. Ibadah adalah satu cara untuk meletakkan masalah Anda ditangan Allah yang mampu menyelesaikannya.

ARTIKEL: Bagaimana Berkhotbah

BAGAIMANA BERKOTBAH DENGAN PENUH KUASA?

 

Bahan pelajaran asli dari Pdt. Andreas Samudera.  Disadur dan diadaptasi dan diperkembangkan oleh Pdt. Sammy Lee

 

victoryglobalvision@gmail.com

 

Bahan ‘Bagaimana Berkhotbah’ ini dipersiapkan untuk melatih pekerja-pekerja Rumah Doa segala Bangsa agar mereka mampu berkhotbah dengan penuh kuasa.  Disini diberikan syarat-syarat dan kaidah-kaidah yang perlu diketahui dan dijiwai oleh seorang yang ingin menjadi pengkhotbah yang berkuasa.  Bahan ini masih merupakan garis besar saja yang masih perlu diuraikan secara lebih luas dan ditambahi dengan contoh-contoh pendek agar lebih jelas. Namun bagi mereka yang ingin mempergunakannya sebagai bahan latihan bagi pekerja gereja Tuhan, anda dapat mempergunakannya dengan menambahkan inovasi sendiri.

 

Bahan ini dibagikan  dalam 4 bagian yang dibawakan selama 4 sesi, menjadi semacam kursus dengan praktek langsung pada setiap sesinya. Peserta dapat dibagi dalam kelompok-kelompok 4 orang atau sebanyak-banyaknya 6 orang. Pada setiap sesi peserta diberi waktu 10 sampai 15 menit untuk praktek berkhotbah secara bergilir, sementara yang lain mengisi daftar penilaian terhadap pembicara. Hasil penilaian ini diberikan langsung kepada pembicara agar ia tahu apa pendapat orang lain terhadap penyampaiannya.

 

Anda boleh memakai bahan ini dengan bebas, dengan syarat anda mau sekedar memberitahukan kami dengan singkat ke alamat e-mail: victoryglobalvision@gmail.com

 

Juga kami meminta pendapat dan saran anda bila anda telah memakainya, agar kami dapat memperbaiki untuk penggunaan yang lebih baik dikemudian hari.

Artikel Selengkapnya