<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358</id><updated>2012-02-02T23:04:32.678+07:00</updated><category term='OSHKOSH Updates'/><category term='announcement'/><category term='article'/><category term='Tips'/><category term='Front'/><category term='Religious'/><category term='Thread'/><category term='bible games'/><category term='News'/><title type='text'>PA-DKI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>108</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-7043799345259426893</id><published>2010-09-17T12:21:00.002+07:00</published><updated>2010-09-17T12:23:39.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Hukum Truk Sampah</title><content type='html'>Suatu hari saya naik sebuah taxi dan menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya &amp;amp;mulai menjerit ke arah kami. Supir taxi hanya tersenyum &amp;amp; melambai pada orang orang tersebut. Saya benar-benar heran dengan sikapnya yang bersahabat. Maka saya bertanya, "Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit!" Saat itulah saya belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut "Hukum Truk Sampah".&lt;br /&gt;Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya, &amp;amp; seringkali mereka membuangnya kepada anda. Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, berkati mereka, lalu lanjutkan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui, di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini terlalu singkat untuk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka:&lt;br /&gt;Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar, berdoalah bagi yang tidak.&lt;br /&gt;Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menghadapinya.&lt;br /&gt;Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.&lt;br /&gt;****************************************************************************************&lt;br /&gt;(From: Dr.-Ing. Tonny Hartono Soediamto )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-7043799345259426893?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/7043799345259426893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=7043799345259426893' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7043799345259426893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7043799345259426893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/09/hukum-truk-sampah.html' title='Hukum Truk Sampah'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-3016692431432820940</id><published>2010-09-17T05:36:00.002+07:00</published><updated>2010-09-17T12:20:25.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>[Devotional Morning] DEKAT KE HATI BAPA</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Mazmur 145:18&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang percaya yang hidup dekat dengan hati Bapa bebas untuk mengungkapkan perasaannya kepada Dia. Anda tidak perlu bersikap kaku dengan Allah. Ia tahu setiap detil kehidupan Anda sejak saat Ia menciptakan Anda. Ketika Anda diselamatkan, Tuhan Yesus Kristus memahami semua kegagalan Anda di masa lalu dan pergumulan di masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena Anda sekarang Adalah Anak-Nya untuk selama-lamanya, Anda dapat sepenuhnya jujur kepada-Nya. Anda dapat mencurahkan rasa sakit hati, kemarahan, kekecewaan, rahasia, dan mimpi-mimpi Anda kepada Tuhan. Ia tidak akan pernah menolak ANda (Ibrani 13:5). Anda tidak pernah dapat berpaling dari kasih-Nya yang teguh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Akan ada saat-saat di mana Anda tidak memahami apa rencana Allah dalam hidup Anda. Hadirat Allah tampak jauh. Karena Anda memiliki jaminan Allah akan hadirat-Nya dan karena aktivitas-Nya yang tidak pernah berhenti bagi Anda, Anda tetap dapat bergantung kepada-Nya dan memuji Dia di dalam pengenalan akan kasih-Nya bagi Anda. Tolaklah hal-hal lain - uang, ketenaran, kekuasaan, - dan sangkallah keragu-raguan serta ketidakpercayaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sudahkah Anda memiliki keintiman dengan Allah sehingga Bapa adalah Sahabat yang paling Anda kasihi? Apakah ketaatan Anda menjadi milik-Nya? Jika belum, akuilah kebutuhan Anda akan relasi seperti itu. Izinkan Dia memeluk Anda, dan sembahlah Dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-3016692431432820940?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/3016692431432820940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=3016692431432820940' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3016692431432820940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3016692431432820940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/09/devotional-morning-dekat-ke-hati-bapa.html' title='[Devotional Morning] DEKAT KE HATI BAPA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8307407769914339108</id><published>2010-09-16T05:02:00.003+07:00</published><updated>2010-09-17T12:22:13.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>[Devotional Morning] PERBUATAN DAN KEBESARANNYA</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Mazmur 95:6&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dua kebenaran mendasar dapat memimpin kepada ibadah yang tulus, mengubah sudut pandang terhadap masalah dan memberikan harapan untuk bertahan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;"Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya" (Mazmur 150:2). Allah menciptakan langit dan bumi. Ia menciptakan Anda. Ia mengutus anak-Nya ke bumi untuk menanggung dosa Anda supaya Anda dapat menerima hidup yang kekal. Ia telah memenuhi Anda dengan Roh Kudus, yang selalu mengantarakan belas kasih dan kasih karunia Allah bagi setiap kebutuhan Anda. Daftarnya masih panjang, pikirkan saat-saat istimewa ketika Allah menjawab doa-doa Anda, memberikan tuntunan di dalam situasi kritis, melindungi Anda dari mara bahaya, dan secara spesifik bekerja di dalam kehidupan Anda. Bersyukurlah kepada-Nya bahwa Ia masih bekerja dalam situasi Anda saat ini untuk mendatangkan hasil yang positif, sekalipun mungkin tampaknya mustahil pada saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;"Pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat" (Mazmur 150:2). Allah tidak pernah berubah. Ia selalu mengasihi, memperhatikan, bekerja demi kebaikan Anda. Kuasa-Nya berdiri teguh di tengah-tengah badai. Luangkanlah waktu untuk bersyukur kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pujilah lilin harapan dan semangat di tengah-tengah kegelapan yang tidak dapat dipadamkan oleh angin. Ibadah adalah satu cara untuk meletakkan masalah Anda ditangan Allah yang mampu menyelesaikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8307407769914339108?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8307407769914339108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8307407769914339108' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8307407769914339108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8307407769914339108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/09/devotional-morning-perbuatan-dan.html' title='[Devotional Morning] PERBUATAN DAN KEBESARANNYA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-444054188444721488</id><published>2010-07-02T14:11:00.002+07:00</published><updated>2010-07-02T14:12:17.736+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Momen Spesial</title><content type='html'>&lt;span style="LINE-HEIGHT: 18px; COLOR: rgb(51,51,51)font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:12;" class="Apple-style-span"  &gt; &lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Momen Spesial dalam Bisnis Yang Menyentuh Hati&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Dengan Perasaan Kasih Sayang&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Suatu hari seorang pria tua berpakaian sederhana memasuki sebuah showroom otomotif. Salah seorang tenaga penjual bernama John berdiri dan menghampirinya, "Selamat pagi, Pak. Ada yang bisa saya bantu?"&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Laki-laki tua itu menjawab bahwa dia membutuhkan mobil seken yang kecil, sebuah mobil yang sederhana karena dia hanya memiliki anggaran yang terbatas. John membawa orang tua tersebut ke garasi yang terletak di belakang showroom, di sana semua mobil seken dan berukuran kecil dipajang. Mobil-mobil tersebut mungkin sesuai dengan budget pria tua tadi. Pada saat&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;berkeliling untuk memilih mobil yang cocok, orang tua tadi menjelaskan kepada John mengapa dia ingin membeli mobil.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Sebenarnya mobil yang akan saya beli adalah untuk istri saya. Selama 30 tahun lebih istri saya ingin punya mobil kecil. Mobil yang bisa dikendarai ke supermarket dan ke rumah teman-temannya. Tapi, saat itu adalah masa-masa sulit dan saya tidak mampu beli mobil. Seiring waktu berlalu, istri saya berhenti meminta mobil," cerita pria tua itu.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Minggu lalu ia jatuh sakit. Dokter mengatakan istri saya menderita kanker dan umurnya tinggal beberapa bulan lagi. Jadi, saya memutuskan untuk menggunakan tabungan saya untuk membelikannya mobil, supaya ia setidaknya bisa menikmati beberapa bulan sisa hidupnya mengendarai mobilnya sendiri, sebelum dipanggil menghadap Tuhan," imbuhnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Hati John tersentuh mendengar kisah tersebut. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa suatu hari, ia juga akan menjadi suami yang baik sampai akhir hayat hidupnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Setelah beberapa lama berkeliling, pria tua itu akhirnya menjatuhkan pilihannya pada sebuah mobil kecil berwarna hijau gelap. "Istri saya bakal menyukai mobil ini. Kecil, mudah dikendalikan, memiliki semua fitur yang ia inginkan dan ini adalah warna favoritnya!"&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Lalu dia berkata pada John bahwa dia akan memberikan kejutan pada istrinya. "Saya akan mengajak istri saya ke sini besok dan berpura-pura melihat-lihat mobil. Kalau Anda melihat saya besok, berpura-puralah seakan kita belum pernah bertemu sebelumnya, dan layani saya persis seperti Anda pertama kali melayani saya. Lalu, saya akan memberikan kejutan pada istri saya dengan mengatakan bahwa saya sudah membelikan mobil untuknya, oke?"&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;John berkata, "Oke, akan saya ikuti rencana Anda. Terima kasih, Pak Brown, saya nantikan kunjungan Anda beserta istri besok." Setelah orang tua itu pergi, John menceritakan kejadian ini pada rekan-rekan kerja yang lain. Mereka juga tersentuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Pada hari berikutnya, seperti yang sudah direncanakan, pria tua itu datang bersama istrinya. Sesudah mereka masuk bergandengan tangan ke dalam showroom, John memberi salam dengan gembira kepada mereka dan berpura-pura belum mengenal laki-laki tua itu. Tetapi, sewaktu istrinya sedang tidak melihat, John mengedipkan matanya padanya seakan berkata, "Semuanya beres." Pria itu tersenyum.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Laki-laki tua itu berpura-pura menjelaskan kepada John bahwa mereka ke showroom ini untuk melihat-lihat dan ia menjelaskan tipe mobil yang mereka inginkan. Sang istri berkata pada John, "Saya tidak mengerti mengapa suami saya tiba-tiba mengajak saya ke sini. Kami tidak punya rencana untuk beli mobil. Kami bahkan tidak mampu membayarnya! "&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;John mengantar pasangan tersebut ke garasi di belakang showroom. Sewaktu mereka melihat-lihat, pria tua itu mencari mobil hijau gelap yang sudah ia pesan dan bayar kemarin. Tapi, mobil itu sudah tidak ada di sana! Ia bertanya pada John, "Apakah hanya ini mobil-mobil yang Anda miliki? Apakah tidak ada yang lain lagi?"&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Tidak ada lagi, Pak. Ini semua yang kami miliki, mobil-mobil inilah yang sesuai dengan budget bapak."&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Apakah BENAR-BENAR hanya ini semua mobil yang Anda miliki? Tidak ada lagi?" tanyanya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Tidak ada pak. Hanya ini semua yang kami miliki. Tidak ada lagi," jawab John.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Orang tua itu mulai panik. Ia berkata pada dirinya sendiri, "Saya telah membayar penuh untuk mobil itu. Tapi, sudah tidak di sini dan John mengatakan hanya ini yang ia miliki! Jadi, di mana mobil saya dan apa yang terjadi dengan uang yang sudah saya bayarkan padanya?" Lebih parah lagi, ia tidak bisa bertanya langsung pada John, "Dimana mobil saya?" Orang tua itu benar-benar khawatir.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Setelah beberapa lama berjalan ke sana ke mari, John menyarankan mereka kembali ke dalam showroom untuk berteduh dan minum karena udara di garasi mulai panas dan tampaknya tidak ada mobil yang cocok dengan keinginan mereka. Pria tua itu menjawab, "Tidak, saya ingin berkeliling lagi."&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Istrinya berkata, "Tidak apa-apa sayang, mereka tampaknya tidak memiliki mobil yang kita cari. Mari kita ke dalam, saya lelah." Dengan lesu, si orang tua mengikuti John dan istrinya kembali ke showroom. Ia khawatir, bingung, dan marah dalam waktu yang bersamaan, tetapi tidak bisa menunjukkannya!&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Sewaktu mereka duduk sambil menikmati minuman di showroom, sang istri bercakap-cakap dengan gembira pada John, tapi si orang tua itu sedang tidak ingin untuk bercakap-cakap. Ia terlalu bingung dan tengah berpikir tentang apa yang harus ia lakukan selanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Tiba-tiba istrinya berseru, "Itu mobil yang sangat bagus!" Si orang tua menoleh ke arah istrinya menunjuk. Di sana ada sebuah mobil kecil berwarna hijau gelap seperti yang sudah ia pilih sehari sebelumnya, bedanya mobil ini masih baru. Bahkan, mobil tersebut diletakkan di podium berputar dan diberikan pita besar. "Ini tidak mungkin mobil yang sudah saya beli! Mobil yang saya beli itu mobil bekas, berdebu, dan ada di garasi belakang. Sedangkan ini mobil baru," katanya dalam hati.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Ini terlalu mahal sayang, ini mobil baru," dia mengingatkan istrinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"Tidak apa-apa. Masuk saja ke dalamnya, duduk dan rasakan," kata John.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Sang istri tampak ragu-ragu. "Mari silakan." John menuntun tangan istri pria tua itu menuju podium, lalu membukakan pintu mobil untuknya. Sang istri masuk ke dalam mobil, duduk dengan nyaman dan mengangkat tangannya untuk memegang kemudi. Kemudian ia berteriak, melompat keluar dari mobil, dan berlari ke arah suaminya untuk memberinya pelukan hangat. "Terima kasih,&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;terima kasih banyak, sayang! Ini benar-benar kejutan yang menyenangkan!"&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Pria tua itu kaget dan bingung. Apa yang sedang terjadi? Lalu, istrinya mengambil kartu besar dari kemudi mobil. Di kartu itu&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;tertulis:&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;"SELAMAT, Nyonya Brown,&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Anda adalah pemilik khusus mobil cantik ini!&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;SELAMAT Terutama karena Anda memiliki seorang suami yang&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;SUNGGUH-SUNGGUH SANGAT MENCINTAI ANDA!"&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;John dan seluruh tim penjual amat tersentuh oleh kisah pria tua itu sehingga mereka sepakat melakukan pekerjaan ekstra untuk memberikan kejutan kepada pasangan yang saling mencintai ini. Mereka semua kerja lembur malam itu untuk mencuci mobil tersebut, memoles catnya, mengikatkan pita besar, dan membuat kartu ucapan "SELAMAT" yang besar. Istri pria tua itu melompat-lompat gembira. Pria tersebut tersenyum lebar.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Tidak hanya itu, sewaktu pasangan tersebut mengendarai mobil kecil yang sudah mengkilap tadi keluar dari showroom, setiap staf berbaris di pintu depan showroom untuk memberikan tepuk tangan meriah dan hangat... tepuk tangan yang berasal dari hati. Pasangan bahagia itu dengan bangga melambaikan tangan kepada para staf sambil mengemudikan mobil keluar meninggalkan showroom.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Ada beberapa wajah yang berlinang air mata di antara para staf yang berbaris pada pagi itu, tetapi di bibir mereka tersungging senyuman.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Temanku, inilah arti sesungguhnya dari "MENGGEMBIRAKAN HATI PELANGGAN ANDA".&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Jelas sekali, Anda tidak mungkin melakukan hal ini setiap hari. Tetapi, kalau Anda bisa melakukan sesuatu seperti ini kepada pelanggan Anda sekali seminggu saja, hal ini tentu akan sangat meningkatkan image perusahaan, dan juga akan meningkatkan semangat setiap staf di perusahaan. Pekerjaan menjadi lebih punya arti.&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;Perasaan senang karena bisa memberi ini tidak bisa dibeli dengan uang. Benar-benar momen spesial dalam bisnis dan pekerjaan...&lt;/p&gt;&lt;p style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 1em 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px"&gt;From: B. Suharli&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-444054188444721488?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/444054188444721488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=444054188444721488' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/444054188444721488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/444054188444721488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/07/momen-spesial.html' title='Momen Spesial'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-485056877599366053</id><published>2010-07-02T05:54:00.002+07:00</published><updated>2010-07-02T14:08:36.182+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>SANG PEMELIHARA AGUNG</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;SANG PEMELIHARA AGUNG&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" Matius 14:31&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ia bertekad untuk membeli mobil baru dan mengabaikan fakta bahwa tekanan keuangan semakin bertambah. Teman-teman menasihatinya untuk membeli mobil bekas yanglebih murah, namun ia tetap bersikeras pada rencananya. Enam bulan kemudian ia mengalami kesuliatan keuangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Allah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan Anda. Namun demikian, Ia tidak berkomitmen untuk memberikan semua yang Anda inginkan. Beberapa hal dapat menimbulkan masalah bagi Anda menyangkut kebutuhan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketidak-taatan. Saat Anda tidak mematuhi Allah, Anda harus menghadapi konsekuensi akibat keputusan yang salah. Akan tetapi, saat Anda berbalik kepada Tuhan dan mencari pangampunan-Nya, ia memulihkan sukacita dari persekutuan Anda dengan-Nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Keragu-raguan. Gagal untuk mempercayai Allah merusakkan rencana Allah dalam hidup Anda. Hal itu juga menandakan kurangnya iman terhadap kemampuan-Nya untuk memenuhi kebutuhan Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Manipulasi. Berusaha memenuhi kebutuhan dengan cara Anda sendiri adalah pemujaan berhala secara spiritual. Manipulasi melahirkan tipu daya. Bersikaplah jujur kepada Allah, tidak peduli betapa pun menyaktikan kelihatannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Motivasi yang salah. Motif-motif yang tidak terpusat pada Allah terpusat pada diri sendiri. Arahkan fokus Anda pada Allah dan terimalah berkat-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Melalaikan tanggung jawab. Saat Anda melalaikan tanggung jawab yang Allah berikan - keluarga, teman-teman, dan pekerjaan-persekutuan Anda dengan Allah mengalami kemunduran, dan Anda bergumul secara spiritual. Izinkan Kristus menjadi Pemelihara Anda, maka Ia akan memenuhi segala kebutuhan Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Best Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-485056877599366053?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/485056877599366053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=485056877599366053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/485056877599366053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/485056877599366053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/07/sang-pemelihara-agung.html' title='SANG PEMELIHARA AGUNG'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6359016915414837850</id><published>2010-07-01T05:53:00.001+07:00</published><updated>2010-07-02T14:09:00.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>SUMBER IDENTITAS KITA</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;SUMBER IDENTITAS KITA&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya. Lukas 9:24&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Para rejama seringkali mencari identitas mereka melalui idola-idola seperti aktor dan bintang-bintang olahraga. Namun demikian, orang-orang ini munkgin kehidupannya sedang menuju pada kehancuran. Orang dewasa melakukan hal yang sama, hanya saja mereka lebih cenderung mencari penghargaan diri melalui keuntungan finansial dan kedudukan sosial.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena kita adalah orang Kristen, satu-satunya sumber identitas kita yang sejati adalah Yesus Kristus. Ia adalah teladan kehidupan yang sukses. Mencari hal ini di dalam pribadi lain atau kedudukan sosial hanya membawa kita kepada kekecewaan. Namun banyak orang yang mengaku mengenal Yesus sebagai Juruselamat mereka menolak untuk mengakui-Nya sebagai Tuhan dalam setiap bidang kehidupan mereka. Sikap-sikap seperti keangkuhan, keegoisan, keserakahan, dan materialisme timbul dari dalam hati yang tidak sepenuhnya berkomitmen kepada Kristus. Yesus menjelaskan bahwa agar kita dapat menyelamatkan hidup kita, kita harus rela menyerahkan hidup kita kepada-Nya (Lukas 9:24)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Petrus mengingatkan kita bahwa kita adalah orang asing bagi dunia ini karena kasih dan dovosi kita kepada Yesus Kristus. Oleh karena itu, kita tidak boleh mencari penghargaan dari kesenangan-kesenangan yang bersifat sementara. Allah memilih kita untuk mengenal Dia dan merasakan keajaiban belas kasih dan kasih karunia-Nya. Identitas kita aman berkat Dia yang diam di dalam kta, bukan karena siapa diri kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sudahkah Anda membereskan masalah identitas ini? Jika belum, mintalah agar Tuhan menyingkapkan bidang-bidang di dalam kehidupan Anda yang kurang memiliki komitmen kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Best Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6359016915414837850?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6359016915414837850/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6359016915414837850' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6359016915414837850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6359016915414837850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/07/sumber-identitas-kita.html' title='SUMBER IDENTITAS KITA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6578715438227021780</id><published>2010-04-16T05:12:00.002+07:00</published><updated>2010-04-16T17:00:05.921+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>PADA MASA-MASA SULIT</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;PADA MASA-MASA SULIT&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN. Mazmur 4:6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Di dalam bukunya Abiding in Christ, Cyntia Heald menulis tentang perjalanan imannya pada masa-masa sulit:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Nasihat yang bijaksana di dalam Amsal 3:5-6 telah ada di dalam hati saya selama lebih dari duapuluh lima tahun. Walalupun nasihat itu telah menjadi sahabat lama saya, dorongan semangat yang diberikannya tetap segar dan baru di dalam hidup saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam menghadapi pergumulan belum lama berselang, tampaknya Tuhan mengatakan kepada saya, "Apakah engkau percaya kepadaku?" Jawaban adalah, "ya, Tuhan, aku percaya kepada-Mu. Tetapi tidak bisakah Engkau menyusun kembali pertanyaan tadi: Apakah engkau mempercayai Aku untuk mengerjakan segalanya sehingga engkau bahagia? Kupikir saat itu aku dapat benar-benar mempercayai Engkau"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tetapi Tuhan tetap pada pendirian-Nya: masalahnya adalah keyakinan saya yang tidak bersyarat. Tidak ada ikatan, tidak ada tawar-menawar, tidak ada janji. Dengan cara yang lebih mendalam, saya mulai memahami apa artinya mempercayai Allah dengan segenap hati saya. Tidak ada tempat untuk tawar-menawar perihal apa yang saya pikir adalah yang terbaik, hanya keyakinan dan kesabaran di dalam rencana-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Kitab suci tidak menjamin bahwa segalanya akan berjalan lancar sesuai dengan sudut pandang manusiawi kita. Namun demikian, Kitab Suci berjanji bahwa Allah akan mengerjakan segalanya demi kebaikan kita. Saat kita belajar untuk pempercayai Dia tidak peduli apa pun yang terjadi, ia mengembangkan di dalam diri kita keyakinan yang kuat kepada-Nya. Keyakinan ini memampukan kita untuk bersandar pada pengertian dan cara-cara-Nya bekerja di dalam hidup kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Apakah Allah meminta Anda untuk mempercayai-Nya tanpa syarat?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Best Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6578715438227021780?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6578715438227021780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6578715438227021780' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6578715438227021780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6578715438227021780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/04/pada-masa-masa-sulit.html' title='PADA MASA-MASA SULIT'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-619568965169977394</id><published>2010-04-15T04:54:00.001+07:00</published><updated>2010-04-16T17:00:22.053+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>[Devotional Morning] MENDOAKAN PARA PEMIMPIN</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;MENDOAKAN PARA PEMIMPIN&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Lukas 18:1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tidak menjadi soal apakah orang yang memimpin negara Anda adalah orang yang secara pribadi Anda pilih atau bukan. Setelah seorang pemimpin dipilih atau ditempatkan pada posisi yang berwenang, kita memiliki tanggungjawab untuk mendoakan orang tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Anda harus berkomitmen untuk mendoakan relasi pribadinya dengan Kristus dengan kesediaannya untuk mencari hikmat Allah di dalam setiap keputusan. Berdoalah agar pemimpin Anda mau belajar untuk membenci kejahatan dan mengasihi kebenaran. Hanya dengan begitu keadilan sejati dapat ditegakkan di dalam pemerintahan dan politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Buatlah komitmen untuk mendoakan agar keyakinan para pemimpin Anda didasarkan pada Firman Allah dan bukan pada pilihan-pilihan yang dibangun diatas dasar konsensus politik yang tidak stabil. Mintalah agar Tuhan melindungi keluarganya, dan doakanlah agar setiap anggota keluarganya diberikan kesempatan untuk mengenal Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Para pemimpin seringkali berpikir bahwa merekalah yang menguasai situasi negeri mereka, namun Allah segera menunjukkan bahwa Ia lah Tuhan diatas semuanya. Orang-orang dan negara berada di bawah kuasa Allah dan bukannya Majelis Perwakilan Rakyat, senat, Parlemen, atau dewan tertinggi lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Anda mungkin merasa seakan-akan doa Anda tidak penting, namun doa-doa itu adalah penghubung yang sangat penting ke ruang takhta Allah dimana keputusan-keputusan yang abadi dibuat setiap hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Best Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-619568965169977394?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/619568965169977394/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=619568965169977394' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/619568965169977394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/619568965169977394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/04/devotional-morning-mendoakan-para.html' title='[Devotional Morning] MENDOAKAN PARA PEMIMPIN'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2454407649828623130</id><published>2010-04-14T04:37:00.002+07:00</published><updated>2010-04-16T17:00:39.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>MASA PENANTIAN</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;MASA PENANTIAN&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Matius 7:7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Adakah doa-doa yang Anda ingin agar Allah jawab? Mungkin kerinduan Anda agar doa yang satu ini dijawab telah berlangsung selama berbulan-bulan atau mungkin bertahun-tahun. Godaan datang dan Anda merasa ingin menyerah saja. Anda berpikir, Dimanakah Engkau, Tuhan? Dan bagaimana aku dapat mengatasi kebutuhan ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Allah bekerja pada satu garis waktu yang dirancang dengan sempurna. Ia tahu apa yang Anda butuhkan dan kapan harus memenuhinya. Tetapi Ia ingin Anda belajar mempercayai-Nya untuk berkat-berkat yang telah Ia rencanakan. "Bergembiralah karena Tuhan, maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diingikan hatimu," kata pemazmur, "Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak" (Mazmur 37:4-5). Mencari Allah berarti berbembira di dalam kesetiaan-Nya, memuji-Nya atas kebaikan-Nya, dan mengasihi-Nya karena Ia peduli pada Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sesekali, Allah menuntut masa penantian sebelum Ia memberikan berkat-Nya. Maka keyakinan pun menjadi aset Anda yang utama jika Anda tidak mempercayai Allah untuk kebutuhan Anda, Anda akan menjerit-jerit karena takut dan panik. Ketika terjadi badai di Laut Galilea, murid-murid mengira mereka akan mati. Tetapi Yesus memerintahkan angin dan ombak untuk tenang. ia mengajar orang-orang itu untuk mempercayai Dia dalam situasi yang paling buruk sekalipun, dan Ia sedang mengajar Anda untuk mengawasi dan menunggu pertolongan-Nya. Saat Anda menanti di dalam hadirat-Nya hari ini, terimalah damai sejahtera karena Ia beserta Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Best Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2454407649828623130?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2454407649828623130/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2454407649828623130' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2454407649828623130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2454407649828623130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/04/masa-penantian.html' title='MASA PENANTIAN'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-7131698687569519879</id><published>2010-04-08T05:20:00.001+07:00</published><updated>2010-04-16T17:01:04.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>PEMELIHARAAN ALLAH</title><content type='html'>&lt;div class="WordSection1"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b&gt;PEMELIHARAAN ALLAH&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? Mazmur 27:1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ingatkah Anda saat melihat melalui mikroskop untuk pertama kalinya? Mata Anda baru terbuka pada dunia kuman yang penuh sesak. Anda harus memandang tetesan kecil itu dengan cara yang baru dan berbeda untuk memahami dimensi lain dari dunia fisik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pelayan Elisa belajar untuk memandang situasi mereka dengan cara yang baru. Dari luar keadaan tampak buruk. Raja negeri Aram dan anak buahnya marah pada Elisa karena mereka tahu bahwa Allah telah memberitahukan strategi penyerangan mereka sebelumnya kepada Elisa; dan tentu saja, Elisa memberitahukan rencana mereka itu kepada raja Israel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tidak heran jika orang-orang Aram ingin membalas dendam kepada Elisa. Jadi pada suatu malam, raja Aram mengirimkan kuda-kuda dan kereta perang serta balatentara untuk mengepung kota di mana Elisa tinggal. Ketika pertama melihatnya, pelayan Elisa pergi keluar dan melihat balatentara itu membentuk lingkaran untuk menyerang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ia berlari kepada Elisa dan berteriak, "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?" Tetapi Elisa tidak menjadi panik. ia berkata, "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka" (2 Raja 6:15-16). Pelayan itu pasti sangat bingung. Satu-satunya orang yang dilihatnya hanya tentara-tentara yang menodongkan senjata kepada mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Lalu Elisa berdoa agar Allah membukakan matanya, dan pelayan itu melihat balatentara malaikat dengan kuda-kuda dan kereka perang dari api mengelilingi mereka. Allah telah mempersiapkan perlindungan bagi mereka, tetapi pelayan itu harus belajar untuk melihat pemeliharaan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Best Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Monotype Corsiva';color:#0070c0;"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-7131698687569519879?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/7131698687569519879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=7131698687569519879' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7131698687569519879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7131698687569519879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/04/pemeliharaan-allah.html' title='PEMELIHARAAN ALLAH'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-734549386252809072</id><published>2010-02-23T06:21:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T17:36:32.841+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>MENJAUHKAN DIRI DARI FIRMAN</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;MENJAUHKAN DIRI DARI FIRMAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya. Titus 1:9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sebuah nyanyian Kristen bercerita tentang persahabatan yang terjalin antara dua orang. Pada awalnya keduanya memiliki keinginan yang mendalam dan menyala-nyala untuk melayani Tuhan. Namun demikian, dua tahun kemudian yang seorang menjauhkan diri dari persekutuan dengan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Penulis kitab Ibrani menasihati kita untuk lebih teliti memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus (Ibrani 2:1). Proses terbawa arus ini dimulai dengan tidak kentara dan biasanya dengan mengkompromikan prinsip-prinsip Firman Allah. Film-film yang Anda tonton, cara Anda berpakaian, teman-teman dengan siapa Anda bergaul, atau hal-hal lain yang dapat menjadi sumber kompromi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sekali kita melangkah, Setan akan mendesak kita untuk melakukannya lagi. Bagaimanapun, ia berdalih, waktu itu tidak terjadi apa-apa. Sebelum kita sadar, sikap kita telah berubah dan gaya hidup kita mencerminkan pergeseran komitmen kepada Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tidak seorangpun kebal terhadap hal ini. Kita semua pernah merasakan godaan untuk membiarkan devosi kita menjadi tidak serius. Namun demikian, Yesus mengorbankan segalanya untuk datang ke bumi dan mati menggantikan kita. Kita memiliki hidup abadi karena Ia menganggap serius prinsip-prinsip Bapa-Nya. Oleh kasih karunia-Nya, kita diselamatkan dan dibebaskan dari dosa. Setelah kita menyadari ini, seharusnya hal ini cukup untuk mencegah kita agar tidak terbawa arus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Labuhkanlah hidup Anda pada Firman Allah maka Anda tidak akan pernah terbawa arus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-734549386252809072?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/734549386252809072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=734549386252809072' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/734549386252809072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/734549386252809072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/02/menjauhkan-diri-dari-firman.html' title='MENJAUHKAN DIRI DARI FIRMAN'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2716979023863480780</id><published>2010-02-12T07:25:00.001+07:00</published><updated>2010-02-15T14:16:21.351+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>MENJALANI HIDUP SEUTUHNYA</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;MENJALANI HIDUP SEUTUHNYA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. 1 Tesalonika 5:5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Apa artinya menjalani hidup seutuhnya menurut Anda? Sebagian orang mungkin membayangkan tercapainya apa yang telah diimpikan seumur hidup. Yang lainnya mungkin berpikir tentang masa pensiun yang menyenangkan, sementara banyak lagi membayangkan apa yang dapat mereka capai jika mereka  diberi cukup waktu. Tetapi jika Anda benar-benar ingin mulai menjalani hidup seutuhnya, mulailah dengan Yesus. Ia adalah penggenapan seluruh mimpi Anda. Di dalam Dia, Anda akan menemukan hal-hal  yang paling Anda butuhkan - kepuasan, kasih, dan persahabatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Menjalani kehidupan seutuhnya juga melibatkan kemampuan Anda untuk mendorong dan mendukung orang lain secara emosional melalui doa. Allah memerintahkan kita untuk mengasihi sesama. Tanpa kasih Ilahi yang tertanam dalam hati Anda, Anda tidak dapat memberi semangat kepada orang lain. Dan kita semua memerlukan dorongan semangat. Biarkan Yesus menjadi obyek perhatian Anda; maka Anda akan menemukan bahwa mengasihi yang tidak indah pun dapat mendatangkan kesenangan dan semangat ke dalam hati Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saat Anda menyemangati orang lain dengan kasih tak bersyarat dan penerimaan sepenuhnya, hal-hal yang mengagumkan bisa terjadi. Allah sering memakai kasih-Nya untuk mengubah dan memotivasi hati. Perpecahan akan lenyap, perbedaan akan mereka, dan rasa takut akan hilang. Di mana dulu ada ketidak sepakatan, persatuan akan menang. Dan kasih - terutama kasih Allah - dapat mengubah cara Anda memandang hidup ini. Evaluasilah hidup Anda. Apakah Anda menjalani hidup seutuhnya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2716979023863480780?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2716979023863480780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2716979023863480780' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2716979023863480780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2716979023863480780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/02/menjalani-hidup-seutuhnya.html' title='MENJALANI HIDUP SEUTUHNYA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8361626917047690648</id><published>2010-01-28T06:11:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:10:23.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>MURID-MURID FIRMAN</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;MURID-MURID FIRMAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Galatia 5:1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Seorang yang berpikri rohani tidak akan pernah mendatangi Anda dengan menuntut, "Percayalah pada ini atau itu," tetapi dengan meminta agar anda memahami hidup Anda dengan standar-standar Yesus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kita tidak diminta untuk mempercayai Alkitab, melainkan untuk mempercayai Dia yang dinyatakan oleh Alkitab (Yohanes 5:39-40). Kita dipanggil untuk menyajikan kebebasan hati nurani, bukan kebebasan pandangan. Jika kita bebas dengan kemerdekaan Kristus, yang lainnya akan dituntun ke dalam kebebasan yang sama. Kebebasan untuk merealisasikan dominasi Yesus Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Jagalah agar hidup Anda senantiasa diukur dengan standar-standar Yesus. Kenakan hanya kuk-Nya, dan bukan kuk lain; dan berhati-hatilah agar Anda tidak pernah mengenakan kuk pada orang lain yang bukan dikenakan oleh Yesus Kristus. Allah membutuhkan waktu lama untuk membebaskan kita dari cara pikir bahwa jika orang lain tidak memiliki cara pandang seperti kita, maka mereka pasti salah. Itu bukanlah cara pandang Allah. Hanya ada satu kebebasan, kemerdekaan Yesus yang sedang bekerja di dalam hati nurani kita dan memampukan kita untuk melakukan yang benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Jangan menjadi tidak sabar, ingat bagaimana Allah memperlakukan Anda dengan sabar dan lemah lembut; tetapi jangan pernah melemahkan kebenaran Allah. Biarkan kebenaran itu mencari jalannya sendiri dan jangan menyesalinya. Yesus berkata, "Pergilah dan jadikanlah mereka murid-Ku," bukan "buatlah orang-orang menerima pendapatmu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8361626917047690648?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8361626917047690648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8361626917047690648' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8361626917047690648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8361626917047690648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/murid-murid-firman.html' title='MURID-MURID FIRMAN'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8936900930957590870</id><published>2010-01-27T05:46:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:10:07.848+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>[Devotional Morning] SETIA KEPADA FIRMAN</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;SETIA KEPADA FIRMAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.   Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.   Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. 2 Korintus 11:13-15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Salah satu kekhawatiran utama dalam Perjanjian Baru adalah pengajaran-pengajaran yang bertentangan dengan Injil. para pemimpin gereja mula-mula seperti Petrus, Yakobus, dan Yohanes menuliskan peringatan keras kepada orang-orang percaya muda agar tetap setia kepada ajaran Kristus dan tidak mengkompromikan iman mereka dengan terseret oleh hal yang salah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Setan adalah dalang penipuan. ia mencampuradukkan kebenaran dengan dusta-dustanya untuk menarik perhatian orang-orang yang lemah dan tidak dapat membedakan. Rasa puas diri dan hati yang terpecah-belah oleh dosa merupakan lahan subur bagi kemurtadan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Anda mungkin berpikir bahwa masalah ini hanya dihadapi oleh gereja mula-mula, dan tentunya ini bukan masalah kita saat ini. Ini tidak benar. Saat ini agama tertentu menyumbang hampir 20 % dari populasi dunia. Agama tertentu adalah agama yang pertumbuhannya paling cepat, menempati urutan kedua setelah ke-Kristenan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kaget? Sikap toleran dan kurangnya keyakinan yang benar membuat kita mengalami pertempuran-pertempuran di ruang pengadilan di mana kita menyaksikan Firman Allah dibatasi- dan seringkali dilarang untuk digunakan- di dalam masyarakat kita. Dunia kita tidak lagi tertarik pada tujuan utama dan keinginan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Namun demikian, Allah tidak berubah karena pemberontakan kita. Kesetiaan-Nya tetap. Firman dan kekudusan-Nya adalah standar dengan apa segala sesuatu dinilai. Semoga kasih Anda yang tulus terhadap-Nya membuat Anda tetap setia kepada Firman-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8936900930957590870?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8936900930957590870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8936900930957590870' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8936900930957590870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8936900930957590870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/devotional-morning-setia-kepada-firman.html' title='[Devotional Morning] SETIA KEPADA FIRMAN'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-1089267601287042035</id><published>2010-01-26T05:31:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:09:55.394+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>[Devotional Morning] ALLAH ADALAH KEKUATAN ANDA</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;ALLAH ADALAH KEKUATAN ANDA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. 2 Korintus 11:3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Petrus begitu cepat menuliskan peringatan mengenai taktik setan? ia begitu berkomitmen untuk memberitahukan kebenaran yang gamblang ini kepada kita karena ia tahu seperti apa rasanya menghadapi pencobaan setan yang paling berat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Petruslah orang yang tergoda untuk menyangkal Yesus Kristus. Ia juga yang membiarkan rasa takut merasuki hatinya ketika terjadi badai Laut Galilea. Dalam kedua peristiwa itu, Petrus telah meremehkan kekuatan imannya dan mengabaikan fakta bahwa setan adalah musuh yang kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Perkataan Petrus kepada gereja mula-mula adalah agar mereka memperhitungkan setan sebagai musuh mereka yang licik, yang selalu mengacau dan, jika mungkin, menghancurkan iman mereka di dalam Kristus. Petrus memakai kata menolak untuk menggambarkan sikap yang harus kita ambil saat menghadapi musuh. Ini adalah posisi yang kuat. Kita menolak serangan setan dengan keyakinan kita kepada Kristus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Jangan pernah beradu pendapat dengan mush. ia akan memakai metode itu untuk menjauhkan Anda dari fokus utama - fokus yang harus diarahkan kepada Yesus Kristus dan kekuatan serta kemampuan-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Anda tidak dapat berbuat apa-apa di dunia spiritual terlepas dari Allah. Oleh karena itu, saat Anda memerangi si jahat, tetaplah berdoa. Mintalah agar Allah membuka mata Anda terhadap kesetiaan-Nya. Berbesar hatilah. Allah adalah kekuatan Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-1089267601287042035?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/1089267601287042035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=1089267601287042035' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1089267601287042035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1089267601287042035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/devotional-morning-allah-adalah.html' title='[Devotional Morning] ALLAH ADALAH KEKUATAN ANDA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8029166800277330833</id><published>2010-01-25T06:06:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:09:22.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>KODRAT KEDAGINGAN KITA</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;KODRAT KEDAGINGAN KITA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Galatia 5:17&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Di dalam Amsal 6:16-19, Tuhan menyebutkan enam hal yang Ia benci: Mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyebur-nyeburkan kebohongan, dan yang menimbulkan pertengkaran saudara. Hal ketujuh yang Ia setarakan adalah kebencian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Semua itu merupakan bukti dari kodrat kedagingan yang adalah kodrat kita sebelum kita mengenal Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan. Seeringkali kita tidak tahu bagaimana cara menangani sisi kehidupan kita yang satu ini. Karena kita adalah orang-orang percaya, dosa-dosa kita telah diampuni. Namun demikian, ada saat-saat dimana kita kembali pada cara pikir kita yang lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saat ini terjadi, datanglah kepada Allah di dalam doa, dan mintalah agar Dia membisikkan Firman kebenaran-Nya ke dalam pikiran dan hati Anda. Dengan ini, Anda dapat memupuk ketajaman pikiran di dalam hidup Anda. Hikmat ilahi tidak datang dalam waktu semalam. ia harus dikembangkan. Ketika penulis kitab Amsal menulis, "kaki yang segera lari menuju kejahatan," ia sedang menulis tentang kurangnya ketajaman pikiran yang sejati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakub demi semangkuk sup. ia secara rohani berpikiran sempit, dan kakinya segera lari menuju kejahatan. Peraturan ini baik untuk diikuti: jangan membuat keputusan saat Anda terlalu lapar, marah, kesepian, atau lelah. Saat keadaan menuntut tindakan segera, jangan bertindak gegabah untuk memuaskan daging Anda. Izinkan Allah mengendalikan nafsu makan Anda, dan Anda akan menjadi dewasa secara rohani dalam segala hal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8029166800277330833?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8029166800277330833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8029166800277330833' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8029166800277330833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8029166800277330833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/kodrat-kedagingan-kita.html' title='KODRAT KEDAGINGAN KITA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6829450629287104846</id><published>2010-01-22T06:58:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:07:52.719+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>MENANGGAPI FIRMAN ALLAH</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;MENANGGAPI FIRMAN ALLAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,   tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."Yohanes 4:13-14&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ketika Nehemia sedang membangun kembali tembok Yerusalem, Kitab Hukum Taurat diketemukan dan dibawa keluar untuk dibacakan. Mereka yang tinggal di kota itu telah mengalami perang dan penawanan. Firman Allah bagi mereka telah hilang. Walaupun mereka mengerti akan pentingnya menjadi keturunan Israel, mereka tidak hidup di bawah perlindungan spiritual perjanjian Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saat Ezra maju dan mulai membacakan firman Allah, tanggapan orang-orang sungguh luar biasa. Mereka segera mengakui dosa-dosa mereka. Tuhan masih tetap mengasihi Israel, namun Ia membiarkan mereka mengambil jalan sendiri. Dosa dan pemberontakan israel terhadap Allah telah membuat mereka mengembara secara spriritual, emosional, dan fisikal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tidak semua kesulitan yang Anda alami merupakan akibat dosa. beberapa kesulitan mungkin merupakan akibat dari kejatuhan dunia ke dalam dosa. Jangan melihat kemalangan-kemalangan dalam hidup dan berpikir bahwa Allah sedang berusaha menyakiti Anda. Tujuan-Nya mengizinkan pencobaan adalah untuk mengajar Anda agar percaya kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dan sementara ada konsekuensi dari dosa, ada juga harapan dan pengampunan bagi semua orang yang kembali kepada Tuhan dan mencari wajah-Nya. Izinkan firman-Nya menjadi pelita bagi jalan Anda. Arahkan perhatian Anda kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa beban apapun yang Anda tanggung, Ia akan menanggungnya untuk Anda pada sat Anda berbalik kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6829450629287104846?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6829450629287104846/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6829450629287104846' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6829450629287104846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6829450629287104846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/menanggapi-firman-allah.html' title='MENANGGAPI FIRMAN ALLAH'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-7041538917336427802</id><published>2010-01-20T06:10:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:07:27.320+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>DASAR KEYAKINAN</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;DASAR KEYAKINAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai kamu yang mencari TUHAN! Pandanglah gunung batu yang dari padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang dari padanya kamu tergali. Yesaya 51:1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Apakah dasar keyakinan Anda? Jika Anda mengatakan cara Anda dibesarkan atau apa yang diajarkan kepada Anda disekolah, maka sistem kepercayaan Anda mungkin salah. Allah-lah yang seharusnya menjadi dasar dari prinsip-prinsip yang Anda anut. Firman-Nya adalah pedoman yang pasti melewati masa-masa sulit dalam hidup ini. Sebenarnya, Allah sedang mempersiapkan Anda untuk menghadapi masa depan saat Anda membaca dan mempelajari Firman-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saat Anda selaras dengan Firman Alah, Anda sedang memasuki pikiran Kristus  yang tidak terbatas. Godaan untuk berpikir bahwa Allah tidak tertarik pada apa yang sedang anda hadapi segera memudar. Firman Allah mengajarkan kepada kita bahwa Dia secara aktif terlibat dalam setiap aspek kehidupan kita. Sadar bahwa Allah selamanya peduli pada Anda adalah permulaan yang baik saat Anda berusaha membangun landasan spritual yang kuat. Para hamba Tuhan bisa mengajarkan kepada Anda tentang Tuhan dan bagiaman cara beribadah kepada-Nya, tetapi Roh Kudus yang diam di dalam diri Anda menerangi kebenaran Allah ke dalam hati Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saat Anda memahami prinsip-prinsip Firman Allah dan menerapkannya dalam kehidupan Anda, visi anda berubah. Anda memandang semua hal dari sudut pandang Allah dan lebih bersedia untuk mempercayakan seluruh hidup Anda kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sebagian orang mengatakan bahwa ALkitab itu sulit untuk dimengerti. Namun demikian, jika Anda mau mulai membaca seluruh isinya, Allah akan membantu anda memahami kebenaran dan prinsip-prinsip-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-7041538917336427802?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/7041538917336427802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=7041538917336427802' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7041538917336427802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7041538917336427802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/dasar-keyakinan.html' title='DASAR KEYAKINAN'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-786406610116959603</id><published>2010-01-19T06:06:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:07:08.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>PEMBEBAS AGUNG</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;PEMBEBAS AGUNG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." Yohanes 8:32&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Yesus adalah Pembebas Agung kehidupan, dan salah satu cara Ia menyelamatkan kita adalah dengan membebaskan kita dari belenggu dosa. Jika anda sedang bergumul dengan dosa tertentu, Ia akan menolong Anda jika Anda berserah dan bertobat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Alasan mengapa kita terus mengulangi dosa adalah karena kita memiliki keinginan untuk terus melakukannya, bukan karena kita memiliki keinginan untuk menghentikannya. Saya bertanya-tanya seberapa jujurkah komitmen kita untuk berhenti. Kita cenderung bersikap seperti anak kecil setiap kali kita berbuat dosa. Kita harus menghadapi kenyataan bahwa kita berbuat dosa karena kita ingin melakukan itu, lebih dari kita ingin menaati Kristus pada saat itu. Tidak berarti kita tidak punya keinginan untuk terlepas darinya, namun besarnya keinginan ini berubah-ubah. Mudah untuk berdiet setelah jamuan makan malam; sulit untuk tetap berdiet jika Anda belum makan seharian..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saya pikir yang harus kita lakukan adalah terutama bersikap jujur mengenai kenyataan bahwa kita benar-benar menghadapi konflik kepentingan antara apa yang ingin kita lakukan dengan apa yang Allah ingin agar kita lakukan. Saya pikir kita harus memberi makan jiwa kita dengan Firman Allah sehingga kita dapat memahami dengan jelas apa yang Allah ingin agar kita lakukan lalu memupuk keinginan yang kuat untuk taat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Anda menemukan kebebasan di dalam Kristus saat Anda berserah dan menyingkirkan dosa yang melingkupi Anda. Ketaatan adalah pintu masuknya, dan sang Pembebas Agung telah mengetuknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-786406610116959603?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/786406610116959603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=786406610116959603' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/786406610116959603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/786406610116959603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/pembebas-agung.html' title='PEMBEBAS AGUNG'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4193899027416872785</id><published>2010-01-18T05:39:00.001+07:00</published><updated>2010-01-28T15:06:44.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>KEMENANGAN TELAH DIRAIH</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;KEMENANGAN TELAH DIRAIH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Salah satu usaha pendalaman Alkitab yang paling memberikan kepuasan adalah eksegesa, atau penelitian mendetail terhadap sebuah kata atau ayat. Melacak kata-kata Alkitabiah kepada bahasa aslinya dapat memberikan wawasan yang berguna mengenai kebenaran yang ingin Allah ceritakan kepada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Misalnya, kata gospel di dalam bahasa Yunani aslinya berarti "kabar baik." namun penelitian lebih lanjut terhadap kata tersebut mengungkapkan kebenaran penting yang lain. Kata dalam bahasa Yunani untuk Injil adalah "evangelion", dari mana kita memperolah kata "evangelize" (menginjil). tetapi evangelion, sebelum dipakai dalam Perjanjian Baru, paling banyak dipakai dalam kaitannya dengan kabar baik yang dibawa dari medang perang. Sebuah kemenangan telah diraih saat kata ini digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Coba tebak? Kemenangan telah diraih. Yesus Kristus, Anak Allah, telah menjadi manusia, mengalahkan pencobaan, mati sebagai Anak Domba yang tidak bercela bagi dosa-dosa Anda, bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga, dan naik kesurga untuk menjadi pengantara bagi Anda dengan Allah Bapa. Ayat Alkitab yang paling terkenal - Yohanes 3:16 - pada intinya adalah Injil. Ayat itu adalah sebuah kalimat yang indah yang mengatakan bahwa kemenangan adalah milik Anda yang memintanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Jika Anda telah menjadi anak Allah namun telah tergelincir atau berada dalam belenggu dosa, atau perilaku tertentu, ingatlah kabar baik dari Lukas dan Injil-injil lain. Kristus sendiri muncul dari mendan perang sebagai pemenang yang mutlak, tidak dapat dipungkiri, dan utuh!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4193899027416872785?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4193899027416872785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4193899027416872785' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4193899027416872785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4193899027416872785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/kemenangan-telah-diraih.html' title='KEMENANGAN TELAH DIRAIH'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5266616959148805692</id><published>2010-01-15T05:00:00.001+07:00</published><updated>2010-01-15T15:57:47.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>FIRMAN ALLAH SEDANG BEKERJA</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;FIRMAN ALLAH SEDANG BEKERJA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah. Roma 7:22&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Apapun yang dikatakan orang tidak dapat membuatnya merasa baikan. ia merasa seperti orang gagal. ia telah meminta Yesus Kristus untuk menjadi  Juruselamatnya tiga tahun yang lalu, dan untuk sesaat hidupnya tampaknya berubah. Beberapa kebiasaan buruknya telah lenyap, dan kebiasaan yang lain semakin berkurang saat ia semakin memahami Firman Allah. Namun akhir-akhir ini, beberapa kebiasaan lama itu mulai datang kembali, dan yang lebih buruk lagi, ia bahkan tidak peduli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;"Mungkin aku bukan benar-benar orang percaya," ia mencemaskan. "Atau mungkin Allah telah menyerah denganku. Bagaimanapun juga, aku adalah bahan yang buruk untuk dibentuk." Semakin ia memikirkan dusta-dusta ini, semakin ia mempercayainya, dan semakin ia merasa seperti orang gagal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Apakah cerita ini kedengaran tidak asing lagi? Pria ini bergumul dengan rasa bersalah akibat kebiasan dosa yang tidak dibereskan. dengarkan apa yang ditulis oleh Paulus, "Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat... Aku, manusia celaka! siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah! Oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (Roma 7:19), 24,25)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Rasul Paulus lah yang berbicara demikian, orang yang Allah pakai untuk menyebarkan Firman-Nya kepada orang yang tidak terhitung jumlahnya. "Rahasia"nya adalah ia mengerti bahwa Yesus sedang membebaskannya dan tidak akan pernah melepaskan dirinya. Ingatlah selalu bahwa Anda memiliki "Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru:'ya Abba, ya Bapa!" (Roma 8:15). Firman Allah sedang bekerja di dalam diri Anda hari ini!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5266616959148805692?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5266616959148805692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5266616959148805692' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5266616959148805692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5266616959148805692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/firman-allah-sedang-bekerja.html' title='FIRMAN ALLAH SEDANG BEKERJA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-100054535223107269</id><published>2010-01-14T06:02:00.001+07:00</published><updated>2010-01-15T15:57:14.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>JALAN KELUAR</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;JALAN KELUAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 1 Korintus 10:13&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Selama beberapa hari yang lalu, kita telah mempelajari tentang pencobaan. Sebagai orang percaya, kita tahu bahwa kemenangan adalah milik kita, dan kita tidak lagi berada dibawah kuasa dosa. Yesus meniadakan belenggu dosa atas umat manusia. Namun demikian, dosa adalah musuh yang kuat, dan kita harus secara sadar memutuskan untuk berpaling darinya dan mentaati Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Jika kita gagal melakukan ini, kita memberi tempat kepada musuh untuk menyusun kekuataannya di dalam hidup kita. dan sementara kita mungkin bukan milik iblis lagi karena Kristus telah menyelesaikan karya-Nya di kayu salib, ia tetap dapat membayangi hidup kita dan membuat kita merasa kalah dan tidak berharga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Anda mungkin bertanya, "bagaimana mungkin aku dapat menjalani hidup yang berkemenangan dengan begitu banyak godaan yang kuhadapi setiap hari?" Rasul Paulus menawarkan pengertian ini: Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 1 Korintus 10:13.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Allah selalu memberikan jalan keluar dari dosa. Jika Anda jatuh, Allah tidak ingin Anda menyerah. Sebaliknya, Anda harus memohon agar Dia mengampuni Anda lalu melanjutkan hidup Anda bersama-Nya. Inilah kebaikan kasih Allah bagi Anda. Ia tidak pernah berhenti mengasihi Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="IN" &gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-100054535223107269?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/100054535223107269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=100054535223107269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/100054535223107269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/100054535223107269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/jalan-keluar.html' title='JALAN KELUAR'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-350290875817852188</id><published>2010-01-13T06:24:00.003+07:00</published><updated>2010-01-15T15:55:48.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>BERLARI KEPADA BAPA</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;BERLARI KEPADA BAPA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Yohanes 13:38&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Petrus berbicara dengan penuh perasaan kepada Yesus, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!" (Yohanes 13:37). Tanggapan Tuhan membuat murid-murid-Nya sedih dan kehilangan kendali: "Nyawamu akan kau berikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu : Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali" (Yohanes 13:38)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kita kenal baik kisah itu: Petrus akhirnya menyangkal Yesus, bukan hanya sekali tetapi tiga kali. itulah puncak dari pencobaan: mencobai Anda untuk menyangkal Kristus sebagai Tuhan dan Sahabat terdekat Anda. Meskipun tidak ada yang dapat menjauhkan Anda dari kasih Allah, bahkan dosa yang paling keji sekalipun, memikirkan tentang godaan tentu akan memuaskan Roh-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Bacalah terus kitab Yohanes, maka Anda akan menemukan kebaikan belas kasih Allah. Tuhan yang telah bangkit berbicara kepada Petrus, dan Ia memberikan semangat serta memulihkan murid-Nya yang tidak taat ini (Yohanes 21:15-18). Inilah yang Yesus lakukan bagi Anda saat Anda menyerah pada cobaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Setelah Petrus menyangkal Kristus, ia tetap berada bersama-sama yang lain. ia tidak meninggalkan kondisi spritualnya. ia ada di Ruang Atas ketika Yesus menampakkan diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda berdosa, jangan lari dari Allah. Sebaliknya, berlarilah kepada-Nya. Carilah pengampunan dan pemulihan-Nya. Terimalah kasih-Nya dan kenyataan bahwa ia telah membayar hutang dosa Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Laut Sinaga&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-350290875817852188?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/350290875817852188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=350290875817852188' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/350290875817852188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/350290875817852188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/devotional-morning-berlari-kepada-bapa.html' title='BERLARI KEPADA BAPA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4739769668890306657</id><published>2010-01-12T06:08:00.001+07:00</published><updated>2010-01-15T15:53:54.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>LAMPU DAN TERANG</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;LAMPU DAN TERANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Mazmur 119:105&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pernahkah Anda menyimpan Firman Allah di dalam hati Anda? Jika Anda menghafalkan ayat tertentu karena ayat itu memiliki arti khusus bagi Anda atau sangat membantu Anda dalam mengatasi beban atau dosa tertentu, maka berarti Anda menyimpan Firman Allah di dalam hati Anda, seperti yang dilakukan pemazmur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Banyak orang Kristen bergumul agar tetap termotivasi untuk membaca Alkitab. Di dunia kerja mereka, menyisipkan saat teduh ke dalam jadwal mereka yang padat bisa menjadi hal yang sulit. Dan sekali Anda berhenti tidak melakukannya satu atau dua hari, musuh akan membisikkan bujukannya untuk menghalangi kita agar tidak memperoleh makanan jiwa sehari-hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Alkitab adalah cetak biru bagi kehidupan. Alkitab dapat menuntun Anda melewati semua keadaan. Alkitab bahkan dapat menghindarkan Anda dari akibat-akibat dosa:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. (Mazmur 119:11)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Di dalam pasal yang sama, Mazmur 119:105 mengatakan pada kita bahwa Firman Allah adalah pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita. Ini bukan sekedar bahasa yang indah. Mengapa Anda membutuhkan lampu atau terang? Karena sistem dunia yang jahat penuh dengan kegelapan, dan penguasanya adalah pangeran kegelapan. Satu-satunya cara Anda dapat melihat jalan yang benar dan jebakan-jebakan musuh adalah dengan selalu membawa lampu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Mazmur 119 adalah pasal terpanjang di dalam Alkitab. Ada alasan untuk itu. Tujuan utamanya adalah untuk menekankan pentingnya Firman Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Regards&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Laut Sinaga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4739769668890306657?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4739769668890306657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4739769668890306657' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4739769668890306657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4739769668890306657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/lampu-dan-terang.html' title='LAMPU DAN TERANG'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-682190575669364544</id><published>2010-01-06T14:00:00.003+07:00</published><updated>2010-01-28T15:06:09.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Mengorbankan Anak Kandung</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse;font-family:'times new roman','new york',times,serif;font-size:100%;"  &gt;Setelah beberapa lagu pujian seperti biasanya pada suatu hari sabat, pembicara gereja bangkit berdiri dan perlahan-lahan berjalan menuju mimbar untuk berkhotbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang ayah dan anaknya serta teman anaknya pergi berlayar ke samudra Pasifik", dia memulai, "ketika dengan cepat badai mendekat dan menghalangi jalan untuk kembali ke darat. Ombak sangat tinggi, sehingga meskipun sang ayah seorang pelaut berpengalaman, ia tidak dapat lagi mengendalikan perahu sehingga mereka bertiga terlempar ke lautan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkotbah berhenti sejenak, dan memandang mata dua orang remaja yang mendengarkan cerita tersebut dengan penuh perhatian. Dia melanjutkan, "Dengan menggenggam tali penyelamat, sang ayah harus membuat keputusan yang sangat sulit dalam hidupnya....kepada anak yang mana akan dilemparkannya tali penyelamat itu. Dia hanya punya beberapa detik untuk membuat keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah tahu bahwa anaknya adalah seorang pengikut Kristus, dan dia juga tahu bahwa teman anaknya bukan. Pergumulan yang menyertai proses pengambilan keputusan ini tidaklah dapat dibandingkan dengan gelombang ombak yang ganas. Ketika sang ayah berteriak, "Aku mengasihi engkau, anakku!" dia melemparkan tali itu kepada teman anaknya. Pada waktu dia menarik teman anaknya itu ke sisi perahu, anaknya telah menghilang hanyut ditelan gelombang dalam kegelapan malam. Tubuhnya tidak pernah ditemukan lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu, dua orang remaja yang duduk di depan, menantikan kata-kata berikut yang keluar dari mulut sang pembicara. "Sang ayah," si pembicara melanjutkan ,"tahu bahwa anaknya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; sudah masuk dalam kekekalan dan diselamatkan oleh Yesus&lt;/span&gt;, dan dia tidak sanggup membayangkan jika teman anaknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;melangkah dalam kekekalan tanpa Yesus&lt;/span&gt;. Karena itu dia mengorbankan anaknya sendiri. Betapa besar kasih Allah, sehingga Ia melakukan hal yang sama kepada kita." Sang pembicara kembali ke tempat duduknya sementara keheningan memenuhi ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, dua orang remaja duduk di sisi pembicara. "Cerita yang menarik," seorang remaja memulai pembicaraan dengan sopan, "tapi saya pikir tidaklah realistis bagi sang ayah untuk mengorbankan hidup anaknya hanya dengan berharap bahwa teman anaknya akan menjadi seorang pengikut Kristus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar, engkau benar sekali," jawab pembicara. Sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya dan kemudian di memandang kedua remaja tersebut dan berkata, "Tentu saja itu tidak realistis bukan ? Tapi saya ada di sini untuk memberitahu kalian bahwa cerita itu membuka mataku tentang apa yang sesungguhnya terjadi ketika Tuhan memberikan AnakNya untuk saya."Engkau tahu ... sayalah teman sang anak itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. ~YOHANES 3:16~&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-682190575669364544?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/682190575669364544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=682190575669364544' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/682190575669364544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/682190575669364544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/mengorbankan-anak-kandung.html' title='Mengorbankan Anak Kandung'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4068252296187008614</id><published>2010-01-06T13:45:00.000+07:00</published><updated>2010-01-06T13:46:01.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Life is too Short!</title><content type='html'>Selamat tahun baru 2010!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pertama kali bertemu dengan Charles dan Linda Graham saat pasangan asal Amerika itu ikut serta dalam rombongan tur ke Eropa Barat yang saya pimpin, kira-kira 12 tahun yang lalu. Ketika itu mereka mengadakan perjalanan dalam rangka memperingati ulangtahun emas perkawinan mereka. Saya banyak berkomunikasi dengan mereka sebab mereka duduk di baris pertama pada bus yang kami kendarai sepanjang perjalanan, tepat di belakang bangku tempat duduk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 14 hari perjalanan mengunjungi 9 kota di 5 negara, pasangan yang sudah berusia lebih dari 70 tahun itu kerap menjadi perhatian saya. Bukan karena saya mengkhawatirkan kondisi fisik mereka yang mungkin kelelahan akibat perjalanan panjang, karena untuk ukuran kebanyakan orang seusianya, mereka tergolong cukup sehat dan lincah. Yang saya perhatikan justru bagaimana mereka tampak begitu menikmati setiap momen dalam perjalanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`Pengamatan' yang saya lakukan secara sembunyi-sembunyi terhadap mereka – entah dengan mencuri pandang melalui kaca spion bus yang kebetulan mengarah langsung pada mereka, atau memperhatikan bagaimana mereka berunding untuk menentukan mau pergi ke mana ketika acara bebas—membuat saya melihat ada sesuatu yang `berbeda' diantara keduanya dibandingkan para peserta lain. Keduanya tampak sangat ceria, yang terpancar jelas dari raut wajah mereka yang sudah dipenuhi keriput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa penasaran saya atas pasangan Charles dan Linda belum sempat terjawab ketika perjalanan yang kami lakukan sudah harus berakhir. Seluruh rombongan berpisah untuk kembali ke tempat tinggal masing-masing, sementara saya melanjutkan hidup saya seperti biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun berikutnya, ketika ditugaskan untuk memimpin sebuah rombongan tur ke Eropa Timur, secara tak sengaja saya bertemu lagi dengan Charles dan Linda yang ternyata juga ikut serta dalam rombongan tur yang saya pimpin saat itu. Kali ini mereka melakukan perjalanan untuk merayakan ulangtahun perkawinan yang ke-51.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran sudah saling kenal sebelumnya, kami menjadi cepat akrab. Sebenarnya, saat itu saya hanyalah seorang tur leader pengganti lantaran tur leader yang seharusnya memimpin perjalanan tersebut mendadak jatuh sakit. Di awal perjalanan, saya berterus terang kepada para peserta tur bahwa saya kurang familiar dengan rute perjalanan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar dugaan, Charles secara diam-diam berbicara banyak tentang saya kepada para peserta tur lainnya berdasarkan pengalaman yang dialaminya saat ikut serta dalam rombongan tur yang saya pimpin setahun sebelumnya. Tentang bagaimana saya sudah menjadi tur leader yang menurut dia sangat baik dan caring serta berbagai hal-hal positif lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat dia pulalah, sebagian besar peserta tur jadi memiliki penilaian positif terhadap saya. Konsekuensinya, saya jadi lebih tertantang untuk berbuat semaksimal mungkin, memberikan kualitas layanan yang terbaik dan memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman memimpin grup tur ke Eropa Timur saat itu adalah awal perjalanan karir saya sebagai seorang tur leader, namun justru di saat saya merasa banyak kemungkinan untuk melakukan kesalahan karena minimnya `jam terbang' dan penguasaan medan, hampir seluruh peserta tur malah memberikan dukungan positif atas apa yang saya lakukan saat itu sehingga saya merasakan situasi yang nyaman sepanjang perjalanan tersebut. Dan semua itu disebabkan karena berbagai pernyataan positif yang disampaikan oleh Charles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidup ini terlalu singkat untuk dijalani, kalau bisa membuatnya lebih indah, kenapa harus dijalani dengan airmata. Kalau bisa memotivasi orang lain dengan pujian, mengapa kita harus menyampaikannya dengan celaan?" demikian kata Linda saat saya menyampaikan terimakasih atas `promosi' yang dilakukan suaminya untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip "Life is too short" yang dianut oleh Charles dan Linda itu membuat saya merenung tentang makna hidup yang sudah saya jalani saat ini. Usia pernikahan yang mereka jalani hingga sanggup mencapai angka di atas 50 tahun adalah suatu hal yang langka, dan menurut saya perjalanan hidup mengarungi kehidupan selama 70 tahun lebih bukanlah waktu yang singkat pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak pernah tahu kapan hidup ini bakal berakhir, kapan saat terakhir kita bakal bertemu dengan orang yang kita kasihi. Bisa saja besok saya atau kamu dipanggil Tuhan, dan alangkah menyesalnya kita ketika menyadari betapa banyak hal yang sebenarnya ingin kita capai, ternyata tidak pernah terwujudkan. Jika setiap saat kita berpikir bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dijalani, maka kita akan termotivasi untuk memberikan makna terbaik pada hari-hari yang kita jalani saat ini," demikian ungkap Charles panjang lebar. "Dan jika pada kenyataannya kita diberi anugerah untuk menjalani hidup ini lebih lama, bukankah hari-hari yang sudah kita lalui bakal menjadi rangkaian kenangan nan indah? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kehidupan pernikahan kami, rasanya kami tidak sempat meributkan hal-hal kecil karena waktu kami telah tersita dengan pemikiran bagaimana mengisi hari-hari `pendek' kami dengan sebaik mungkin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Charles dan Linda itu terus melekat di benak saya hingga kini. Prinsip hidup yang mereka anut telah berhasil mempengaruhi jalan pemikiran saya, sehingga sejak saat itu saya menjalani kehidupan dengan lebih bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menikah beberapa tahun yang lalu, saya bersama istri juga telah bersepakat untuk menjalani kehidupan ini dengan prinsip `life is so short'. Setiap saat kami selalu berpikir bagaimana caranya agar mengisi hari-hari kami dengan sebaik mungkin. Peringatan hari ulang tahun saya dan istri, maupun ulangtahun pernikahan, kami menjadi ajang untuk introspeksi tentang hari-hari yang telah kami lewati bersama, sekaligus merencanakan apa yang akan kami lakukan untuk kurun waktu setahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menjadi lebih ekspresif dalam mengungkapkan isi hati dan perasaan masing-masing dan tidak ragu-ragu untuk saling mempersembahkan yang terbaik dan berupaya untuk saling membahagiakan satu sama lain. Setiap kali ada konflik yang terjadi, kami berupaya untuk menyelesaikannya dengan sesegera mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang mengatakan bahwa kehidupan rumah tangga yang kami jalani barulah `seumur jagung', sehingga saat ini kami baru menikmati yang manis-manis saja. Memang benar, selama hampir dua tahun kehidupan pernikahan kami, hampir bisa dipastikan kami jarang bertengkar. Perselisihan memang ada, namun kami berdua senantiasa mengupayakannya agar persoalan yang kami hadapi tidak melebar dan meluas ke mana-mana. "If you can make it simple, why make it hard?", begitu kata Linda .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila setiap saat kami mempertahankan prinsip yang sama dalam menjalani hidup ini, dan ketika nantinya kami dikaruniakan umur panjang untuk bisa merayakan ulangtahun pernikahan yang ke-10, 20, 30 atau bahkan yang ke-50 seperti Charles dan Linda , wow.... betapa bernilainya hari-hari yang telah kami jalani selama ini, dan betapa banyak kenangan indah yang telah terukir sepanjang kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalaupun toh kami tidak dikaruniakan usia yang panjang, setidaknya kami berdua sudah pernah melewati hari-hari yang indah bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan yang lalu, saya mendapat kiriman surat dari Linda (kami memang sering saling berkirim surat semenjak pertemuan kami di Eropa bertahun-tahun lalu). Di suratnya Linda menceritakan bahwa Charles telah meninggal dunia, beberapa saat setelah peringatan ulangtahun pernikahan mereka yang ke-62. Herannya, saya tidak menangkap kesan kesedihan di dalam suratnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dia mengatakan bahwa mereka berdua sudah sejak lama bersiap menghadapi momen perpisahan yang tak mungkin terelakkan oleh manusia manapun di dunia ini. Linda mengungkapkan bagaimana beruntungnya mereka bisa melewati saat kebersamaan yang panjang, dan bersyukur atas begitu banyak peristiwa yang boleh mereka jalani berdua. Dan ketika memang `saat' itu tiba, yang terungkap justru rasa syukur karena telah diberi banyak kesempatan untuk menjalani hari demi hari bersama dengan orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you think your life is so short and when you always keep trying to fill up your days with cheers and laughter; someday you'll be amazed, how many great moments you've been through in your lifetime. Itulah kalimat penutup yang ditulis Linda Graham dalam surat terakhir yang dikirimkannya pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: Henry Liem&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4068252296187008614?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4068252296187008614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4068252296187008614' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4068252296187008614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4068252296187008614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2010/01/life-is-too-short.html' title='Life is too Short!'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2434466001470713947</id><published>2009-10-28T16:34:00.000+07:00</published><updated>2009-10-28T16:35:11.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Pelukan Kasih Tuhan</title><content type='html'>Ada seorang pengembara yang sangat ingin melihat pemandangan yang ada di balik suatu gunung yang amat tinggi. Maka disiapkanlah segala peralatannya dan berangkatlah ia. Karena begitu beratnya medan yang harus dia tempuh, segala perbekalan dan perlengkapannya pun habis. Akan tetapi, karena begitu besar keinginannya untuk melihat pemandangan yang ada di balik gunung itu, ia terus melanjutkan perjalannya. Sampai suatu ketika, ia menjumpai semak belukar yang sangat lebat dan penuh duri. Tidak ada jalan lain selain ia harus melewati semak belukar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikir pengembara itu "Wah, jika aku harus melewati semak ini, maka kulitku pasti akan robek dan penuh luka. Tapi aku harus melanjutkan perjal anan ini." Maka pengembara itupun mengambil ancang-ancang dan ia menerobos semak itu. Ajaib, pengembara itu tidak mengalami luka goresan sedikitpun. Dengan penuh sukacita, ia kemudian melanjutkan perjalanan dan berkata dalam hati "Betapa hebatnya aku. Semak belukarpun tak mampu menghalangi aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hampir 1 jam lamanya ia berjalan, tampaklah di hadapannya kerikil-kerikil tajam berserakan. Dan tak ada jalan lain selain dia harus melewati jalan itu. Pikir pengembara itu untuk kedua kalinya "Jika aku melewati kerikil ini, kakiku pasti akan berdarah dan terluka. Tapi aku tetap harus melewatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan segenap tekadnya, pengembara itu berjalan. Ajaib, ia tak mengalami luka tusukkan kerikil itu sedikitpun dan tampak kakinya dalam keadaan baik-baik saja.&lt;br /&gt;Sekali lagi ia berkata dalam hati : "Betapa hebatnya aku. Kerikil tajampun tak mampu menghalangi jalanku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembara itupun kembali melanjutkan perjalanannya. Saat hampir sampai di puncak gunung itu, ia kembali menjumpai rintangan. Batu-batu besar dan licin menghalangi jalannya, dan tak ada jalan lain selain dia harus melewatinya. Pikir pengembara itu untuk yang ketiga kalinya : "Jika aku harus mendaki batu-batu ini, aku pasti akan tergelincir dan tangan serta kakiku akan patah. Tapi aku ingin sampai di puncak itu. Aku harus melewatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pengembara itupun mulai mendaki batu itu dan ia...tergelincir. Aneh, setelah bangkit, pengembara itu tidak merasakan sakit di tubuhnya dan tak ada satupun tulangnya yang patah.&lt;br /&gt;"Betapa hebatnya aku. Batu-batu terjal inipun tidak dapat menghalangi jalanku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, iapun melanjutkan perjalanan dan sampailah ia di puncak gunung itu. Betapa sukacitanya ia melihat pemandangan yang sungguh indah dan tak pernah ia melihat yang seindah ini. Akan tetapi, saat pengembara itu membalikkan badannya, tampaklah di hadapannya sosok manusia yang penuh luka sedang duduk memandanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhnya penuh luka goresan dan kakinya penuh luka tusukan dan darah. Ia tak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya karena patah dan remuk tulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah pengembara itu dengan penuh iba pada sosok penuh luka itu : "Mengapa tubuhmu penuh luka seperti itu? Apakah karena segala rintangan yang ada tadi? Tidak bisakah engkau sehebat aku karena aku bisa melewatinya tanpa luka sedikitpun? Siapakah engkau sebenarnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab sosok penuh luka itu dengan tatapan penuh kasih : "Aku adalah Tuhanmu. Betapa hatiKu tak mampu menolak untuk menyertaimu dalam perjalanan ini, mengingat betapa inginnya engkau melihat keindahan ini. Ketahuilah, saat engkau harus melewati semak belukar itu, Aku memelukmu erat supaya tak satupun duri merobek kulitmu. Saat kau harus melewati kerikil tajam, maka Aku menggendongmu supaya kakimu tidak tertusuk. Ketika kau memanjat batu licin dan terjatuh, Aku menopangmu dari bawah agar tak satupun tulangmu patah. Ingatkah engkau kembali padaKU?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembara itupun terduduk dan menangis tersedu-sedu. Untuk kedua kalinya, Tuhan harus menumpahkan darahNya untuk suatu kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang, kita lupa bahwa Tuhan selalu menyertai &amp;amp; melindungi kita. Kita lebih mudah ingat betapa hebatnya diri kita yang mampu melampaui segala rintangan tanpa menyadari bahwa Tuhan bekerja di sana. Dan sekali lagi, Tuhan harus berkorban untuk keselamatan kita. Maka, seperti Tuhan yang tak mampu menolak untuk menyertai anakNya, dapatkah kita juga tak mampu menolak segala kasihNya dalam perjalanan hidup kita dan membiarkan tanganNya bekerja dalam hidup kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2434466001470713947?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2434466001470713947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2434466001470713947' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2434466001470713947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2434466001470713947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/10/pelukan-kasih-tuhan.html' title='Pelukan Kasih Tuhan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-7161945715068835791</id><published>2009-10-23T16:41:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T16:41:34.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Pembuktian Sains Tentang Keberadaan Tuhan</title><content type='html'>"Mari kita bahas permasalahan besar dalam sains, yakni tentang Tuhan" kata&lt;br /&gt;seorang profesor filsafat yang atheis di muka kelas. Kemudian dia meminta&lt;br /&gt;seorang mahasiswa baru maju ke depan kelas.&lt;br /&gt;"Kamu beragama, bukan?"&lt;br /&gt;"Ya, pak."&lt;br /&gt;"Jadi, kamu percaya pada Tuhan?"&lt;br /&gt;"Tentu saja."&lt;br /&gt;"Apakah Tuhan baik?"&lt;br /&gt;"Jelas! Tuhan baik."&lt;br /&gt;"Apakah Tuhan maha kuasa? Dapatkah Tuhan melakukan segala sesuatu?"&lt;br /&gt;"Ya."&lt;br /&gt;"Baik atau burukkah kamu?"&lt;br /&gt;"Kitab Suci mengatakan manusia pada dasarnya berdosa."&lt;br /&gt;Sang profesor menyeringai sinis.&lt;br /&gt;"Ahh! Kitab Suci!" Dia berpikir sejenak.&lt;br /&gt;"Coba yang satu ini. Misalkan ada seseorang sakit di sekitar sini dan kamu&lt;br /&gt;bisa menyembuhkannya. Bersediakah kamu menolongnya?"&lt;br /&gt;"Ya, pak, saya bersedia."&lt;br /&gt;"Maka, kamu baik!"&lt;br /&gt;"Saya tidak mengatakan demikian."&lt;br /&gt;"Mengapa tidak? Kamu bersedia menolong orang sakit dan menyembuhkannya jika&lt;br /&gt;kamu bisa... Kebanyakan orang pun akan melakukannya jika bisa... tetapi&lt;br /&gt;kenapa Tuhan tidak."&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Dia tidak melakukannya, bukan? Saudara saya adalah seorang beragama yang&lt;br /&gt;meninggal karena kanker meskipun dia sudah berdoa meminta Tuhan&lt;br /&gt;menyembuhkannya. Bagaimana bisa dikatakan bahwa Tuhan baik? Dapatkah kamu&lt;br /&gt;menjawabnya?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Kamu tidak bisa menjawab, bukan?"&lt;br /&gt;Sang profesor meneguk air dari gelas di mejanya untuk memberi kesempatan&lt;br /&gt;pada sang mahasiswa menenangkan diri.&lt;br /&gt;"Mari kita lanjutkan, anak muda. Apakah Tuhan itu baik?"&lt;br /&gt;"Ng... Ya."&lt;br /&gt;"Apakah setan itu baik?"&lt;br /&gt;"Tidak."&lt;br /&gt;"Darimana datangnya setan?"&lt;br /&gt;Sang mahasiswa tergagap.&lt;br /&gt;"Dari... Tuhan..."&lt;br /&gt;"Tuhan menciptakan setan, bukan?"&lt;br /&gt;Sang profesor menyeringai pada seluruh mahasiswa.&lt;br /&gt;"Rasanya kita akan mendapatkan banyak kegembiraan dalam semester ini,&lt;br /&gt;tuan-tuan dan nona-nona."&lt;br /&gt;Dia kembali ke mahasiswa di depan kelas.&lt;br /&gt;"Katakan, adakah kejahatan di dunia?"&lt;br /&gt;"Ya, pak."&lt;br /&gt;"Kejahatan ada di mana-mana, bukan? Apakah Tuhan menciptakan segala-galanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya."&lt;br /&gt;"Jadi, siapa yang menciptakan kejahatan?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Adakah penyakit di dunia ini? Pelanggaran susila? Kebencian? Kekerasan?&lt;br /&gt;Segala hal mengerikan, apakah semuanya ada di dunia ini?"&lt;br /&gt;Sang mahasiswa merasakan kegelisahan merayapi kakinya.&lt;br /&gt;"Ya."&lt;br /&gt;"Siapa yang menciptakan?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;Sang profesor tiba-tiba berteriak pada sang mahasiswa,&lt;br /&gt;"SIAPA YANG MENCIPTAKAN SEMUA ITU? COBA KATAKAN PADA SAYA!"&lt;br /&gt;Sang profesor memandang tajam wajah sang mahasiswa. Dengan suara dalam dia&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;"Tuhan yang menciptakan semua kejahatan, bukan?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;Sang mahasiswa berusaha menggapai-gapai pegangan, matanya mencari-cari,&lt;br /&gt;namun gagal.&lt;br /&gt;"Katakan", sambung sang profesor, "Bagaimana bisa dikatakan bahwa Tuhan baik&lt;br /&gt;jika Dia menciptakan kejahatan sepanjang waktu? Semua kebencian, kebrutalan,&lt;br /&gt;kesakitan, siksaan, kematian, keburukan, dan penderitaan diciptakan Tuhan&lt;br /&gt;yang baik ini di seluruh dunia, bukan, anak muda?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Tidakkah kamu melihatnya di seluruh dunia?"&lt;br /&gt;[Diam]&lt;br /&gt;"Tidakkah?" tanya sang profesor menatap wajah sang mahasiswa sambil mendesis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah Tuhan baik?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Apakah kamu percaya Tuhan, nak?"&lt;br /&gt;Jawaban sang mahasiswa mengecewakannya.&lt;br /&gt;"Ya, profesor. Saya percaya."&lt;br /&gt;Sang profesor menggeleng-gelengkan kepala dengan raut wajah sedih.&lt;br /&gt;"Sains mengatakan bahwa kamu memiliki panca indra yang kamu gunakan untuk&lt;br /&gt;mengidentifikasi dan mengamati dunia sekitar kamu. Apakah kamu sudah&lt;br /&gt;melakukannya?"&lt;br /&gt;"Belum, pak. Saya belum pernah melihat Tuhan."&lt;br /&gt;"Maka, katakan pada kami, pernahkah kamu mendengar Tuhan?"&lt;br /&gt;"Tidak, pak. Saya belum pernah."&lt;br /&gt;"Pernahkah kamu merasakan Tuhan, mengecap Tuhanmu atau membaui-Nya? Intinya,&lt;br /&gt;apakah kamu memiliki tanggapan indra apapun tentang Tuhan?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Jawablah."&lt;br /&gt;"Tidak, pak, saya khawatir saya belum pernah."&lt;br /&gt;"Kamu KHAWATIR... kamu belum?"&lt;br /&gt;"Belum, pak."&lt;br /&gt;"Tetapi kamu tetap mempercayaiNya?"&lt;br /&gt;"...ya..."&lt;br /&gt;"Itu adalah KEPERCAYAAN!" sang profesor tersenyum arif pada sang mahasiswa.&lt;br /&gt;"Sesuai kaidah empiris, mampu uji, protokol yang dapat didemonstrasikan,&lt;br /&gt;sains menyatakan bahwa Tuhanmu tidak eksis. Apa pendapatmu tentang hal itu,&lt;br /&gt;nak? Dimanakah Tuhanmu sekarang?"&lt;br /&gt;[Tiada jawaban]&lt;br /&gt;"Silakan duduk."&lt;br /&gt;Sang mahasiswa duduk. Kalah.&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa lain mengangkat tangannya.&lt;br /&gt;"Profesor, bolehkah saya berbicara?"&lt;br /&gt;Sang profesor berbalik dan tersenyum.&lt;br /&gt;"Ah, seorang garda depan agama lainnya! Mari, anak muda. Silakan kemukakan&lt;br /&gt;kearifan yang patut bagi rekan-rekan anda."&lt;br /&gt;Sang mahasiswa memandang sekeliling kelas lalu berkata pada sang profesor.&lt;br /&gt;"Anda sudah menyatakan hal-hal yang sangat menarik, pak. Sekarang saya&lt;br /&gt;mempunyai sebuah pertanyaan untuk anda. Adakah sesuatu yang disebut panas?"&lt;br /&gt;"Ya", sahut sang profesor.&lt;br /&gt;"Panas itu ada."&lt;br /&gt;"Adakah sesuatu yang disebut dingin?"&lt;br /&gt;"Ya, dingin juga ada."&lt;br /&gt;"Tidak, pak! Itu tidak ada!"&lt;br /&gt;Seringai sang profesor membeku. Ruang kelas sekonyong-konyong menjadi sangat&lt;br /&gt;dingin.&lt;br /&gt;Sang mahasiswa melanjutkan.&lt;br /&gt;"Anda bisa mendapatkan macam-macam panas, bahkan lebih panas, super-panas,&lt;br /&gt;mega-panas, agak panas, sedikit panas, atau tidak panas, tetapi kita tidak&lt;br /&gt;memiliki sesuatu yang disebut 'dingin'.&lt;br /&gt;Kita dapat mencapai 458 derajat di bawah nol, dimana tidak ada panas, tetapi&lt;br /&gt;kita tidak bisa melampauinya lebih jauh lagi setelah itu. Tidak ada sesuatu&lt;br /&gt;pun yang disebut dingin, kecuali jika kita bisa mencapai suhu yang lebih&lt;br /&gt;dingin dari minus 458. Anda lihat, pak, dingin hanyalah SEBUAH KATA yang&lt;br /&gt;kita gunakan untuk MENGGAMBARKAN tentang KETIADAAN panas. Kita tidak bisa&lt;br /&gt;mengukur dingin. Panas dapat kita ukur dalam satuan termal karena panas&lt;br /&gt;adalah energi. Dingin bukan lawan panas, pak, melainkan ketiadaan panas."&lt;br /&gt;[Diam]&lt;br /&gt;Sebuah pin terjatuh berdenting di suatu tempat dalam kelas.&lt;br /&gt;"Apakah ada sesuatu yang disebut gelap, profesor?" tanya sang mahasiswa lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu pertanyaan bodoh, nak. Apakah malam itu jika bukan gelap? Apa maksudmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, anda mengatakan ada sesuatu yang disebut sebagai gelap?"&lt;br /&gt;"Ya..."&lt;br /&gt;"Anda salah lagi, pak! Gelap bukanlah sesuatu, melainkan ketiadaan sesuatu.&lt;br /&gt;Anda bisa mendapatkan cahaya buram, cahaya normal, cahaya terang, cahaya&lt;br /&gt;menyilaukan, tetapi jika anda tidak mendapatkan cahaya secara&lt;br /&gt;berkesinambungan, anda tidak mendapatkan apa-apa, dan itu disebut gelap,&lt;br /&gt;bukan? Itulah pengertian yang kita gunakan untuk menggambarkan kata tersebut&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, gelap tidak ada. Jika ada, seharusnya anda bisa membuat&lt;br /&gt;gelap menjadi lebih gelap lagi."&lt;br /&gt;Menahan diri, sang profesor tersenyum pada anak muda lancang di hadapannya.&lt;br /&gt;Ini benar-benar menjadi semester yang bagus.&lt;br /&gt;"Maukah anda menjelaskan pada kami maksud anda, anak muda?"&lt;br /&gt;"Baik, profesor. Maksud saya adalah filosofi anda sudah cacat sejak awal&lt;br /&gt;sehingga kesimpulan anda sudah pasti rancu".&lt;br /&gt;Sang profesor menjadi berang.&lt;br /&gt;"Cacat? Lancang benar anda!"&lt;br /&gt;"Pak, bolehkah saya menjelaskan maksud saya?"&lt;br /&gt;Seisi kelas memasang telinga.&lt;br /&gt;"Penjelasan... oh, penjelasan..."&lt;br /&gt;Sang profesor dengan sangat mengagumkan berhasil mengendalikan diri.&lt;br /&gt;Sekonyong-konyong dia bagaikan keramahan itu sendiri. Dia melambaikan&lt;br /&gt;tangannya untuk menenangkan kelas agar sang mahasiswa dapat melanjutkan.&lt;br /&gt;"Anda menggunakan premis tentang pasangan" sang mahasiswa menjelaskan.&lt;br /&gt;"Sebagai contoh, adanya hidup dan adanya mati; Tuhan baik dan Tuhan jahat.&lt;br /&gt;Anda memandang konsep ketuhanan sebagai sesuatu yang terbatas, sesuatu yang&lt;br /&gt;dapat diukur. Pak, sains bahkan tidak bisa menjelaskan pikiran. Itu&lt;br /&gt;menggunakan listrik dan magnet, tetapi tidak pernah terlihat, banyak yang&lt;br /&gt;tidak memahaminya. Memandang kematian sebagai lawan kehidupan adalah&lt;br /&gt;pengabaian fakta bahwa kematian tidak bisa eksis sebagai sesuatu secara&lt;br /&gt;substantif. Kematian bukanlah lawan kehidupan, melainkan ketiadaan kehidupan&lt;br /&gt;"&lt;br /&gt;Sang mahasiswa mengangkat sebuah surat kabar dari meja rekannya.&lt;br /&gt;"Ini adalah salah satu tabloid paling menjijikkan di negeri ini, profesor.&lt;br /&gt;Adakah sesuatu yang disebut ketidaksenonohan?"&lt;br /&gt;"Tentu saja ada, sekarang..."&lt;br /&gt;"Salah lagi, pak! Anda tahu, ketidaksenonohan adalah semata-mata ketiadaan&lt;br /&gt;moralitas. Adakah yang disebut ketidakadilan? Tidak! Ketidakadilan adalah&lt;br /&gt;ketiadaan keadilan. Adakah yang disebut kejahatan?" sang mahasiswa berhenti&lt;br /&gt;sejenak.&lt;br /&gt;"Bukankah kejahatan adalah ketiadaan kebaikan?"&lt;br /&gt;Wajah sang profesor berubah merah. Dia sangat marah hingga sejenak&lt;br /&gt;kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;Sang mahasiswa melanjutkan,&lt;br /&gt;"Jika ada kejahatan di dunia, profesor, dan kita sepakat tentang itu, maka&lt;br /&gt;Tuhan, jika Dia eksis, tentu akan menyempurnakan pekerjaanNya melalui agen&lt;br /&gt;kejahatan tersebut. Pekerjaan apakah yang Tuhan sempurnakan dengannya?&lt;br /&gt;Alkitab menyatakan bahwa tiap manusia, sesuai kebebasan keinginan sendiri,&lt;br /&gt;memilih kejahatan daripada kebaikan."&lt;br /&gt;Sang profesor terhenyak.&lt;br /&gt;"Selaku ilmuwan filsafat, saya tidak memandang permasalahan ini ada&lt;br /&gt;kaitannya dengan pilihan apapun; sebagai seorang realis, saya benar-benar&lt;br /&gt;tidak melihat konsep Tuhan maupun faktor teologis lain sebagian bagian dari&lt;br /&gt;dunia karena Tuhan tidak bisa diamati."&lt;br /&gt;"Saya malah berpikir bahwa ketiadaan kode moral ketuhanan di dunia ini&lt;br /&gt;kemungkinan adalah satu fenomena yang paling bisa diamati" sahut sang&lt;br /&gt;mahasiswa, "surat kabar membuat milyaran dollar melaporkannya setiap minggu!&lt;br /&gt;Katakan, profesor, apakah anda mengajar mahasiswa bahwa mereka berevolusi&lt;br /&gt;dari kera?"&lt;br /&gt;"Jika anda mengacu pada proses evolusi alamiah, anak muda, ya, tentu saja&lt;br /&gt;demikian yang saya lakukan."&lt;br /&gt;"Pernahkah anda mengamati evolusi dengan mata anda sendiri, pak?"&lt;br /&gt;Sang profesor mengertakkan gigi dan memandang sang mahasiswa dengan tajam.&lt;br /&gt;"Profesor, karena tidak seorang pun pernah mengamati berlangsungnya proses&lt;br /&gt;evolusi dan bahkan tidak seorang pun dapat membuktikan proses ini sebagai&lt;br /&gt;upaya berkesinambungan, bukankah anda sedang mengajarkan opini anda, pak?&lt;br /&gt;Apakah anda sekarang bukan seorang ilmuwan melainkan pengkhotbah?"&lt;br /&gt;"Saya memaafkan kelancangan anda dalam nuansa diskusi filosofis kita. Sudah&lt;br /&gt;selesaikah anda?" desis sang profesor.&lt;br /&gt;"Jadi, anda tidak menerima kode moral ketuhanan melakukan apa yang layak?"&lt;br /&gt;"Saya percaya pada apa adanya. Itulah sains!"&lt;br /&gt;"Ahh! SAINS!" wajah sang mahasiswa berubah sinis.&lt;br /&gt;"Pak, anda telah menegaskan bahwa sains adalah studi mengenai fenomena&lt;br /&gt;pengamatan. Sains juga adalah premis yang cacat..."&lt;br /&gt;"SAINS CACAT?" sang profesor bergetar. Kelas menjadi gempar.&lt;br /&gt;Sang mahasiswa tetap tegar berdiri hingga kegemparan mereda.&lt;br /&gt;"Untuk melanjutkan point yang sudah anda nyatakan sebelumnya pada mahasiswa&lt;br /&gt;lain, bolehkah saya memberi contoh tentang apa yang saya maksudkan?"&lt;br /&gt;Sang profesor diam. Sang mahasiswa memandang sekeliling kelas ruang.&lt;br /&gt;"Adakah seseorang di kelas ini yang pernah melihat otak pak profesor?"&lt;br /&gt;Kelas serentak pecah oleh tawa. Sang mahasiswa menunjuk pada sang profesor&lt;br /&gt;yang sudah remuk.&lt;br /&gt;"Adakah orang di sini yang pernah mendengar otak pak profesor, merasakan&lt;br /&gt;otak pak profesor, menyentuh, atau membaui otak pak profesor?"&lt;br /&gt;Tampaknya tidak seorang pun pernah melakukannya. Sang mahasiswa&lt;br /&gt;menggeleng-gelengkan kepalanya dengan raut wajah sedih.&lt;br /&gt;"Tampaknya tidak seorang pun pernah memiliki tanggapan indra apapun terhadap&lt;br /&gt;otak pak profesor. Maka, sesuai aturan empiris, keajegan, protokol yang&lt;br /&gt;dapat didemonstrasikan, sains, SAYA NYATAKAN bahwa bapak profesor kita tidak&lt;br /&gt;punya otak!"&lt;br /&gt;Kelas tercengkeram dalam chaos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Author Unknown)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-7161945715068835791?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/7161945715068835791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=7161945715068835791' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7161945715068835791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7161945715068835791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/10/pembuktian-sains-tentang-keberadaan.html' title='Pembuktian Sains Tentang Keberadaan Tuhan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5515377001368157412</id><published>2009-10-09T15:00:00.000+07:00</published><updated>2009-10-09T15:01:34.588+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Dua Puluh Ribu Rupiah dari Emak Nurdianah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;Dua Puluh Ribu Rupiah dari Emak Nurdianah&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;By : Bayu Gawtama&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu tua berusia diatas 70 tahun berjalan tertatih memasuki Posko Utama ACT di Jl. Adinegoro no. 31, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu 4 Oktober 2009. Tangannya gemetar menggenggam sesuatu, “Ini posko kemanusiaan ya?” bibirnya ikut bergetar. Serempak beberapa relawan mendekatinya, “Benar mak, ada yang bisa kami bantu?”&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pertanyaan standar, sebab kami mengira bahwa Ibu tua itu hendak meminta bantuan untuk korban gempa. Namun ternyata kami salah karena ia datang justru untuk memberi bantuan, “Emak mau kasih bantuan, tolong disampaikan kepada para korban gempa. Melihat kalian yang muda-muda ini bekerja, sebenarnya emak ingin menjadi relawan. Tapi emak sudah tua, emak nggak kuat lagi, sudah nggak kuat lagi,” ujar Emak Nurdianah bersemangat.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emak Nurdianah mengaku lahir tahun 1938, mendatangi posko ACT menitipkan uang dua puluh ribu rupiah untuk disalurkan kepada para korban gempa. Padahal ia sendiri pun salah satu korban gempa di Kota Padang yang mengguncang tanah Sumatera 30 September 2009 lalu. Lebih dari 600 orang menjadi korban jiwa, belum termasuk lima ratusan lainnya yang belum ditemukan hingga hari ke -6 pasca gempa, mereka tersebar di beberapa titik seperti Tandikek dan Sicincin. Sedangkan pengungsi mencapai ratusan ribu, tersebar di seluruh Sumatera Barat.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emak terharu melihat kalian, datang dari jauh untuk membantu tempat emak. Sebagai orang Minang, emak merasa harus pula membantu tanah emak sendiri, emak tidak mau kalah sama kalian. Dulu emak ini pejuang, angkat senjata…. Sekarang emak sudah tidak sanggup bekerja berat. Emak cuma bisa titip ini,” sambil menyerahkan uang digenggamannya kepada Romi, salah seorang relawan.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Romi hendak membuatkan tanda terima, Mak Nur menolak dengan halus, “Tak perlulah catatan macam itu, cukup Allah saja yang mencatatnya. Emak hanya minta doakan, tahun ini emak naik haji agar dilancarkan sampai kembali lagi ke sini ya…” sebuah permintaan sederhana yang sudah pasti semua relawan yang ada di Posko saat itu serempak mendoakan, “semoga dilancarkan mak, insya Allah mabrur” Boleh jadi haji Mak Nur sudah diterima Allah bahkan sebelum ia bertamu ke rumah Allah nanti.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekali lagi terima kasih, kalian anak-anak muda, jaga kesehatan ya biar lebih lama di tanah kelahiran emak, biar lebih banyak orang yang bisa dibantu…” Emak Nur pun pamit pergi meninggalkan posko sambil memeluk satu persatu relawan yang ada di posko, beberapa relawan perempuan pun tak luput mendapat ciuman hangat bak seorang ibu yang tengah mengalirkan energi cinta kepada anak-anaknya. Jelas pelukan hangat Mak Nur memberi energi lebih kepada para relawan untuk menjalankan misi kemanusiaan tanpa kenal lelah. Semakin kami sadar bahwa di belakang kami terdapat orang-orang yang terus menopang segala pengorbanan di lokasi bencana.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh ribu rupiah yang dititikan Mak Nur rasanya sangat bernilai tinggi bagi kami yang diamanahkan untuk meneruskannya kepada para korban gempa. Sebuah kehormatan bagi segenap relawan ACT yang mendapat amanah bernilai luhur dari seorang Mak Nur. Sungguh, titipan dari sejuta Mak Nur di belahan bumi pertiwi yang tak dapat kami berjumpa satu persatu merupakan amanah tertinggi yang wajib kami panggul secara terhormat di pundak ini. Terima kasih Mak Nur, dua puluh ribu rupiah milik Mak Nur menambah semangat kami… (Gaw)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5515377001368157412?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5515377001368157412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5515377001368157412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5515377001368157412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5515377001368157412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/10/dua-puluh-ribu-rupiah-dari-emak.html' title='Dua Puluh Ribu Rupiah dari Emak Nurdianah'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-3906292301038976906</id><published>2009-07-31T16:30:00.003+07:00</published><updated>2009-07-31T16:44:00.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Rantai Kebaikan</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:'Arial','sans-serif';"&gt;Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang&lt;br /&gt;berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu&lt;br /&gt;dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka&lt;br /&gt;pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar&lt;br /&gt;menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu&lt;br /&gt;mendekati sang nyonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada&lt;br /&gt;seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini&lt;br /&gt;akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan&lt;br /&gt;kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di&lt;br /&gt;sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan&lt;br /&gt;itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya&lt;br /&gt;Bryan&lt;br /&gt;Anderson ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut&lt;br /&gt;seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian&lt;br /&gt;sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu&lt;br /&gt;beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti&lt;br /&gt;ban itu.. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan&lt;br /&gt;kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada&lt;br /&gt;pria&lt;br /&gt;itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan&lt;br /&gt;ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang&lt;br /&gt;nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima&lt;br /&gt;kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya&lt;br /&gt;itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi&lt;br /&gt;seandainya pria itu tak menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain&lt;br /&gt;tanpa pamrih. Ia&lt;br /&gt;biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan&lt;br /&gt;mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang&lt;br /&gt;lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia&lt;br /&gt;berbuat hal sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin&lt;br /&gt;membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang&lt;br /&gt;yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan&lt;br /&gt;kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan menunggu sampai wanita itu&lt;br /&gt;menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari&lt;br /&gt;itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman&lt;br /&gt;ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe&lt;br /&gt;kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan&lt;br /&gt;menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak&lt;br /&gt;kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua.. Pemandangan&lt;br /&gt;di sekitar tempat itu sangat asing baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelayan mendatangi wanita itu dan&lt;br /&gt;membawakan handuk bersih untuk&lt;br /&gt;mengelap rambut wanita itu yang basah.. Pelayan itu tersenyum manis&lt;br /&gt;meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang&lt;br /&gt;hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir&lt;br /&gt;delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya&lt;br /&gt;mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita&lt;br /&gt;lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat&lt;br /&gt;memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya.&lt;br /&gt;Dan wanita lanjut itu ingat&lt;br /&gt;kepada Bryan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang&lt;br /&gt;kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang&lt;br /&gt;kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali&lt;br /&gt;wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.&lt;br /&gt;Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita&lt;br /&gt;itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah&lt;br /&gt;ditolong orang.&lt;br /&gt;Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang&lt;br /&gt;sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan&lt;br /&gt;saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini&lt;br /&gt;berhenti padamu.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu ketika ia pulang ke rumah&lt;br /&gt;dan setelah semuanya beres ia naik ke&lt;br /&gt;ranjang. Ia memikirkan tentang&lt;br /&gt;uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita&lt;br /&gt;baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya&lt;br /&gt;butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit&lt;br /&gt;mendapatkan uang yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika&lt;br /&gt;suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan&lt;br /&gt;ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres.&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;mengasihimu, Bryan Anderson!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah lama&lt;br /&gt;yang berkata, "Berilah maka engkau diberi." Hari ini&lt;br /&gt;saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda&lt;br /&gt;meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan hapus ki&lt;br /&gt;sah ini, jangan biarkan saja! Kirimkan kepada teman-teman anda! Teman&lt;br /&gt;baik itu seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat&lt;br /&gt;melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:'Arial','sans-serif';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:'Arial','sans-serif';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 99.66%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="99%"&gt;&lt;table style="WIDTH: 100%" class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top" width="100%"&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 12pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;__,_._,___&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="PADDING-BOTTOM: 0.75pt; PADDING-LEFT: 0.75pt; PADDING-RIGHT: 0.75pt; PADDING-TOP: 0.75pt" valign="top"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="MARGIN-BOTTOM: 12pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-3906292301038976906?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/3906292301038976906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=3906292301038976906' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3906292301038976906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3906292301038976906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/07/rantai-kebaikan.html' title='Rantai Kebaikan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-3362783984993962197</id><published>2009-07-24T13:55:00.002+07:00</published><updated>2009-07-24T15:03:51.049+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Bersyukurlah</title><content type='html'>&lt;p class="ecmsonormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';font-size:85%;color:#3366ff;" lang="SV"   &gt;Cerita klasik sederhana tentang kebijakan dan kesuksesan yang luar biasa. Karya ANDRIE WONGSO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja ,memiliki kegemaran berburu. Suatu hari, ditemani penasehat dan pengawalnya raja pergi berburu ke hutan.Karena kurang hati-hati, terjadilah kecelakaan, jari kelingking raja terpotong oleh pisau yang sangat tajam.Raja bersedih dan meminta pendapat dari seorang penasihatnya.Sang penasehat mencoba menghibur dengan kata-kata manis, tapi raja tetap sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak tahu lagi apa yang mesti diucapkan untuk menghibur raja, akhirnya penasehat itu berkata: 'Baginda, FAN SHI GAN JI, apa pun yang terjadi patut disyukuri '.mendengar ucapan penasehatnya itu sang raja langsung marah besar. 'Kurang ajar ! Kena musibah bukan dihibur tapi malah disuruh bersyukur...!' Lalu raja memerintahkan pengawalnya untuk menghukum penasehat tadi dengan hukuman tiga tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terus berganti. Hilangnya jari kelingking ternyata tidak membuat raja menghentikannya berburu. Suatu hari, raja bersama penasehatnya yang baru dan rombongan, berburu ke hutan yang jauh dari istana. Tidak terduga, saat berada di tengah hutan, raja dan penasehatnya tersesat dan terpisah dari rombongan. Tiba-tiba, mereka dihadang oleh orang-orang suku primitif. Keduanya lalu ditangkap dan diarak untuk dijadikan korban persembahan kepada para dewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dijadikan persembahan kepada para dewa, raja dan penasehatnya dimandikan. Saat giliran raja yang dimandikan, ketehuan kalau salah satu jari kelingkingnya terpotong, yang diartikan sebagai tubuh yang cacat sehingga dianggap tidak layak untuk dijadikan persembahan kepada para dewa. Akhirnya, raja ditendang dan dibebaskan begitu saja oleh orang-orang primitif itu. Dan penasehat barulah yang dijadikan persembahan kepada para dewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan susah payah. akhirnya raja berhasil keluar dari hutan dan kembali keistana. Setibanya diistana, raja langsung memerintahkan supaya penasehat yang dulu dijatuhinya hukuman penjara segera dibebaskan. 'Penasehat ku, aku berterimakasih kepada mu. Nasehatmu ternyata benar, apa pun yang terjadi kita patut bersyukur. Karena jari kelingkingku yang terpotong waktu itu, hari ini aku bisa pulang dengan selamat. . . . ' Kemudian, raja menceritakan kisah perburuannya waktu itu secara lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar cerita sang raja, buru-buru sipenasehat berlutut sambil berkata: 'Terima kasih baginda.Saya juga bersyukur baginda telah memenjarakan saya waktu itu. Karena jika tidak, mungkin sekarang ini, sayalah yang menjadi korban dipersembahkan kepada dewa oleh orang-orang primitif.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas mengajarkan suatu nilai yang sangat mendasar, yaitu FAN SHI GAN JI apa pun&lt;br /&gt;yang terjadi, selalu bersyukur, saat kita dalam kondisi maju dan sukses, kita patut bersyukur, saat musibah datang pun kita tetap bersyukur. Dalam proses kehidupan ini, memang tidak selalu bisa berjalan mulus seperti yang kita harapkan. Kadang kita di hadapkan pada kenyataan hidup berupa kekhilafan, kegagalan, penipuan,fitnahan, penyakit, musibah, kebakaran, bencana alam, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dengan segala kemajuan berpikir, teknologi, dan kemampuan antisipasinya, senantiasa berusaha mengantisipasi adanya potensi-potensi kegagalan, bahaya, atau musibah. Namun kenyataannya, tidak semua aspek bisa kita kuasai. Ada wilayah 'X' yang keberadaan dan keberlangsungannya sama sekali di luar kendali manusia. Inilah wilatah Tuhan Yang Maha kuasa dengan segala misterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai makhluk berakal budi, wajar kita berusaha menghindarkan segala bentuk marabahaya. Tetapi jika marabahaya datang dan kita tidak lagi mampu untuk mengubahnya, maka kita harus belajar dengan rasa syukur dan jiwa yang besar untuk menerimanya. Dengan demikian beban penderitaan mental akan jauh terasa lebih ringan, kalau tidak, kita akan mengalami penderitaan mental yang berkepanjangan. Sungguh, bisa bersyukur dalam keadaan apapun merupakan kekayaan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya sangat setuju sekali dengan kata bijak yang mengatakan KEBAHAGIAAN DAN KEKAYAAN SEJATI ADA DI RASA BERSYUKUR. . . ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="ecmsonormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Trebuchet MS','sans-serif';font-size:85%;color:#3366ff;" lang="SV"   &gt;(Banyak ayat Alkitab yg menguatkannya selamat mencari, membaca, &amp;amp; merenungkan)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-3362783984993962197?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/3362783984993962197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=3362783984993962197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3362783984993962197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3362783984993962197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/07/bersyukurlah.html' title='Bersyukurlah'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-984959603260362751</id><published>2009-07-21T17:21:00.001+07:00</published><updated>2009-07-21T17:28:46.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>A Very Interesting Conversation</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="BACKGROUND-COLOR: #ffffff"&gt;&lt;div style="WIDTH: 655px"&gt;&lt;div style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-LEFT: 0px; WIDTH: 470px; PADDING-RIGHT: 25px; FLOAT: left; PADDING-TOP: 0px"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;An Atheist Professor of Philosophy was speaking to his Class on the Problem Science has&lt;br /&gt;with GOD, the ALMIGHTY. He asked one of his New Christian Students to stand and . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : You are a Christian, aren't you, son ?&lt;br /&gt;Student : Yes, sir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : So, you Believe in GOD ?&lt;br /&gt;Student : Absolutely, sir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Is GOD Good ?&lt;br /&gt;Student : Sure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Is GOD ALL - POWERFUL ?&lt;br /&gt;Student : Yes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : My Brother died of Cancer even though he Prayed to GOD  to Heal him.&lt;br /&gt;Most of us would attempt to help others who are ill. But GOD didn't. How is this GOD good then? Hmm?&lt;br /&gt;(Student was silent )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : You can't answer, can you ? Let's start again, Young  Fella. Is GOD Good?&lt;br /&gt;Student : Yes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Is Satan good ?&lt;br /&gt;Student : No.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Where does Satan come from ?&lt;br /&gt;Student : From . . . GOD . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : That's right. Tell me son, is there evil in this World?&lt;br /&gt;Student : Yes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Evil is everywhere, isn't it ? And GOD did make  everything. Correct?&lt;br /&gt;Student : Yes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : So who created evil ?&lt;br /&gt;(Student did not answer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Is there Sickness? Immorality? Hatred? Ugliness? All these terrible things exist in the World, don't  they?&lt;br /&gt;Student : Yes, sir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : So, who Created them ?&lt;br /&gt;(Student had no answer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Science says you have 5 Senses you use to Identify and Observe the World around you. Tell me, son . . . Have you ever Seen GOD?&lt;br /&gt;Student : No, sir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Tell us if you have ever Heard your GOD?&lt;br /&gt;Student : No , sir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Have you ever Felt your GOD, Tasted your GOD, Smelt your GOD  ? Have you ever had any Sensory Perception of GOD for that matter?&lt;br /&gt;Student : No, sir. I'm afraid I haven't.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Yet you still Believe in HIM?&lt;br /&gt;Student : Yes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : According to Empirical, Testable, Demonstrable Protocol, Science says your GOD doesn't exist. What do you say to that, son?&lt;br /&gt;Student : Nothing. I only have my Faith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Yes,Faith. And that is the Problem Science has. &lt;br /&gt;Student : Professor, is there such a thing as Heat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Yes.&lt;br /&gt;Student : And is there such a thing as Cold?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : Yes.&lt;br /&gt;Student : No, sir. There isn't.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(The Lecture Theatre became very quiet with this turn of events )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Sir, you can have Lots of Heat, even More Heat,  Superheat, Mega Heat, White Heat,&lt;br /&gt;a Little Heat or No Heat. But we don't have anything called Cold.&lt;br /&gt;We can hit 458 Degrees below Zero which is No Heat, but we can't go any further after that.&lt;br /&gt;There is no such thing as Cold. Cold is only a Word we use to describe the Absence of Heat.&lt;br /&gt;We cannot Measure Cold. Heat is Energy. Cold is Not the Opposite of Heat, sir, just the&lt;br /&gt; Absence of it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(There was Pin-Drop Silence in the Lecture Theatre )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : What about Darkness, Professor? Is there such a thing as Darkness?&lt;br /&gt;Professor : Yes. What is Night if there isn't Darkness?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : You're wrong again, sir. Darkness is the Absence of Something You can have Low Light, Normal Light, Bright Light, Flashing Light . . .&lt;br /&gt;But if you have No Light constantly, you have nothing and its called Darkness, isn't it?&lt;br /&gt;In reality, Darkness isn't.&lt;br /&gt;If it is, were you would be able to make Darkness Darker, wouldn't you?&lt;br /&gt;Professor : So what is the point you are making, Young Man ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Sir, my point is your Philosophical Premise is flawed.&lt;br /&gt;Professor : Flawed ? Can you explain how?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Sir, you are working on the Premise of Duality.&lt;br /&gt;You argue there is Life and then there is Death, a Good GOD and a Bad GOD.&lt;br /&gt;You are viewing the Concept of GOD as something finite, something we can measure.&lt;br /&gt;Sir, Science can't even explain a Thought.&lt;br /&gt;It uses Electricity and Magnetism, but has never seen, much less fully understood either one.&lt;br /&gt;To view Death as the Opposite of Life is to be ignorant of the fact that&lt;br /&gt;Death cannot exist as a Substantive Thing.&lt;br /&gt;Death is Not the Opposite of Life: just the Absence of it &lt;br /&gt;Now tell me, Professor, do you teach your Students that they evolved from a Monkey?&lt;br /&gt;Professor : If you are referring to the Natural Evolutionary Process, yes, of course, I do.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Have you ever observed Evolution with your own eyes, sir? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(The Professor shook his head with a Smile, beginning to realize where the Argument was going )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Since no one has ever observed the Process of Evolution at work and Cannot even prove that this Process is an On-Going Endeavor, Are you not teaching your Opinion, sir?&lt;br /&gt;Are you not a Scientist but a Preacher?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(The Class was in Uproar )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Is there anyone in the Class who has ever seen the Professor's Brain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(The Class broke out into Laughter )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student : Is there anyone here who has ever heard the Professor's Brain, Felt it, touched or Smelt it? . . .&lt;br /&gt;No one appears to have done so.&lt;br /&gt;So, according to the Established Rules of Empirical, Stable, Demonstrable Protocol, Science says that You have No Brain, sir.&lt;br /&gt;With all due respect, sir, how do we then Trust your Lectures, sir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(The Room was Silent. The Professor stared at the Student, his face unfathomable)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor : I guess you'll have to take them on Faith, son.&lt;br /&gt;Student : That is it sir . . . Exactly !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Link between Man &amp;amp; GOD is FAITH.&lt;br /&gt;That is all that Keeps Things Alive and Moving. &lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Author Unknown)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;NB: I believe you have enjoyed the Conversation . . . and if so .. .&lt;br /&gt;You'll probably want your Friends / Colleagues to enjoy the same . . . won't you?&lt;br /&gt;Forward them to Increase their Knowledge . . . or FAITH.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="COLOR: white; CLEAR: both"&gt;__,_._,___&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-984959603260362751?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/984959603260362751/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=984959603260362751' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/984959603260362751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/984959603260362751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/07/very-interesting-conversation.html' title='A Very Interesting Conversation'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8135172240727672002</id><published>2009-06-18T17:05:00.002+07:00</published><updated>2009-06-18T17:08:51.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>MENJUAL SISIR PADA BIKSU</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div style="BACKGROUND-COLOR: #ffffff"&gt;&lt;div style="WIDTH: 655px"&gt;&lt;div style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-LEFT: 0px; WIDTH: 470px; PADDING-RIGHT: 25px; FLOAT: left; PADDING-TOP: 0px"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di vihara (yang semua kepalanya gundul)  -- Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;a) Tidak mungkin, itu mustahil&lt;br /&gt;b) Gila&lt;br /&gt;c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya&lt;br /&gt;d) Baiklah, saya akan coba&lt;br /&gt;e) Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk melihat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita : MENJUAL SISIR PADA BIKSU&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah perusahaan "pembuat sisir" yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan ... jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara.&lt;br /&gt;Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan pewawancara memberi tugas :&lt;br /&gt;"Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan. &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Berapa banyak yang sudah anda jual?"&lt;br /&gt;Mr. A menjawab: "Hanya SATU."&lt;br /&gt;Si pewawancara bertanya lagi : "Bagaimana caranya anda menjual?"&lt;br /&gt;Mr. A menjawab:&lt;br /&gt;" Para biksu di vihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda - dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean." &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Berapa banyak yang sudah anda jual?"&lt;br /&gt;Mr. B menjawab : "SEPULUH buah."&lt;br /&gt;"Saya pergi ke sebuah vihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar vihara. Biksu di dalam vihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha." &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana dengan anda?"&lt;br /&gt;Mr. B menjawab: "SERIBU buah!"&lt;br /&gt;Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.&lt;br /&gt;Si pewawancara bertanya : "Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?"&lt;br /&gt;Mr. C menjawab:&lt;br /&gt;"Saya pergi ke sebuah vihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan vihara, 'Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.'  Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di vihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!"&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MORAL DARI CERITA&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) 85% kesuksesan itu adalah karena SIKAP dan 15% karena kemampuan.&lt;br /&gt;2) SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus atau keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalai Lama biasa berkata : "Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegang teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh - dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan .... adalah hal yang akan mengubah hidup kita."&lt;br /&gt;Meredith Grey, Grey's Anatomy - Season 3 &lt;span style="color:#a13f00;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses !"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:white;"&gt;&lt;div style="BACKGROUND: #e4e4e4"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;(&lt;strong&gt;From:&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;a title="helena@samator.com" href="mailto:helena@samator.com" target="_blank"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Helena M.W&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8135172240727672002?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8135172240727672002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8135172240727672002' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8135172240727672002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8135172240727672002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/06/menjual-sisir-pada-biksu.html' title='MENJUAL SISIR PADA BIKSU'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8427133862383817057</id><published>2009-06-02T21:37:00.006+07:00</published><updated>2009-06-02T21:44:29.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>BAHAGIA ...itu .... ada di Hati Anda sendiri ...!!!</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div  style="color:#ffffff;"&gt;&lt;div style="WIDTH: 655px"&gt;&lt;div style="PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-LEFT: 0px; WIDTH: 406px; PADDING-RIGHT: 25px; FLOAT: left; HEIGHT: 1422px; PADDING-TOP: 0px"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;John C Maxwell suatu ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi&lt;br /&gt;pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di salah satu sesi, suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan. Yang namanya seminar selalu ada interaksi dua arah dari peserta seminar juga kan? (Kalau satu arah mah namanya khotbah.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini, "Miss Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Dan semua peserta penasaran menunggu jawaban Margaret. Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab, "Tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh ruangan langsung terkejut. "Tidak," katanya sekali lagi, "John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia." Seisi ruangan langsung menoleh ke arah Maxwell. (Kebayang ga malunya Maxwell saat itu.) Dan Maxwell juga menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar. Malu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, lanjut Margaret, "John Maxwell adalah seorang suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuatku bahagia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada suara bertanya, "Mengapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena," jawabnya, "tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, maksud dari Margaret adalah, tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu, hobimu. Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Karena yang bisa membuat dirimu bahagia adalah dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Kalau kamu sering merasa berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri, kamu tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya berita seorang rasul jaman dahulu kala. Ketika itu rasul tsb sedang dihimpit oleh keadaan. Ia disiksa dan dipenjara, ditolak kanan kiri.&lt;br /&gt;Tapi dalam surat-suratnya, tidak ada yg berisi keluh kesah. Justru sebaliknya! Sebagian besar surat-suratnya justru berisikan motivasi, berita gembira dan inspirasi. Rasul tsb bahagia. Meskipun keadaan sekelilingnya mungkin merupakan alasan ia tidak bahagia, namun ia tetap bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, seberapa cantik istrimu, atau sesukses apa hidupmu. Ini masalah pilihan: apakah kamu memilih untuk bahagia atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From:Mei Hwa [mailto:&lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:limmeihwa@yahoo.com" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;limmeihwa@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/" width="1" height="1" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8427133862383817057?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8427133862383817057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8427133862383817057' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8427133862383817057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8427133862383817057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/06/bahagia-itu-ada-di-hati-anda-sendiri.html' title='BAHAGIA ...itu .... ada di Hati Anda sendiri ...!!!'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-617976242292883178</id><published>2009-05-22T22:51:00.001+07:00</published><updated>2009-05-22T22:55:09.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Berbagi Kepada Sesama</title><content type='html'>Bill seorang yang besar, aneh, dan sederhana. Dia berpakaian janggal, dengan pakaian yang tidak pas. Ada beberapa teman yang berpikir pintar bila mengejeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang teman melihat sobekan kecil di kemejanya dan memberikan sobekan kecil lagi. Pekerja pabrik yang lain menambahkan sedikit sobekan lagi dan tidak lama sobekannya seperti pita yang terjuntai. Bill meneruskan kerjanya, dan ketika dia berjalan terlalu dekat dengan ban yang bergerak, sobekan kemejanya tersangkut di mesin. Dalam waktu singkat; lengan baju dan Bill berada dalam kesulitan. Alarm berbunyi, tombol-tombol ditarik, dan masalah terhindar. Tetapi mandor menyadari apa yang terjadi, memanggil para pekerja dan menceritakan kisah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya masih muda, saya bekerja di sebuah pabrik kecil. Di sana saya pertama kali bertemu dengan Mike. Dia berbadan besar dan jenaka, selalu membuat lelucon dan tipuan. Mike seorang pemimpin. Lalu ada seorang pengikut pengikut bernama Pete. Dia selalu bersama dengan Mike. Dan ada seorang laki-laki bernama Jake. Dia agak lebih tua dari kami, pendiam, tidak berbahaya, dan penyendiri. Dia selalu makan siang sendirian. Dia mengenakan celana bertambal yang sama selama tiga tahun. Dia tidak pernah ikut permainan yang kami mainkan di siang hari, gulat, sepatu kuda, dan sejenisnya. Dia bersikap acuh tak acuh, selalu sendirian di bawah pohon. Jake selalu menjadi sasaran lelucon. Dia sering menemukan katak di kotak makan malamnya atau tikus mati di topinya. Tetapi dia selalu menganggapnya itu lelucon yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu suatu musim gugur, Mike mengambil cuti beberapa hari untuk pergi berburu. Tentu saja Pete ikut. Dan mereka berjanji pada kami semua jika mereka mendapatkan sesuatu, maka mereka akan membawakan kami masing-masing satu bagian. Maka kami sangat senang ketika kami mendengar mereka kembali dan Mike mendapatkan rusa yang sangat besar. Kami mendengar lebih dari itu. Pete tidak pernah bisa menyimpan rahasia dan dia mengatakan kami mempunyai tipuan yang sangat besar untuk Jake. Mike memotong binatang itu dan membungkusnya dengan rapi untuk kami, dan untuk bahan lelucon, dia menyimpan telinga, ekor, dan kukunya. Akan sangat lucu ketika Jake membukanya. Mike membagikan bungkusannya siang hari. Masing-masing kami menerima bagian yang bagus, membukanya, dan berterima kasih padanya. Bungkusan terbesar disimpannya. Itu untuk Jake. Pete tidak sabar dan Mike kelihatan sangat puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, Jake duduk sendiri; dia berada di sisi yang jauh di sebuah meja yang besar. Mike mendorong bungkusan itu sehingga dia dapat meraihnya, dan kami semua duduk menunggu. Jake tidak pernah berkata banyak. Anda mungkin tidak tahu berapa kira-kira percakapan yang dibuatnya. Jake memegang bungkusan itu dengan erat dan bangkit dengan pelan. Dia tersenyum lebar pada Mike dan kemudian kami memperhatikan matanya berkilau. Jakunnya naik turun sejenak dan kemudian dia dapat mengendalikan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tahu kau tidak pernah melupakan aku," dia berterima kasih.&lt;br /&gt;"Aku tahu kau akan datang! Kau berbadan besar dan suka bercanda, tapi aku tahu kau memiliki hati yang baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menelan ludah lagi dan kemudian berkata pada kami.&lt;br /&gt;"Aku tahu aku tidak terlalu akrab dengan kalian, tapi aku tidak pernah bermaksud kasar, kalian tahu, aku mempunyai sembilan anak di rumah dan seorang istri yang sakit sudah empat tahun terbaring. Dan kadang-kala ketika keadaannya memburuk, aku harus merawatnya sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar gajiku untuk pergi ke dokter dan membeli obat. Anak-anak mengerjakan semua yang mereka bisa lakukan, tapi kadang kami tidak cukup makan. Mungkin kalian berpikir lucu ketika aku makan malam sendirian. Sebenarnya karena aku agak malu karena aku tidak selalu mempunyai sesuatu di antara roti isiku. Atau seperti hari ini, mungkin hanya ada lobak kasar di kotakku. Tapi aku ingin kalian tahu kalau daging ini sangat berarti untukku. Mungkin lebih dari setiap orang di sini karena malam ini anak-anakku...". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyeka air matanya dengan punggung tangannya. "...malam ini anak-anakku akan mempunyai...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menarik ikatannya. Kami memandang Jake dengan sungguh-sungguh sehingga kami tidak memperhatikan Pete dan Mike. Tetapi kami semua melihat mereka sekarang karena mereka mencoba merebut bungkusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi terlambat, Jake telah membuka bungkusnya dan sudah melihat hadiahnya. Dia memeriksa setiap kuku, telinga, dan kemudian dia memegang ekornya yang bergoyang lemas. Seharusnya menjadi lelucon yang sangat lucu, tapi tidak ada yang tertawa saat itu.&lt;br /&gt;Bagian tersulit adalah ketika Jake memandang dan berkata, "Terima Kasih," dan mencoba tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diam semua orang maju membawa bungkusan mereka dan meletakkannya di depan Jake karena mereka menyadari betapa hadiah kecil mereka mempunyai arti yang sangat besar bagi Jake ...sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian mandor itu menyelesaikan ceritanya dengan meninggalkan para pekerja.&lt;br /&gt;Dia tidak berkata lagi; tetapi sangat puas melihat tiap orang membagi makan siangnya dengan Bill, salah satu teman malah melepaskan kemejanya dan memberikannya kepada Bill.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-617976242292883178?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/617976242292883178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=617976242292883178' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/617976242292883178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/617976242292883178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/05/berbagi-kepada-sesama.html' title='Berbagi Kepada Sesama'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8020396419738632754</id><published>2009-04-17T16:34:00.003+07:00</published><updated>2009-04-17T16:41:59.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Orang-orang Advent Terkenal di Dunia - Bag I</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Prince&lt;/strong&gt; telah dibesarkan sebagai Masehi Advent Hari Ketujuh, namun kini merupakan anggota Jehovah's Witnesses (Saksi Yehova).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak anggota Jehovah's Witnesses telah mengkonfirmasi bahwa Prince adalah penganut aktif (pelajar Alkitab yang menghadiri pertemuan JW), walaupun dia tidak menjadi penuh "penerbit" .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang yang kenal dengan Prince dari dari kecil tidak heran bahwa ia akan mengambil minat dalam grup yang didedikasikan untuk intens belajarAlkitab. Prince dibesarkan sebagai anggota Advent dan selalu memiliki bakat rohani. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Philip Michael Thomas&lt;/strong&gt; adalah aktor film dan televisi berdarah Afro-Amerika . Dia terkenal terbaik pada perannya sebagai bintang "Ricardo 'Rico' Tubbs" pada tahun 1980-an yang populer dengan serial TV "Miami Vice". &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kredit lainnya termasuk The Wizard of Speed dan Time (1989) dan TV miniseries "Roots: The Next Generations" (1979).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Magic Johnson&lt;/strong&gt; dibesarkan sebagai Masehi Advent Hari Ketujuh di Michigan. Sejumlah anggota keluarganya masih anggota aktif Advent hingga sekarang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8020396419738632754?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8020396419738632754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8020396419738632754' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8020396419738632754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8020396419738632754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/04/orang-orang-advent-terkenal-di-dunia.html' title='Orang-orang Advent Terkenal di Dunia - Bag I'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-835680790805992082</id><published>2009-04-08T15:45:00.000+07:00</published><updated>2009-04-08T15:46:43.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Kisah Raja Setahun</title><content type='html'>Alkisah di zaman dulu, terdapat sebuah kerajaan yang setiap tahun mengganti raja yang memerintah. Orang yang akan menjadi raja harus menandatangani kontrak yang mengatakan, sesudah setahun menjadi raja, ia akan dikirim ke sebuah pulau yang sudah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu selesai masa jabatan, mantan raja akan dikirim ke pulau tsb dan hidup di sana. Mantan raja akan diberi pakaian kebesaran yang mewah dan diarak keliling kota, mengucapkan selamat tinggal pada rakyatnya. Boleh dikata, ini adalah saat yang paling menyedihkan bagi semua raja yang memerintah setahun. Selesai keliling kota, mantan raja dibawa ke pantai dan diantar dengan perahu ke sebuah pulau terpencil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun, usai mengantar mantan raja ke tempat tinggalnya yang baru, rakyat kerajaan itu menemukan kapal yang baru saja tenggelam dan seorang pemuda berhasil menyelamatkan diri dengan berpegang pada sepotong papan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perlu raja baru, mereka lalu menawarkan jabatan twsb kepada pemuda itu. Awalnya si pemuda menolak. Sesudah dibujuk, si pemuda bersedia dan mereka menjelaskan peraturan yang berlaku di kerajaannya. Bahwa masa jabatannya hanya setahun dan sesudah itu ia akan dikirim ke pulau terpencil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah tiga hari menjadi raja, pemuda itu minta beberapa menteri untuk menunjukkan pulau yang akan menjadi tempat tinggalnya nanti sesudah berhenti menjadi raja. Mereka wsetuju dan mengantar raja baru itu ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau tsb ternyata ditutupi hutan lebat. Dari pantai saja sudah terdengar suara binatang buas. Raja lalu meninjau hutan dengan barisan pelindung dan pengawal, ia menemukan tulang belulang semua raja yang pernah memerintah di kerajaan tersebut. Segera ia paham bahwa para mantan raja ini tewas dimakan binatang buas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali ke istana, raja minta disediakan 100 pekerja kuat. Ia lalu membawa mereka ke pulau tersebut dan menugaskan mereka membuka dan membersihkan hutan. Memindahkan semua binatang buas, ia akan memeriksa hasil pekerjaan mereka tiap bulan.&lt;br /&gt;Pada bulan pertama, semua binatang buas berhasil dipindahkan ke pulau lain, bulan kedua, hutan mulai terbuka. Raja lalu menyuruh para pekerja untuk bercocok tanam di pulau tersebut. Sesudah tanaman mulai tumbuh, ia memerintahkan membawa ayam, bebek, burung, kambing dan sapi untuk diternak di sana.Sesudah itu raja memerintahkan para pekerja membangun rumahbesar lengkap dengan dermaga untuk kapal dengan gaji yang diterimanya. Beberapa bulan kemudian, pulau terpencil yang menakutkan itu menjadi pulau indah. Sementara itu raja muda tersebut mengenakan pakaian sederhana dan mengirimkan semua penghasilannya untuk membangun pulau tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan ke sembilan raja muda ini memanggil para menteri dan berkat kepada mereka, ia tahu bahwa ia akan dikirim ke pulau sesudah satu tahun, tapi ia bersedia berangkat sekarang juga. Para menteri menolak dan meminta raja menyelesaikan masa jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya masa perpisahan itu datang juga. Orang-orang mendandani pemuda itu dengan pakaian indah dan mewah lalu diarak keliling seluruh kerajaan untuk mengucapkan selamat tinggal pada rakyat. Raja muda itu tampak gembira, rakyat jadi heran dan bertanya "Mengapa Anda tampak gembira dan tertawa? semua raja menangis pada saat-saat seperti ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mencoba menerapkan pepatah yang mengatakan, ketika kita lahir ke dunia, kita menangis dan semua orang tertawa. Jalani hidup ini sedemikian rupa hingga ketika meninggal, orang-orang menangis dan kita tertawa. Saya sudah menjalani hidup seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semua raja lainnya tenggelam dalam kemewahan kerajaan, saya selalu memikirkan masa depan dan merencanakannya. Hasilnya sekarang saya punya tempat tinggal yang damai, tenang dan indah." kata raja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral cerita:&lt;br /&gt;- Kita perlu merencanakan masa depan secara baik, lalu melaksanakan rencana itu sebaik mungkin. DI saat senang jangan hidup berlebihan&lt;br /&gt;- Di masa hidup kita, kita juga harus menyiapkan kehidupan sesudah mati, jangan tenggelam dalam hal keduniawian dan melupakan dunia akhirat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-835680790805992082?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/835680790805992082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=835680790805992082' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/835680790805992082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/835680790805992082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/04/kisah-raja-setahun.html' title='Kisah Raja Setahun'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8226199104196293926</id><published>2009-03-31T17:11:00.001+07:00</published><updated>2009-03-31T17:13:35.856+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Buku Tabungan</title><content type='html'>Priya menikah dengan Hitesh. Pada pesta pernikahan, ibu Priya memberinya sebuah buku tabungan. Di dalamnya berisi tabungan sejumlah Rs.1000 (Rp 246.000). Dia berkata, "Priya, terimalah buku tabungan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan sebagai buku catatan dari kehidupan pernikahanmu. Jika ada satu peristiwa bahagia atau yang bisa dikenang, masukkan sejumlah uang tabungan di dalamnya. Tulis kejadian yang kamu alami di baris catatan yang ada di sampingnya. Semakin besar kenangan terhadap peristiwa itu, masukkan uang tabungan yang lebih besar. Ibu sudah melakukan di awal pernikahanmu ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan selanjutnya bersama Hitesh. Saat kamu melihat kembali tahun-tahun yang telah berlalu, kamu akan mengetahui betapa bahagianya kehidupan pernikahan yang kamu miliki."Priya memberitahukan hal ini kepada Hitesh setelah pesta usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua setuju bahwa ini adalah ide yang sangat bagus dan mereka tidak sabar menanti saatnya untuk memasukkan tambahan uang tabungan ke dalam buku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang mereka lakukan setelah beberapa waktu :&lt;br /&gt;- 7 Februari : Rs 100 (Rp 24.600), perayaan ultah pertama untuk Hitesh setelah menikah.&lt;br /&gt;- 1 Maret : Rs 300 (Rp 73.800), gaji Priya naik&lt;br /&gt;- 20 Maret : Rs 200 (Rp 49.200), berlibur ke Bali&lt;br /&gt;- 15 April : Rs 2.000 (Rp 492.000), Priya hamil&lt;br /&gt;- 1 Juni ; Rs 1,000 (Rp 246.000), Hitesh dipromosikan ... dan seterusnya ...Akan tetapi setelah beberapa tahun berlalu, mereka mulai beradu pendapat dan bertengkar untuk hal-hal yang sepele. Mereka saling diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menyesal telah menikahi orang yang paling buruk di dunia ... tidak ada lagi cinta ... sesuatu yang sangat tipikal di masa ini.Suatu hari Priya berkata pada ibunya, "Ibu, kami tidak bisa bertahan lagi. Kami setuju untuk bercerai. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana saya telah memutuskan menikah dengan orang ini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibunya menjawab, "Baiklah, apa pun yang kamu ingin kerjakan kalau sudah tidak bisa bertahan. Tetapi sebelum kamu melangkah lebih jauh, tolong lakukan hal ini. Ingat buku tabungan yang ibu berikan saat pesta pernikahan kalian? Ambil semua uangnya dan belanjakan sampai habis. Kamu tidak bisa terus menyimpan catatan di buku tabungan itu untuk sebuah pernikahan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Priya berpikir bahwa itu benar. Jadi dia pergi ke bank, menunggu di antrian dan berencana menutup buku tabungan itu. Ketika menunggu, dia melihat catatan yang ada di buku tabungan di tangannya. Dia melihat, melihat, dan melihat. Kemudian ingatan akan semua kebahagiaan dan sukacita di masa-masayang telah lewat muncul kembali di pikirannya. Air mata menggenang dan berurai di pipinya. Kemudian dia bergegas meninggalkan bank dan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di rumah, Priya memberikan buku tabungan itu pada Hitesh, dan memintanya untuk memasukkan sejumlah uang ke tabungan itu sebelum mereka bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari esoknya, Hitesh mengembalikan buku tabungan itu pada Priya. Dia menemukan tambahan tabungan sebesar Rs 5000 (Rp 1.230.000) dengan catatan didalam buku tabungan: 'Ini adalah hari dimana saya menyadari betapa saya mencintaimu sepanjang tahun-tahun yang telah kita lewati. Betapa besar kebahagiaan telah kamu bawa untukku." Mereka berdua berpelukan dan menangis, dan meletakkan buku tabungan itu kembali di tempat semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu berapa uang yang terkumpul saat mereka pensiun? Saya tidak bertanya pada mereka. Saya percaya uang bukan masalah lagi setelah mereka berhasil melalui tahun-tahun yang indah di sepanjang kehidupan pernikahan mereka.* * * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat engkau jatuh, jangan melihat tempat di mana kamu jatuh, tetapi lihatlah tempat di mana kamu mulanya tergelincir. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Hidup adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(From: "Erna Kusuma")&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8226199104196293926?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8226199104196293926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8226199104196293926' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8226199104196293926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8226199104196293926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/03/buku-tabungan.html' title='Buku Tabungan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2054508665669442976</id><published>2009-03-24T10:47:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T10:47:57.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Besarnya Penghargaan</title><content type='html'>Seorang penjual daging mengamati suasana sekitar tokonya. Ia sangat terkejut melihat seekor anjing datang ke samping tokonya. Ia mengusir anjing itu, tetapi anjing itu kembali lagi. Maka, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada suatu catatan di mulut anjing itu. Ia mengambil catatan itu dan membacanya, "Tolong sediakan 12 sosis dan satu kaki domba. Uangnya ada di mulut anjing ini."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penjual daging melihat ke mulut anjing itu dan ternyata ada uang sebesar 10 dollar di sana. Segera ia mengambil uang itu, kemudian ia memasukkan sosis dan kaki domba ke dalam kantung plastik dan diletakkan kembali di mulut anjing itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penjual daging sangat terkesan. Kebetulan saat itu adalah waktu tutup tokonya, ia menutup tokonya dan berjalan mengikuti si anjing.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan dan sampai ke tempat penyeberangan jalan. Anjing itu meletakkan kantung plastiknya, melompat dan menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu dengan sabar dengan kantung plastik di mulut, sambil menunggu lampu penyeberang berwarna hijau. Setelah lampu menjadi hijau, ia menyeberang sementara si penjual daging mengikutinya. Anjing tsb kemudian sampai ke perhentian bus, dan mulai melihat "Papan informasi jam perjalanan ".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penjual daging terkagum-kagum melihatnya. Si anjing melihat "Papan informasi jam perjalanan " dan kemudian duduk disalah satu bangku yang disediakan. Sebuah bus datang, si anjing menghampirinya dan melihat nomor bus dan kemudian kembali ke tempat duduknya. Bus lain datang. Sekali lagi bus lainnya datang. Sekali lagi si anjing menghampiri dan melihat nomor busnya. Setelah melihat bahwa bus tersebut adalah bus yang benar, si anjing naik. Si penjual daging, dengan kekagumannya mengikuti anjing itu dan naik ke bus tersebut. Bus berjalan meninggalkan kota, menuju ke pinggiran kota. Si anjing Melihat pemandangan sekitar. Akhirnya ia bangun dan bergerak ke depan bus, ia berdiri dengan 2 kakinya dan menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar, kantung plastik masih tergantung di mulutnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan sambil dikuti si penjual daging. Si anjing berhenti pada suatu rumah, ia berjalan menyusuri jalan kecil dan meletakkan kantung plastik pada salah satu anak tangga. Kemudian, ia mundur, berlari dan membenturkan dirinya ke pintu. Ia mundur, dan kembali membenturkan dirinya ke pintu rumah tsb. Tidak ada jawaban dari dalam rumah, jadi si anjing kembali melalui jalan kecil, melompati tembok kecil dan berjalan sepanjang batas kebun tersebut. Ia menghampiri jendela dan membenturkan kepalanya beberapa kali, berjalan mundur, melompat balik dan menunggu di pintu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penjual daging melihat seorang pria tinggi besar membuka pintu dan mulai menyiksa anjing tersebut, menendangnya, memukulinya, serta menyumpahinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penjual daging berlari untuk menghentikan pria tersebut, "Apa yang kau lakukan ..? Anjing ini adalah anjing yg jenius. Ia bisa masuk televisi untuk kejeniusannya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pria itu menjawab, "Kau katakan anjing ini pintar ...? Dalam minggu ini sudah dua kali anjing bodoh ini lupa membawa kuncinya ..!"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin hal serupa pernah terjadi dalam kehidupan Anda. Sesuatu yang bagi Anda kurang memuaskan, mungkin adalah sesuatu yang sangat luar biasa bagi orang lain. Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita. Pemilik anjing tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus pada kesalahannya semata, sehingga menganggapnya anjing yang bodoh. Sebaliknya, sang pemilik toko menganggap anjing tersebut luar biasa pintarnya karena mampu berbelanja sendirian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa setiap harinya kita menghadapi pilihan yang sama. Kita punya dua pilihan dalam menghadapi hidup ini, apakah hendak mengeluh atas berbagai hal yang kurang memuaskan, atau bersyukur atas berbagai karunia yang telah kita terima. Semuanya terpulang pada diri Anda sendiri. Tetapi jangan lupa mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan telah mengkaruniai Anda dengan 86.400 detik per hari. Sudah adakah yang Anda gunakan untuk mengucap syukur?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2054508665669442976?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2054508665669442976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2054508665669442976' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2054508665669442976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2054508665669442976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/03/besarnya-penghargaan.html' title='Besarnya Penghargaan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6787487549473902972</id><published>2009-03-16T12:11:00.004+07:00</published><updated>2009-03-16T12:18:10.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Sang Dadu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;div&gt;Ketika saya pulang di sebuah senja, saya masih melihatnya duduk di sana. Seorang wanita empat puluhan duduk kiosnya di tepi seruas jalan di kotaku yang telah ribuan kali kulewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan tahun yang lalu ketika usia saya masih belum genap sembilan tahun, kios itu sudah ada di sana. Menjajakan majalah, koran, dan sejumlah barang kelontong. Ketika itu mobil berhenti di depan kiosnya dan wanita itu datang menghanpiri membawa apa yang biasanya kami inginkan, majalah Ananda dan Bobo buat saya serta majalah Tempo dan Intisari untuk ayah. Demikian terjadi sepekan sekali sepulang sekolah selama bertahun-tahun hingga tiba saatnya saya beranjak remaja dan berganti selera baca, saya tak lagi menemui wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekonyong-konyong di senja itu, tatapan mata saya ke luar angkot yang tengah membawa saya pulang ke rumah, menyapu kios itu dan wanita yang sama di dalamnya. Bedanya, kali ini tak lagi menjajakan koran dan majalah. Hanya rokok, minuman cola, air mineral, dan sejumlah barang lain. Apakah itu semacam kemunduran perniagaan, saya tak tahu persis. Yang tampak jelas bagi sel-sel kelabu saya adalah kenyataan bahwa ia, untuk menafkahi hidupnya, masih saja duduk di tempat yang sama, setelah lewat bertahun-tahun. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore lain dalam sebuah gerbong kereta yang saya tumpangi, saya menatap puluhan gubuk dan rumah petak di sepanjang lintasan rel yang menuju stasiun Senen. Benak saya digelayuti iba dan juga pertanyaan. Sejumlah gerobak mie ayam melintas di jendela dengan cepat. Apa yang begitu menarik dari kota ini, begitu pertanyaan saya, sehingga mereka sanggup bertahan dalam&lt;br /&gt;kepapaannya di tengah gemuruh Jakarta yang keras. *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Apakah itu nasib? Adakah nasib yang membuat Ibu penjaja koran yang tinggal di Semarang dan mereka yang tinggal di kompleks kumuh Jakarta tetap bertahan di sana? Bagaimana bisa kita memahami nasib? Saya tak bisa. Tetapi keponakan saya yang berumur lima tahun punya petunjuknya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya sedang bermain berdua dengannya: Ular-Tangga. Setelah beberapa lama bermain dan bosan mulai merambati benak, saya meraih surat kabar dan mulai membaca-baca. Nanda, keponakan saya itu, kemudian berkata, "Ayo jalan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gililan Om. Kalo nggak jalan juga, Om bakal nggak naik-naik, di situ telus, dan mainnya nggak selesai-selesai."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tersadar. Ular-Tangga, permainan semasa kita kanak-kanak, adalah contoh yang bagus tentang permainan nasib manusia. Ada petak-petak yang harus dilewati. Ada Tangga yang akan membawa kita naik ke petak yang lebih tinggi. Ada Ular yang akan membuat kita turun ke petak&lt;br /&gt;di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hidup. Dan sedang bermain dengan banyak papan Ular-Tangga. Ada papan yang bernama sekolah. Ada papan yang bernama karir. Suka atau tidak dengan permainan yang sedang dijalaninya, setiap orang harus melangkah. Atau ia terus saja ada di petak itu. Suka tak suka, setiap orang harus mengocok dan melempar dadunya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dan sebatas itulah ikhtiar manusia: melempar dadu (dan memprediksi hasilnya dengan teori peluang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Ular yang akan kita temui, ataukah Tangga, Allah lah yang mengatur. Dan disitulah Nasib. Kuasa kita hanyalah sebatas melempar dadu. Malangnya, ada juga manusia yang enggan melempar dadu dan menyangka bahwa itulah nasibnya. Bahwa di situlah nasibnya, di petak itu. Mereka yang malang itu, terus saja ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menerima keadaan sebagai Nasib, tanpa pernah melempar dadu. Mereka yang takut melempar dadu, takkan pernah beranjak ke mana-mana. Mereka yang enggan melempar dadu, takkan pernah menyelesaikan permainannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali menemui Ular, lemparkan dadumu kembali. Optimislah bahwa di antara sekian lemparan, kau akan menemukan Tangga. Beda antara orang yg optimis dan pesimis bila keduanya sama-sama gagal, Si Pesimis menemukan kekecewaan dan Sang Optimis mendapatkan harapan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(From: Haryono )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6787487549473902972?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6787487549473902972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6787487549473902972' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6787487549473902972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6787487549473902972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/03/sang-dadu.html' title='Sang Dadu'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-714384259925836568</id><published>2009-03-03T17:13:00.000+07:00</published><updated>2009-03-03T17:16:13.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Lakukan Sekarang</title><content type='html'>Seorang biksu tua dalam biara mengajak muridnya yang masih muda untuk pergi turun gunung mencari sedekah. Di dalam perjalan pulang mereka bertemu dengan seorang nenek tua yang hampir menemui ajalnya karena kelaparan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biksu tua segera memerintahkan muridnya untuk meninggalkan makanan dan sedikit uang kepada nenek tua itu, akan tetapi muridnya merasa enggan.  Biksu tua lalu menasehati muridnya itu dengan berkata, "Mati hidup dan pahala itu hanya terletak pada sekilas pikiran, uang dan makanan tersebut bagi kita hanyalah sekedar untuk mempertahankan hidup kita untuk sementara saja. Akan tetapi bagi nenek tua itu, benda-benda tersebut dapat menolong nyawanya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid biksu tua itu setengah mengerti setengah tidak, dengan hormat dan berhati-hati dia berkata, "Bimbingan Guru selamanya akan murid camkan dalam hati, suatu hari nanti jika murid berhasil memajukan biara dan ketika telah terkumpul banyak uang dan pangan, pasti membantu dan menolong rakyat miskin." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sangka setelah mendengarkan kata-kata itu biksu tua hanya menghela nafas sambil menggeleng-gelengkan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian, biksu tua ini telah hampir mencapai ajalnya. Sebelum ajalnya tiba dia telah menyerahkan sebuah kitab sutra kepada muridnya, mulutnya bergerak-gerak ingin mengatakan sesuatu tapi tidak keburu mengucapkan sepatah kata pun, biksu tua itu telah berpulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muridnya yang masih muda ini setelah mewarisi kedudukannya, sangat piawai dalam memimpin biara. Dia tak henti-hentinya memperluas biara kecil yang sudah usang itu. Di dalam hati muridnya ini berpikir, tunggu hingga perluasan biara ini rampung, saya pasti bersungguh-sungguh melaksanakan bimbingan dari biksu tua untuk menolong masyarakat secara luas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi setelah biaranya sudah mencapai skala tertentu, dalam hatinya berpikir lagi, tunggu biara ini mencapai skala yang lebih besar lagi, baru saya laksanakan perbuatan amal untuk menolong masyarakat. Waktu berlalu dengan cepat, ketika murid ini sudah mencapai umur 80-an, kuilnya juga sudah menjadi besar dan mentereng, juga memiliki sawah ratusan hektar. Akan tetapi, selama puluhan tahun ini, dikarenakan sibuk dengan pembangunan kuil, telah mengabaikan perbuatan amal (kebaikan), akhirnya dia tidak pernah melaksanakan satu hal apapun yang bisa mendatangkan pahala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ajalnya tiba, murid ini tiba-tiba teringat kepada buku sutra yang ditinggalkan oleh biksu tua. Ketika dia membuka halaman judul dari buku itu, tertera tulisan nasihat biksu tua yang ketika itu tidak sempat biksu tua tunjukkan : "Memberi pertolongan kepada orang satu kali, melebihi melafalkan sutra (kitab suci agama Buddha) selama sepuluh tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, menolong orang itu tidak perlu menunggu setelah kita sendiri memiliki kemampuan yang cukup baru melaksanakannya. Penting untuk diketahui bahwa mengulurkan tangan memberi bantuan kepada orang lain dengan kemampuan yang kita miliki, akan mengandung makna yang lebih mendalam. Hati belas kasih yang timbul untuk menolong orang lain, merupakan watak hakiki yang nampak secara alami, dijalankan dan dilaksanakan kapan dan dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja yang harus menunggu setelah kita memiliki kemampuan yang cukup, sebenarnya adalah suatu alasan untuk menutupi ketidak relaan hati kita untuk berkorban.&lt;br /&gt;(The Epoch Times/lin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by: "Victor Jaya"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-714384259925836568?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/714384259925836568/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=714384259925836568' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/714384259925836568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/714384259925836568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/03/lakukan-sekarang.html' title='Lakukan Sekarang'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-1672249716631032909</id><published>2009-02-19T17:33:00.001+07:00</published><updated>2009-02-19T17:41:40.018+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Tidak ada yang kekal</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;div style="BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,255)"&gt;&lt;div style="WIDTH: 655px"&gt;&lt;div style="PADDING-RIGHT: 25px; PADDING-LEFT: 0pt; FLOAT: left; PADDING-BOTTOM: 0pt; MARGIN: 0pt; WIDTH: 470px; PADDING-TOP: 0pt"&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suatu ketika ada seorang janda yang sangat berduka karena anak satu-satunya mati. Sembari membawa jenasah anaknya, wanita ini menghadap Sang Guru untuk meminta mantra atau ramuan sakti yang bisa menghidupkan kembali anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru mengamati bahwa wanita di hadapannya ini tengah tenggelam dalam kesedihan yang sangat mendalam, bahkan sesekali ia meratap histeris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru berujar: Aku akan menghidupkan kembali anakmu, tapi aku membutuhkan sebutir biji lada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu saja syaratnya? tanya wanita itu dengan keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya, biji lada itu harus berasal dari rumah yang anggota penghuninya belum pernah ada yang mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semangat 45, wanita itu langsung beranjak dari tempat itu, hatinya sangat entusias, Guru ini memang sakti dan baik sekali, dia akan menghidupkan anakku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mendatangi sebuah rumah, mengetuk pintunya, dan bertanya: Tolonglah saya. Saya sangat membutuhkan satu butir biji lada. Maukah Anda memberikannya? Oh, boleh saja, jawab tuan rumah. Anda baik sekali Tuan, tapi maaf, apakah anggota rumah ini belum pernah ada yang mati? Oh, ada, paman kami meninggal tahun lalu. Wanita itu segera berpamitan karena dia tahu bahwa ini bukan rumah yang tepat untuk meminta biji lada yang dibutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengetuk rumah-rumah berikutnya, semua penghuni rumah dengan senang hati bersedia memberikan biji lada untuknya, tetapi ternyata tak satu pun rumah yang terhindar dari peristiwa kematian sanak saudaranya. Ayah kami barusan wafat. Kakek kami sudah meninggal Ipar kami tewas dalam kecelakaan minggu lalu dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke mana pun dia pergi, dari gubuk sampai istana, tak satu tempat pun yang memenuhi syarat tidak pernah kehilangan anggotanya. Dia malah terlibat dalam mendengarkan cerita duka orang lain. Berangsur-angsur dia menyadari bahwa dia tidak sendirian dalam penderitaan ini; tak seorang pun yang terlepas dari penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penghujung hari, wanita ini kembali menghadap Sang Guru dalam keadaan batin yang sangat berbeda dengan sebelumnya. Dia mengucap lirih, Guru, saya akan menguburkan anak saya. Sang Guru hanya mengangguk seraya tersenyum lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima kenyataan yang terjadi adalah obat mujarab untuk rasa sakit yang dialami manusia.&lt;br /&gt;Kalau anda memaksa untuk mengubah sesuatu yang tidak bisa anda ubah, atau anda melarikan diri dengan menghindari kenyataan yang ada, anda akan semakin menyakiti diri sendiri...anda akan semakin jauh tenggelam dalam penderitaan batin yang berkepanjangan..&lt;br /&gt;Terimalah itu sebagai kenyataan.. bukan hanya anda saja yang menderita.. orang lain bisa mengalami hal yang sama seperti yang anda alami.  Tergantung sikap hati kita.. tergantung menyerahan hati kita kepada Tuhan..Tergantung semangat hidup kita untuk tetap memandang jauh ke depan..&lt;br /&gt;kematian sebenarnya adalah ketika anda mulai berputus asa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah !!.. karena hidup ini harus dihadapi !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipus udel&lt;br /&gt;Motivator&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;From: &lt;/span&gt;&lt;a title="vincent@kudus.puragroup.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;vincent&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  width="1" style="color:white;"&gt;__._,_.___&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-1672249716631032909?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/1672249716631032909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=1672249716631032909' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1672249716631032909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1672249716631032909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/02/tidak-ada-yang-kekal.html' title='Tidak ada yang kekal'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-599994002069571598</id><published>2009-02-05T13:55:00.002+07:00</published><updated>2009-02-05T14:02:31.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Empat Skenario</title><content type='html'>Skenario 1&lt;br /&gt;Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi. Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong tersebut. Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untukmenggoyang-goyangkan kaki. Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh. Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak, handphone bapak barusan jatuh nih," kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut? Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario 2&lt;br /&gt;Sekarang kita beralih kepada skenario kedua. Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya. Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung memberikannyakepada kita. Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari handphone kita hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone kita sambil berkata, "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut? Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut. Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa terimakasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang yang langsung memberikan handphone itu kepada kita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario 3&lt;br /&gt;Marilah kita beralih kepada skenario ketiga. Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, hingga kita menyadari handphone kita tidak ada di kantong kita saat kita sudah turun dari kereta. Kita pun panik dan segera menelepon ke nomor handphone kita, berharap ada orang baik yang menemukan handphone kita dan bersedia mengembalikannya kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sejak tadi menemukan handphone kita (namun tidak memberikannya kepada kita) menjawab telepon kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Halo, selamat siang, Pak. Saya pemilik handphone yang ada pada bapak sekarang," kita mencoba bicara kepada orang yang sangat kita harapkanberbaik hati mengembalikan handphone itu kembali kepada kita.Orang yang menemukan handphone kita berkata, "Oh, ini handphone bapak ya.Okedeh, nanti saya akan turun di stasiun berikut. Biar bapak ambil di sana nanti ya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit rasa lega dan penuh harapan, kita pun pergi ke stasiun berikut dan menemui "orang baik" tersebut. Orang itu pun memberikan handphone kita yang telah hilang. Apa yang akan kita lakukan pada orang tersebut? Satu hal yang pasti, kita akan mengucapkan terima kasih, dan seperti nya akan lebih besar daripada rasa terima kasih kita pada skenario kedua bukan? Bukan tidak mungkin kali ini kita akan memberikan hadiah kecil kepada orangyang menemukan handphone kita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario 4&lt;br /&gt;Terakhir, mari kita perhatikan skenario keempat. Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, kita turun dari kereta dan menyadari bahwa handphone kita telah hilang, kita mencoba menelepon tetapi tidak ada yang mengangkat. Sampai akhirnya kita tiba di rumah. Malam harinya, kita mencoba mengirimkan SMS :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak / Ibu yang budiman. Saya adalah pemilik handphone yang ada pada bapak / ibu sekarang. Saya sangat mengharapkan kebaikan hati bapak / ibu untuk dapat mengembalikan handphone itu kepada saya. Saya akan memberikan imbalan sepantasnya. "SMS pun dikirim dan tidak ada balasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah putus asa. Kita kembali mengingat betapa banyaknya data penting yang ada di dalamhandphone kita. Ada begitu banyak nomor telepon teman kita yang ikut hilang bersamanya. Hingga akhirnya beberapa hari kemudian, orang yang menemukan handphone kitamenjawab SMS kita, dan mengajak ketemuan untuk mengembalikan handphone tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kira-kira perasaan kita? Tentunya kita akan sangat senang dan segera pergi ke tempat yang diberikan oleh orang itu. Kita pun sampai di sana dan orang itu mengembalikan handphone kita. Apa yang akan kita berikan kepada orang tersebut? Kita pasti akan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepadanya, dan mungkin kita akan memberikannya hadiah (yang kemungkinan besar lebih berharga dibandingkan hadiah yang mungkin kita berikan di skenario ketiga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MoralApa yang kita dapatkan dari empat skenario cerita di atas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada keempat skenario tersebut, kita sama-sama kehilangan handphone, dan ada orang yang menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pertama menemukannya dan langsung mengembalikannya kepada kita. Kita berikan dia ucapan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kedua menemukannya dan memberikan kepada kita sesaat sebelum kita turun dari kereta. Kita berikan dia ucapan terima kasih yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang ketiga menemukannya dan memberikan kepada kita setelah kita turun darikereta.Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah dengan sedikit hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang keempat menemukannya, menyimpannya selama beberapa hari, setelah itubaru mengembalikannya kepada kita. Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah hadiah yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah hal yang aneh di sini. Cobalah pikirkan, di antara keempat orang di atas, siapakah yang paling baik? Tentunya orang yang menemukannya dan langsung memberikannya kepada kita, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah orang pada skenario pertama. Namun ironisnya, dialah yang mendapatkan reward paling sedikit di antara empat orang di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakah orang yang paling tidak baik? Tentunya orang pada skenario keempat, karena dia telah membuat kita menunggu beberapa hari dan mungkin saja memanfaatkan handphone kita tersebut selama itu. Namun, ternyata dia adalah orang yang akan kita berikan reward paling besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Kita memberikan reward kepada keempat orang tersebut secara tulus, tetapi orang yang seharusnya lebih baik dan lebih pantas mendapatkan banyak, kita berikan lebih sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, kenapa bisa begitu? Ini karena rasa kehilangan yang kita alami semakin bertambah di setiap skenario.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada skenario pertama, kita belum berasa kehilangan karena kita belum sadar handphone kita jatuh, dan kita telah mendapatkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada skenario kedua, kita juga belum merasakan kehilangan karena saat itu kita belum sadar, tetapi kita membayangkan rasa kehilangan yang mungkin akan kita alami seandainya saat itu kita sudah turun dari kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada skenario ketiga, kita sempat merasakan kehilangan, namun tidak lama kita mendapatkan kelegaan dan harapan kita akan mendapatkan handphone kita kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada skenario keempat, kita sangat merasakan kehilangan itu.Kita mungkin berpikir untuk memberikan sesuatu yang besar kepada orang yangmenemukan handphone kita, asalkan handphone itu bisa kembali kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kehilangan yang bertambah menyebabkan kita semakin menghargai handphoneyang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, adakah sesuatu yang kurang kita syukuri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu berupa rumah, handphone, teman-teman, kesempatan kuliah, kesempatan bekerja, atau hal lain.Namun, apakah yang akan terjadi apabila segalanya hilang dari genggaman kita. Kita pasti akan merasakan kehilangan yang luar biasa. Saat itulah, kita baru dapat mensyukuri segala sesuatu yang telah hilang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah kita perlu merasakan kehilangan itu agar kita dapat bersyukur? Sebaiknya tidak. Syukurilah segala yang kita miliki, termasuk hidup kita, selagi itu masih ada. Jangan sampai kita menyesali karena tidak bersyukur ketika itu telah lenyap dari diri kita. Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh. Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh. Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan. Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: Shinta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-599994002069571598?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/599994002069571598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=599994002069571598' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/599994002069571598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/599994002069571598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/02/empat-skenario.html' title='Empat Skenario'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6793210348653662076</id><published>2009-01-30T13:57:00.002+07:00</published><updated>2009-01-30T13:59:54.289+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Jadilah Atasan yang Melayani</title><content type='html'>&lt;div class="judulisiberita" style="MARGIN: 5px 0px"&gt;Pelajaran "Servant Leadership" yang diajarkan Tuhan kita Yesus Kristus ribuan tahun lalu, baru "ditemukan kembali" oleh seorang yang bernama Robert K. Greenleaf, di tahun 1970.&lt;/div&gt;&lt;div class="judulisiberita" style="MARGIN: 5px 0px"&gt;Bagaimana penerapannya di dunia modern sekarang ini? Mungkin artikel di bawah bisa diambil hikmahnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="judulisiberita" style="MARGIN: 5px 0px"&gt;Jumat, 30 Januari 2009  12:21 WIB&lt;/div&gt;&lt;div id="article_body"&gt;&lt;p&gt;Buang jauh-jauh kebiasaan memerintah anak buah seenaknya. Atasan juga mempunyai tanggung jawab memberikan pelayanan memuaskan kepada bawahannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dulu, kebanyakan model kepemimpinan yang diterapkan adalah menempatkan bawahan sebagai sosok yang ditindas, dan diperintah seenaknya. Sekarang, model seperti itu sudah dianggap usang, karena hanya bisa mencapai target perusahaan dalam jangka pendek. Sebagai gantinya, kini banyak perusahaan yang mulai menerapkan model kepemimpinan pelayan atau &lt;em&gt;servant leadership&lt;/em&gt;, yang memprioritaskan pemberdayaan karyawan sebagai 'tiket' untuk mencapai target dan keuntungan bagi perusahaan dalam jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jadikan partner&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya, kepemimpinan pelayan bukanlah model baru. Konsep ini sudah diperkenalkan oleh Robert K.Greenleaf, seorang konsultan manajemen perusahaan AT&amp;amp;T di Amerika, sejak tahun 1970.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam esainya yang berjudul &lt;em&gt;The Servant as Leader&lt;/em&gt;, Greenleaf menekankan, bila seseorang ingin menjadi pemimpin yang efektif dan berhasil, ia harus lebih dulu memiliki motivasi dan hasrat yang besar untuk memenuhi kebutuhan orang lain (bawahan, atasan, dan pelanggan). Dalam hal ini, atasan harus mampu mendorong bawahan untuk mencapai potensi optimalnya Mengapa demikian?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bawahan yang sudah berhasil mencapai potensi optimalnya akan bisa merasakan kepuasan bekerja, dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap pekerjaan. Sehingga, mereka akan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan atau konsumen yang dilayani. Tentu saja hal ini akan menjadi nilai tambah perusahaan, karena efeknya membuat pelanggan menjadi loyal. Ujung-ujungnya, keun tungan finansial perusahaan akan meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam esensinya, pemimpin pelayan menawarkan sebuah konsep kepemimpinan yang mencetak pemimpin lain (regenerasi) dan bukan hanya mencetak anak buah. Pemimpin pelayan berpikir bahwa pada waktunya nanti, ia akan menyerahkan jabatannya kepada pemimpin lain. Sehingga, ia harus mempersiapkan anak buahnya menjadi pemimpin masa depan. Karena itu, pemimpin pelayan memosisikan para bawahannya sebagai partner untuk mencapai tujuan bersama. Mereka juga diberi ruang yang bebas untuk mengembangkan potensi masing-masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada beberapa keterampilan kunci yang perlu dimiliki dan diasah seorang pemimpin untuk menjalankan kepemimpinar 'pelayan' yakni:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Peka membaca situasi (&lt;em&gt;awareness&lt;/em&gt;) dan kemampuan untuk mendengarkan apa yang tersirat maupun tersurat dari kondisi yang dialami bawahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Empati dan kemampuan untuk membantu bawahan dengan solusi dan saran yang tepat (&lt;em&gt;healing&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Kemampuan persuasif, yakni kemampuan meyakinkan bawahan untuk patuh pada aturan, tanpa bersifat memaksa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Kemampuan konseptual,yakni kemampuan memimpin dan merumuskan visi bersama dan kemampuan untuk melihat akar permasalahan dan jalan keluarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Agar tetap dihargai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selain membekali diri dengan berbagai keterampilan di atas, Anda juga perlu 'merangkul' bawahan untuk mendukung kepemimpinan Anda. Tapi, ada kalanya saat Anda mencoba 'melayani' bawahan, mereka malah 'ngelunjak'. Nah, agar hal itu tidak terjadi, Anda dapat menerapkan langkah-langkah berikut ini:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Buatlah forum untuk mengomunikasikan dan mensosialisasikan kepada bawahan tentang keinginan Anda dalam memenuhi target. Seiring dengan itu Anda juga harus mengembangkan potensi mereka dan membuat mereka menjadi lebih profesional. Untuk tujuan itu, Anda harus memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengikuti berbagai pelatihan dan &lt;em&gt;worksho&lt;/em&gt;p. Selain itu, untuk memberikan kesempatan agar setiap bawahan memiliki keahlian yang sama, sebaiknya dilakukan rotasi kerja. Tapi, tidak semua kondisi perusahaan memungkinkan hal ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Bangunlah hubungan personal dengan semua bawahan. Kenali hal-hal yang bisa memotivasi kerja mereka. Galilah hal yang menjadi kebutuhan mereka. Jika memungkinkan, penuhi kebutuhan mereka untuk menunjang kinerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Jadwalkan waktu secara berkala untuk melakukan &lt;em&gt;coaching &lt;/em&gt;(mengarahkan dan membimbing bawahan untuk berprestasi). Pada kesempatan ini Anda bisa sekaligus mencari tahu kemajuan masing-masing bawahan serta memberikan motivasi dan bantuan yang diperlukan untuk perkembangan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Terapkan &lt;em&gt;open door policy&lt;/em&gt;, yakni dengan terbuka 'mengundang' bawahan untuk datang ke meja Anda sewaktu-waktu, jika memang dibutuhkan. Selain itu, tidak ada salahnya bila Anda secara proaktif meminta &lt;em&gt;feedback &lt;/em&gt;dan masukan dari bawahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Untuk membangun kepercayaan (&lt;em&gt;trust&lt;/em&gt;), yang merupakan kondisi penting untuk membangun kepemimpinan pelayan, Anda harus bisa menunjukkan teladan dan konsistensi antara kata dan perbuatan (&lt;em&gt;Walk the Talk&lt;/em&gt;). &lt;strong&gt;(Chic/&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Fatima Roeslan)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6793210348653662076?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6793210348653662076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6793210348653662076' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6793210348653662076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6793210348653662076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/01/jadilah-atasan-yang-melayani.html' title='Jadilah Atasan yang Melayani'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6001769212097860738</id><published>2009-01-15T10:01:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T10:03:09.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Keledai Membaca</title><content type='html'>Raja menghadiahi Amirudin seekor keledai. Amirudin menerimanya dengan senang hati. Tetapi Raja berkata, "Ajari keledai itu membaca. Dalam dua Minggu, datanglah kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirudin berlalu, dan dua Minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Sang Raja menunjuk ke sebuah buku besar. Amirudin menggiring keledainya ke buku itu, dan membuka sampulnya.Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai membalik halamannya dengan lidahnya. Terus menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke halaman akhir. Setelah itu si keledai menatap Amirudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Demikianlah," kata Amirudin, "Keledaiku sudah bisa membaca."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Raja mulai menginterogasi, "Bagaimana caramu mengajari dia membaca ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirudin berkisah, "Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran- lembaran besar mirip buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar membalik-balik halam untuk bisa makan biji-biji gandum itu, sampai ia terlatih betul untuk membalik- balik halaman buku dengan benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi," tukas Sang Raja tidak puas, "Bukankah ia tidak mengerti apa yang dibacanya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirudin menjawab, "Memang demikianlah cara keledai membaca: hanya membalik-balik halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita membuka-buka buku tanpa mengerti isinya, kita disebut setolol keledai, bukan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat: kata kunci untuk hari ini adalah MENGERTI!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa gunanya kita membaca buku tetapi tidak mengerti artinya? Apa gunanya kita membaca situasi, membaca tanda-tanda jaman, tetapi kita tidak pernah bisa bahkan tidak pernah mau mengerti tentang apa yang sedang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda sudah sekian tahun di tempat anda sekarang, pernahkah anda mengerti detail tentang bawahan anda, atasan anda, masalah yang terjadi.. kekuatan, kelemahan, tantangan dan kesempatan yang ada ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerti .. akan membuat langkah kita lebih mantap dan lebih yakin tentang apa yang sedang dan akan kita kerjakan, lebih arif dan bijaksana dalam bertindak dan bertutur kata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang tidak bisa dan tidak mau mengerti akan seperti orang bermain sepak bola tanpa ada gawangnya asal nendang dan berputar-putar saja. akan seperti seorang petinju yang sembarangan memukul tanpa tahu kekuatan dan kelemahan lawan, akan seperti seorang petani yang tidak mengerti cara bercocok tanam dan tidak tahu cuaca..pada dasarnya orang orang seperti ini sudah kalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mengerti !!!&lt;br /&gt;Filipus Gudel&lt;br /&gt;Motivator&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6001769212097860738?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6001769212097860738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6001769212097860738' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6001769212097860738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6001769212097860738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/01/keledai-membaca.html' title='Keledai Membaca'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2883920001412920258</id><published>2009-01-08T09:24:00.002+07:00</published><updated>2009-01-08T09:29:09.805+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Semangkuk Nasi Putih</title><content type='html'>Based on True storyPada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir didepan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih." Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemudaini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkatadengan pelan : "Dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir : "Kuah sayur gratis." Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya." Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagai makan siang saya !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin di luar kota, demi menuntut ilmu datang ke kota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir sampai disitu pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan di bawah nasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaminya kemudian membisik kepadanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk di nasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akan datang lagi, jika dia ket empatlain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih, saya sudah selesai makan." Pemuda ini pamit kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat!" katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah ke rumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi.* * * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur, tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa kabar?, saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan, saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah direktur diperusahaan kamu? Mengapa begitu baik terhadap kami? Saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia!" Sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami. Direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu. Yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul, setelah bersusah payah selama 20 tahun pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini, jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya. Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bersemangat ya! Di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalahsuatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2883920001412920258?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2883920001412920258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2883920001412920258' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2883920001412920258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2883920001412920258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2009/01/semangkuk-nasi-putih.html' title='Semangkuk Nasi Putih'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8637196405628292855</id><published>2008-12-24T15:28:00.002+07:00</published><updated>2008-12-24T15:31:32.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Mawar Kuning</title><content type='html'>Aku berjalan memasuki toko bahan makanan, tanpa tujuan khusus untuk membeli bahan makanan. Aku tidaklah lapar. Kesedihan karena kehilangan suamiku yang berusia 37 tahun masih membayang. Dan toko bahan makanan ini menyimpan banyak kenangan manis.Rudy, suamiku, seringkali datang bersamaku dan hampir setiap waktu ia akan berpura-pura pergi untuk mencari sesuatu yang spesial. Aku selalu mengawasinya berjalan di antara rak barang dan kembali membawa tiga kuntum mawar kuning di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudy tahu bahwa aku menyukai mawar kuning. Dengan hati yang penuh duka, aku hanya ingin membeli beberapa barang dan pergi, namun berbelanja bahan makanan ini menjadi berbeda sejak kepergian Rudy. Berbelanja sendirian membutuhkan waktu dan pikiran lebih banyak dibandingkan dengan berbelanja bersama Rudy. Ketika aku berdiri di muka tempat daging, aku mencari-cari daging steak kecil yang paling sesuai dan aku masih ingat betapa Rudy menyukai daging steak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba seorang wanita datang di sampingku. Ia berambut pirang, ramping dan cantik memakai celana panjang hijau muda. Aku mengawasinya ketika ia mengambil satu pak T-bone yang besar, menaruhnya di troly-nya, lalu bimbang ingin mengembalikannya, dan akhirnya menaruh lagi di keranjangnya. Ia berbalik pergi dan sekali lagi meraih bungkusan daging steak. Ia melihat ke arahku yang memandanginya dan ia tersenyum. "Suamiku suka sekali T-bones, tetapi jujur saja, dengan harga yang demikian mahal, aku tidak tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha menahan perasaanku dan memandang matanya yang biru muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Suamiku meninggal delapan hari lalu," kataku kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menoleh ke arah bungkusan di tangan wanita itu, aku berjuang untuk menahan getaran suaraku. "Belikan saja daging steak itu. Dan nikmati setiap waktu yang kalian miliki bersama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menggelengkan kepala dan aku melihat emosi di matanya ketika ia menaruh bungkusan daging steak ini ke dalam troly-nya dan berlalu. Aku berbalik dan mendorong kereta belanjaanku sepanjang gang menuju bagian produk susu. Di sana aku berdiri, mencoba memutuskan berapa ukuran susu yang aku harus beli. Satu kuart, akhirnya aku memutuskan dan berpindah ke bagian es krim dekat bagian depan toko itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada apa-apa, aku selalu langsung memakan es krim dalam cone itu. Aku menaruh es krim itu ke dalam kereta belanjaan dan memandang ke depan menuju ke depan toko. Aku melihat mula-mula celana panjang hijau mudanya, kemudian menyadari bahwa wanita cantik itu menuju ke arahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tangannya ia membawa bungkusan. Di wajahnya ada senyum yang paling cerah yang pernah aku lihat. Aku bayangkan ada lingkaran cahaya halo yang lembut mengelilingi rambutnya yang pirang ketika ia terus berjalan ke arahku, sementara matanya terus terpaku ke arahku. Ketika ia sampai di dekatku, aku melihat apa yang ia bawa dan airmata mulai bergayut di mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini buat anda!" katanya dan meletakkan tiga kuntum bunga mawar kuning yang indah di tanganku. "Kalau anda melewati kasir, mereka akan tahu bahwa mawar ini sudah dibayar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendekatiku dan memberi ciuman lembut di pipiku, kemudian tersenyum kembali. Aku ingin memberitahu kepadanya apa yang ia telah lakukan, apa arti mawar kuning itu bagiku, namun kata-kataku tercekat di tenggorokanku. Aku hanya dapat memandanginya berlalu sementara airmata menutupi pandanganku. Aku memandangi mawar kuning itu yang dibungkus dengan bungkus hijau dan aku hampir tak mempercayai bahwa itu adalah sesuatu yang nyata. Bagaimana wanita itu tahu kesukaanku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba jawaban itu nampaknya begitu jelas. Aku tidak sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Oh, Rudy, engkau tidak melupakanku, bukan?" kataku berbisik dengan berlinangan airmata.&lt;br /&gt;Rudy masih peduli kepadaku dan wanita itu adalah malaikat yang dikirim Rudy untuk memberikan mawar kuning ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah setiap hari atas apa yang engkau miliki dan atas dirimu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nyadengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*(Sumber: Inspirational Nursing - diterjemahkan oleh Hadi Kristadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8637196405628292855?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8637196405628292855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8637196405628292855' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8637196405628292855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8637196405628292855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/12/mawar-kuning.html' title='Mawar Kuning'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2861316681344756269</id><published>2008-12-15T16:11:00.001+07:00</published><updated>2008-12-15T16:13:27.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Kisah David dan Telepon Umum</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;David kuliah di fakultas perdagangan Arlington USA. Kehidupan kampusnya, terutama mengandalkan kiriman dana bulanan secukupnya dari orang tuanya. Entah bagaimana, sudah 2 bulan ini rumah tidak mengirimi uang ke David lagi. Di kantong David hanya tersisa 1 keping dollar saja. David dengan perut keroncongan berjalan ke bilik telepon umum, memasukkan seluruh dananya yaitu satu keping uang logam itu ke dalam telepon.&lt;br style="mso-special-character: line-break"&gt;&lt;br style="mso-special-character: line-break"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;"Halo, apa kabar," telpon telah tersambung, ibu David yang berada ribuan km jauhnya berbicara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;"David dengan nada agak terisak berkata: "Mama, saya tidak punya uang lagi, sekarang lagi bingung karena kelaparan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;"Ibu David berkata: "Anak tersayang, mama tahu." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Sudah tahu kenapa masih tidak mengirim uang? David baru saja hendak melontarkan dengan penuh kekesalan pertanyaan tersebut kepada sang ibu, mendadak merasakan perkataan ibunya mengandung sebuah kesedihan yang mendalam. Firasat David mengatakan ada yang tidak beres, ia cepat-cepat bertanya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="IT" style="mso-ansi-language: IT"&gt;"Mama, apa yang telah terjadi di rumah?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="IT" style="mso-ansi-language: IT"&gt;&lt;br /&gt;Ibu David berkata: "Anakku, papamu terkena penyakit berat, sudah lima bulan ini, tidak saja telah meludeskan seluruh tabungan, bahkan karena sakit telah kehilangan tempat kerjanya, sumber penghasilan satu-satunya di rumah telah terputus. Oleh karena itu, sudah 2 bulan ini tidak mengirimimu uang lagi.Mama sebenarnya tidak ingin mengatakannya kepadamu, tetapi kamu sudah dewasa, sudah saatnya mencari nafkah sendiri."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="IT" style="mso-ansi-language: IT"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Ibu David berbicara sampai di situ, tiba-tiba menangis tersedu sedan. Di ujung telepon lainnya, air mata David juga "tes", "tes" tak hentinya menetes, dan ia berpikir: Kelihatannya saya harus drop out dan pulang kampung. David berkata kepada ibunya: "Mama, kamu jangan bersedih, saya sekarang juga akan mencari pekerjaan, pasti akan menghidupi kalian."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan yang pahit telah membuat David terpukul hingga pusing tujuh keliling. Masih 1 bulan lagi, semester kali ini akan selesai, jikalau memiliki uang, barang 8 atau 10 dollar saja, maka David mampu bertahan hingga liburan tiba, kemudian menggunakan 2 bulan masa liburan untuk bekerja menghasilkan uang. Akan tetapi sekarang 1 sen pun tak punya, mau tak mau harus drop out. Pada detik ketika David mengatakan "Sampai jumpa" kepada ibunya dan meletakkan gagang telpon itu sungguh luar biasa menyakitkan, karena prestasi kuliahnya sangat bagus, selain itu ia juga menyukai kehidupan di kampus fakultas perdagangan Arlington tersebut. Sesudah meletakkan gagang telpon, pesawat telpon umum tersebut mengeluarkan bunyi gaduh, David dengan terkejut dan terbelalak menyaksikan banyak keping dollar menggerojok keluar dari alat itu. David berjingkrak kegirangan, segera menjulurkan tangannya menerima&lt;br /&gt;uang-uang tersebut. Sekarang, terhadap uang-uang itu, bagaimana menyikapinya? Hati David masih merasa sangsi, diambil untuk diri sendiri, 100% boleh, satu: Karena tidak ada yang tahu, dua: Diri sendiri betul-betul sedang membutuhkan. Namun bolak-balik dipertimbangkan, David merasa tidak patut memilikinya. Setelah melalui sebuah pertarungan konflik batin hebat, David memasukkan salah satu keping dolar itu ke dalam telepon dan menghubungi bagian pelayanan umum perusahaan telepon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penuturan David, nona pelayanan umum berkata: "Uang itu milik perusahaan telepon, maka itu harus segera dikembalikan (ke dalam mesin telepon)"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Setelah menutup telepon, David hendak memasukkan kembali keping logam uang itu, tetapi sekali demi sekali uang dimasukkan, pesawat otomat itu terus menerus memuntahkannya kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;"Sekali lagi David menelepon pelayanan umum yang berkata: "Saya juga tak tahu harus bagaimana, sebaiknya saya sekarang minta petunjuk atasan." Nada bicara David yang sendirian dan tiada yang menolong memancarkan getaran kesepian dan kuyu, nona pelayanan umum sangat dapat merasakannya, menilik perkataan dari ujung telepon dia merasakan seorang asing yang bermoral baik sedang perlu dibantu. Tak lama kemudian, nona pelayanan umum menelepon ulang pesawat otomat yang sedang bermasalah itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata kepada David:&lt;br /&gt;"Saya telah memperoleh ijin dari atasan yang berkata uang tersebut untuk anda, karena perusahaan kami saat ini tidak punya cukup tenaga, tak ingin demi beberapa dollar khusus mengirim petugas ke sana ." "Hore!" David meloncat saking gembiranya. Sekarang, uang logam itu secara sah dan gamblang menjadi miliknya. David membungkukkan badannya dan dengan seksama menghitungnya, total berjumlah 9 dollar 50 sen. Uang sejumlah ini cukup buat David bertahan hingga bekerja memperoleh upah pertamanya pada saat liburan nanti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;Dalam perjalanan ke kampus, David tersenyum terus sepanjang jalan. Ia memutuskan membeli makanan dengan menggunakan uang itu lantas mencari pekerjaan. Dalam sekejap liburan telah tiba, David telah memperoleh pekerjaan sebagai pengelola gudang supermarket. Pada hari tersebut, David menjumpai boss perusahaan supermarket, menceritakan kepadanya tentang kejadian di telepon umum dan keinginannya untuk mencari pekerjaan. Si boss supermarket memberitahu David boleh datang bekerja setiap saat, tidak hanya pada liburan saja, sewaktu kuliah dan tidak terlalu sibuk juga boleh bergabung, karena boss supermarket merasa David adalah orang yang tulus dan jujur, terutama adalah orang yang seksama, membenahi gudang mutlak bisa dipercaya. David&lt;br /&gt;bekerja dengan sangat giat, boss sangat mengapresiasinya dan juga merasa kasihan. Si boss memberinya upah dobel. Sesudah menerima gaji, David mengirimkan keseluruhan gajinya kepada sang ibu, karena pada saat itu David sudah mendapatkan info bahwa ia berhasil memperoleh bea siswa untuk satu semester berikutnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="DA" style="mso-ansi-language: DA"&gt;Sesudah 1 bulan, uang dikirim balik ke David. Sang ibu menulis di dalam suratnya: "Penyakit ayahmu sudah agak sembuh, saya juga telah mendapatkan pekerjaan, bisa mempertahankan hidup." Kamu harus belajar dengan baik, jangan sampai kelaparan." Sesudah membaca surat itu, David menangis lagi. David tahu, meski orang tuanya menahan lapar, juga tidak bakal meminta uang kepada David yang sedang perlu dibantu. Setiap kali memikirkan hal ini, David berlinang bersimbah air mata, sulit menenangkan gejolak hatinya. Setahun kemudian, David dengan lancar menyelesaikan kuliahnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="DA" style="mso-ansi-language: DA"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="DA" style="mso-ansi-language: DA"&gt;Setelah lulus, David membuka sebuah perusahaan, tahun pertama, David sudah mengantongi laba US $ 100.000. Ia senantiasa tak bisa melupakan kejadian di telepon umum. Ia menulis surat kepada perusahaan telepon tersebut: "Hal yang tak bisa saya lupakan untuk selamanya ialah, perusahaan anda secara tak terduga telah membantu dana US $ 9,50 kepada saya. Perbuatan amal ini, telah membuat saya batal menjadi pemuda drop out dan menuju kondisi miskin, bersamaan itu juga telah memberi saya energi tak terhingga, mendorong saya setiap saat tidak melupakan untuk berjuang. "Kini saya mempunyai uang, saya ingin menyumbang balik sebanyak US $ 10.000 kepada perusahaan anda, sebagai rasa terima kasih saya." Boss perusahaan telpon bernama Bill membalasnya dengan surat dipenuhi antusiasme: "Selamat atas kesuksesan kuliah anda dan usaha yang telah berkembang. Kami kira, uang tersebut adalah uang yang paling patut kami keluarkan. Ini bukannya merujuk pada $ 9,50 yang dikembalikan dengan $ 10.000, melainkan uang itu telah membuat seseorang memahami sebuah petuah tentang prinsip tertinggi kehidupan: Di saat paling sulit, satu: Jangan melupakan harapan sudah ada di depan mata; dua: Jangan melupakan menjaga moralitas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span lang="DA" style="mso-ansi-language: DA"&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tahun telah berlalu, bagaimana dengan David sekarang? Di kota Chicago, Amerika, terdapat sebuah gedung mewah, yang tampak luarnya menyerupai sebuah bilik telepon umum, itu adalah gedung perusahaan ADDC. Pendiri perusahaan ADDC, presiden direktur saat ini, ialah David. David, selain itu juga adalah salah satu penyumbang terbesar untuk badan amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(From: Hendric Leenardo )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2861316681344756269?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2861316681344756269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2861316681344756269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2861316681344756269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2861316681344756269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/12/kisah-david-dan-telepon-umum.html' title='Kisah David dan Telepon Umum'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-3788080595179748145</id><published>2008-11-28T16:37:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T16:39:23.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Kasih Ibu</title><content type='html'>Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan : "Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya.  Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap.  Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan ia dijatuhi  hukuman pancung. Pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa, tepat pada saat lonceng  berdentang menandakan pukul  enam pagi. Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang  menanggung dosa nya" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sudah bulat, anaknya harus menjalani  hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah. Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan. Dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan. Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat  berbondong-bondong menyaksikan  hukuman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan si anak sudah  pasrah dengan nasibnya . Terbayang di matanya wajah  ibunya yang sudah tua, dan  tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya. Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang, sudah lewat lima menit dan  suasana mulai berisik,  akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya  tidak ada . Saat mereka semua sedang  bingung, tiba2 dari tali lonceng  itu mengalir darah. Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu  diikat. Dengan jantung berdebar2  seluruh rakyat menantikan saat beberapa  orang naik ke atas menyelidiki  sumber darah. Tahukah anda apa yang terjadi?      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah,  dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng  tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang  terbentur di dinding lonceng. Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya.  Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng. Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya. Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu utk anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita...  Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a story living in us  that speaks of our place in  the  world.  It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves.&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan &lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.&lt;br /&gt;Ambillah waktu utk beramal,  itu adalah kunci utk menuju surga&lt;br /&gt;SEBERAPA DALAM KAMU MENCINTAI IBUMU ???? mother is the best super hero in the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sejenak Bijak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-3788080595179748145?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/3788080595179748145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=3788080595179748145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3788080595179748145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3788080595179748145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/11/kasih-ibu.html' title='Kasih Ibu'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-3394689832849777972</id><published>2008-11-21T16:24:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T16:25:36.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>PUSH UP</title><content type='html'>Ada seorang Profesor mata kuliah Religi yang bernama Dr. Christianson yang mengajar di sebuah perguruan tinggi kecil di bagian barat Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Dr. Christianson mengajar Kekristenan di perguruan tinggi ini dan setiap siswa semester pertama diwajibkan untuk mengikuti kelas ini. Sekalipun Dr. Christianson berusaha keras menyampaikan intisari Injil kepada kelasnya, ia menemukan bahwa kebanyakan siswanya memandang materi yang diajarnya sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Meskipun ia sudah berusaha sebaik mungkin,kebanyakan siswa menolak untuk menanggapi Kekristenan secara serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, Dr. Christianson mempunyai seorang siswa yang spesial yang bernama Steve. Steve belajar dengan tujuan untuk melanjutkan studinya ke seminari dan memiliki kerinduan yang besar untuk masuk ke dalam pelayanan.&lt;br /&gt;Steve seorang yang populer, ia disukai banyak orang, dan seorang atlet yang memiliki fisik yang prima dan ia merupakan siswa terbaik di kelas professor itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Dr Christianson meminta Steve untuk tidak langsung pulang setelah kuliah karena ia mau berbicara kepadanya.&lt;br /&gt;"Berapa push up yang bisa kamu lakukan?"&lt;br /&gt;Steve menjawab, "Saya melakukan sekitar 200 setiap malam."&lt;br /&gt;"200? Lumayan itu, Steve," Dr. Christianson melanjutkan. "Apakah kamu dapat melakukan 300?"&lt;br /&gt;Steve menjawab, "Saya tidak tahu. Saya tidak pernah melakukan 300 sekaligus."&lt;br /&gt;"Apakah kamu pikir kamu dapat melakukannya? " tanya Dr.Christianson.&lt;br /&gt;"Ok, saya bisa coba," jawab Steve.&lt;br /&gt;"Saya mempunyai satu proyek di kelas dan saya memerlukan kamu untuk melakukan 10 push up setiap kali, tapi sebanyak 30 kali, jadi totalnya 300.Dapatkah kamu melakukannya? " tanya sang profesor.&lt;br /&gt;Steve menjawab, "Baiklah, saya pikir saya bisa. Ok, saya akan melakukannya."&lt;br /&gt;Dr Christianson berkata, "Bagus sekali! Saya memerlukan Anda untuk melakukannya Jumat ini."&lt;br /&gt;Dr Christianson kemudian menjelaskan kepada Steve apa yang ia rencanakan untuk kelas mereka pada Jumat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jumat, Steve datang awal ke kelas dan duduk di bagian depan kelas.Saat kelas akan dimulai, sang profesor mengeluarkan satu kotak besar donat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan donat biasa tetapi yang besar dengan krim ditengahnya. Setiap orang sangat bersemangat karena kelas itu merupakan kelas terakhir pada hari itu dan mereka bisa menikmati akhir pekan setelah pesta di kelas Dr Christianson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christianson pergi ke baris pertama dan bertanya, "Cynthia, apakah kamu mau salah satu dari donat ini?" Cynthia menjawab, "Ya". Dr. Christianson&lt;br /&gt;lalu berpaling kepada Steve, "Steve, apakah kamu mau melakukan 10 push up agar Cynthia bisa mendapatkan donut ini?" "Tentu saja!" Steve lalu melompat ke lantai dan dengan cepat melakukan 10 push up. Lalu Steve kembali ke tempat duduknya. Dr.Christianson meletakkan satu donat di meja Cynthia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christianson lalu pergi siswa selanjutnya, dan bertanya, "Joe, apakah kamu mau satu donat?" Joe berkata, "Ya." Dr. Christianson bertanya, "Steve, maukah kamu melakukan 10 push up supaya Joe bisa mendapatkan donatnya?"&lt;br /&gt;Steve melakukan 10 push up, dan Joe mendapatkan donatnya. Begitulah selanjutnya di baris yang pertama. Steve melakukan 10 push up untuk setiap orang sebelum mereka mendapatkan donat mereka. Di baris yang kedua, Dr. Christianson berhadapan dengan Scott. Scott seorang pemain basket, dan fisiknya sekuat Steve. Ia juga seorang yang sangat popular dan punya banyak teman wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat profesor bertanya, "Scott apakah kamu mau donut?" Jawaban Scott adalah, "Baiklah, bisakah saya melakukan push up saya sendiri?" Dr. Christianson berkata, "Tidak, Steve yang harus melakukannya. " Lalu Scott berkata, "Kalau begitu, saya tidak mau donatnya." Dr. Christianson mengangkat bahunya dan berpaling kepada Steve dan meminta, "Steve, apakah kamu mau melakukan 10 push up agar Scott bisa mendapatkan donat yang tidak ia kehendaki?" Dengan ketaatan yang sempurna Steven mulai melakukan 10 push up. Scott berteriak,&lt;br /&gt;"HEI! Saya sudah berkata, saya tidak menginginkannya! " Dr Christianson berkata, "Dengar! Ini kelas saya dan semua ini donat saya. Biarkan saja di atas meja jika kamu tidak menginginkannya. " Ia lalu menempatkan satu donat di atas meja Scott.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Steve sudah mulai melakukan push up dengan agak perlahan. Ia hanya duduk di lantai saja karena terlalu capek untuk kembali ke tempat duduknya.&lt;br /&gt;Ia mulai berkeringat. Dr. Christianson mulai di baris ketiga. Para siswa mulai marah. Dr Christianson bertanya kepada Jenny, "Jenny, apakah kamu menginginkan donat ini?" Dengan tegas Jenny menjawab, "Tidak." Lalu Dr. Christianson bertanya Steve, "Steve, maukah kamu melakukan 10 push up lagi agar Jenny bisa mendapatkan donat yang tidak ia inginkan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steve melakukan 10 push up dan Jenny mendapatkan satu donat. Ruang kelas sudah mulai dipenuhi oleh rasa tidak nyaman. Para siswa sudah mulai berkata,"Tidak! " dan semua donat dibiarkan di atas meja tanpa ada yang memakannya. Steve sudah kelelahan dan harus berusaha keras untuk tetap terus melakukan push up untuk setiap donat itu. Lantai tempat ia melakukan push up sudah dibasahi keringatnya dan lengannya sudah mulai kemerahan.&lt;br /&gt;Dr Christianson bertanya kepada Robert, seorang ateis yang paling lantang suaranya kalau berdebat di kelas, apakah ia mau membantu untuk  memastikan bahwa Steve tidak curang dan tetap melakukan 10 push up untuk setiap donat karena dia sendiri sudah tidak sanggup melihat Steve melakukan push upnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christianson sudah sampai ke baris keempat sekarang. Dan beberapa siswa dari kelas yang lain juga sudah mulai bergabung di kelas itu. Mereka duduk di tangga. Saat profesor menghitung kembali, ternyata ada 34 siswa sekarang di kelas. Ia mulai khawatir apakah Steve dapat melakukannya. Dr. Christianson melanjutkan dari satu siswa ke siswa selanjutnya sampai ke akhir baris itu. Dan Steve sudah mulai bergumul. Ia membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan push up-nya. Steve bertanya kepada Dr. Christianson, "Apakah hidung saya harus menyentuh lantai untuk setiap push up yang saya lakukan?" Dr.Christianson berpikir sejenak dan berkata, "Kamu yang melakukan push up. Jadi terserah kamu. Kamu yang pegang kendali. Kamu bisa melakukan apa saja yang kamu mau." Dan Dr. Christianson melanjutkan ke siswa yang selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, Jason, seorang siswa dari kelas lain dengan santai mau masuk ke kelas, dan sebelum ia melangkahi masuk, seluruh kelas berteriak serentak, "JANGAN! Jangan masuk! Kamu berdiri di luar saja!" Jason kaget karena ia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Steve mengangkat kepalanya dan berkata, "Tidak, biarkan dia masuk." Professor Christianson berkata, "Apakah kamu sadar bahwa jika Jason masuk, kamu harus melakukan 10 push up untuk dia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steve berkata, "Ya, biarkan dia masuk. Berikan donat kepadanya."&lt;br /&gt;Dr.Christianson berkata, "Ok Steve. Jason, kamu mau donut?" Jason yang baru masuk ke kelas dan tidak tahu apa-apa menjawab, "Ya, tentu saja, berikan saya donat." Steve melakukan 10 push up dengan sangat perlahan dan bersusah payah. Jason yang kebingungan diberikan satu donat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christianson sudah selesai dengan baris keempat dan mulai ke tempat siswa-siswa dari kelas lain yang duduk di tangga. Tangan Steve sudah mulai gemetaran dan ia harus bergumul untuk mengangkat dirinya melawan tarikan gravitas. Di waktu ini, keringatnya bercucuran, dan tidak kedengaran apa-apa kecuali bunyi nafasnya yang kencang. Mata setiap orang di kelas itu mulai basah. Dua siswa terakhir adalah dua siswa perempuan yang sangat popular, Linda dan Susan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christianson pergi ke Linda, "Linda, apakah kamu mau donat?"&lt;br /&gt;Linda dengan sedih berkata, "Tidak, terima kasih." Professor Christianson dengan perlahan bertanya, "Steve, maukah kamu melakukan 10 push up supaya Linda bisa mendapatkan donat yang tidak ia inginkan?" Dengan pergumulan yang berat, Steve dengan perlahan melakukan push-up untuk Linda. Lalu Dr Christianson berpaling kepada siswa yang terakhir, Susan. "Susan, kamu mau donat ini?" Susan dengan air mata yang berlinangan di pipinya mulai menangis, "Dr Christianson, mengapa saya tidak boleh membantunya? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mata yang berkaca-kaca Dr. Christianson berkata, "Tidak, Steve harus melakukannya sendiri. Saya telah memberinya tugas itu dan ia bertanggungjawab untuk memastikan setiap orang mempunyai kesempatan untuk mendapatkan donat, tidak peduli apakah mereka menginginkannya atau  tidak.&lt;br /&gt;Di kelas ini hanya Steve yang mempunyai nilai yang sempurna. Setiap orang telah gagal dalam ujian mereka, entah karena bolos kelas atau menyelesaikan tugas di bawah standar. Steve memberitahu saya bahwa pada saat latihan football, ketika seorang pemain melakukan kesalahan, pemain itu harus melakukan push up. Saya memberitahu Steve bahwa tidak ada seorang pun dari kalian yang boleh datang ke pesta saya kecuali Steve bersedia membayar harga dengan melakukan push up bagi kalian. Steve dan saya telah membuat perjanjian demi kalian semua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Steve, maukah kamu membuat 10 push up supaya Susan bisa mendapatkan donat?"&lt;br /&gt;Steve dengan sangat perlahan melakukan 10 push up yang terakhirnya. Ia tahu ia sudah menyelesaikan semua yang harus dia lakukan. Secara total, Steve telah melakukan 350 push up, tangannya tidak tahan lagi dan ia jatuh tersungkur ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Christianson lalu berpaling ke kelas dan berkata, "Dan, demikianlah, Juru Selamat kita, Yesus Kristus, di atas kayu salib, Ia telah melakukan semua yang harus dilakukanNya untuk menyelamatkan kita. Ia menyerahkan semuanya. Dan sama seperti kalian yang ada di ruangan ini, ada begitu banyak orang yang membiarkan hadiah itu begitu saja di atas meja, sama sekali tidak disentuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua siswa mengangkat Steve dari lantai untuk duduk di kursi, walaupun sangat lelah secara fisik, Steve tersenyum bahagia.&lt;br /&gt;"Engkau sudah berbuat dengan baik, hambaku yang baik dan setia," kata professor dan ia menambahkan, "Tidak semua khotbah disampaikan dengan kata-kata."&lt;br /&gt;Berpaling kepada kelas, profesor berkata, "Harapan saya adalah kalian dapat memahami dan sepenuhnya mengerti akan semua kekayaan kasih karunia dan rahmat yang telah diberikan kepada kalian lewat pengorbanan Yesus Kristus.&lt;br /&gt;Allah tidak menyayangkan Putra Tunggal-Nya, tetapi menyerahkanNya untuk kita semua. Entah kita memilih untuk menerima atau menolak karunia-Nya, satu hal yang pasti: harganya sudah lunas dibayar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kita akan menjadi orang yang bodoh dan yang tidak bersyukur dengan meninggalkan hadiah itu di atas meja?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From : Jonathan Sangbidang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-3394689832849777972?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/3394689832849777972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=3394689832849777972' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3394689832849777972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3394689832849777972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/11/push-up.html' title='PUSH UP'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4751764181483348185</id><published>2008-11-14T10:27:00.001+07:00</published><updated>2008-11-14T10:32:45.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='announcement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OSHKOSH Updates'/><title type='text'>OSKOSH 2009 ANNOUNCEMENT</title><content type='html'>THEME SONG CONTEST, OSKOSH PATHFINDER CAMPOREE 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SRzxN2AFHWI/AAAAAAAAASc/e_NR6b5C_9Q/s1600-h/Pathfinder-Patch.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268350884253080930" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 180px; CURSOR: hand; HEIGHT: 164px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SRzxN2AFHWI/AAAAAAAAASc/e_NR6b5C_9Q/s320/Pathfinder-Patch.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;We need a theme song and are asking you for your help. Winner will get to attend the International Camporee for free.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;The words to the them song should reflect the Camporee Theme '"Courage to Stand", Christ-centered message, Easily learned and remembered. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;The Prize: A maximum of two (2) free tickets to the 2009 Courage to Stand International Camporee. Even though a club or other group may have worked on the theme song project, only two (2) tickets total are available for the winning entry. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;The winning contestant will be notified by phone or mail. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;The form: Please &lt;a href="http://cye2.cc.andrews.edu/download/themesongform.pdf"&gt;download this form&lt;/a&gt; and attach it with your entry. One form per entry. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;The media: The song should be provided on a CD in mp3 format with a hard copy of the words and music. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Contest Deadline: February 2, 2009. All entries must be postmarked by January 15 or received no later than February 2, 2009 to be considered. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Center for Youth Evangelism&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Camporee – 2009&lt;br /&gt;4145 E Campus Circle Dr&lt;br /&gt;Berrien Springs, MI 49104-1570&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4751764181483348185?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4751764181483348185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4751764181483348185' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4751764181483348185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4751764181483348185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/11/oskosh-2009-announcement.html' title='OSKOSH 2009 ANNOUNCEMENT'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SRzxN2AFHWI/AAAAAAAAASc/e_NR6b5C_9Q/s72-c/Pathfinder-Patch.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6998078212240183410</id><published>2008-11-14T10:20:00.000+07:00</published><updated>2008-11-14T10:21:49.087+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='announcement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OSHKOSH Updates'/><title type='text'>OSKOSH CAMPOREE 2009, WISCONSIN, USA</title><content type='html'>FAQ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERNATIONAL VISA POLICY&lt;br /&gt;Due to increased security measures, the Camporee is no longer able to offer letters of invitation. We are sorry, but if you are from a country that requires a travel visa, we cannot assist you in obtaining one.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAN INTERNATIONAL PATHFINDERS REGISTER ONLINE?&lt;br /&gt;Yes, you can register online. But to finish the process you will need to print the completed online form and go through your local Conference or Union Youth Department for approval and payment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHEN IS THE INTERNATIONAL PATHFINDER REGISTRATION DEADLINE?&lt;br /&gt;The deadline for International Pathfinder registration is May 1, 2009, or 2,000 Pathfinders, whichever is reached first.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARE THERE LATE FEES FOR INTERNATIONAL PATHFINDERS?&lt;br /&gt;No, there are no late fees for International Pathfinders.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAMPOREE ACCOMMODATIONS&lt;br /&gt;In your Camporee registration form you may request to have an North American Host Club help with your tent and meals. The Camporee will advertise in the Camporee Newsletter your need for a Host Club from North America.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHAT IS A HOST CLUB?&lt;br /&gt;The North American Host Club will provide the International Club with food and tents from the evening of Monday, August 10, through Saturday evening, August 15. The Host Club is not responsible for transportation, bedding (sleeping bags), medical/accident insurance, or interpreter. If the International Club has more than 12 people, it may be divided between more than one Host Club. A Host Club is not guaranteed. Please wait until you have written confirmation for a Host Club before planning your travel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHY ARE ONLY 2,000 INTERNATIONAL PATHFINDERS ALLOWED TO REGISTER FROM OUTSIDE OF NORTH AMERICAN?&lt;br /&gt;Because North American clubs host the International Pathfinders with free tents and food, the Camporee leaders have found that 2,000 International Pathfinders is the best number to offer the best service possible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAN I GET A PROMOTIONAL PIN WITH MY REGISTRATION?&lt;br /&gt;If you are one of the first 50 International Pathfinders to register for the Camporee before April 1, 2008, you will receive a promotional pin commemorating the 2009 Camporee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHEN DOES REGISTRATION END?&lt;br /&gt;Late fees go into effect on March 1, 2009. Registration closes on April 15, 2009, or when the following limits are reached, whichever is first.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;North America - 27,000, International 2,000, Day Passes - 2,000, Staff Children - 2,000Full-time Camporee Volunteer Staff - 1,000, Registration for International Pathfinders closes on May 1, 2009, or when the limit of 2,000 is reached, whichever is first.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6998078212240183410?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6998078212240183410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6998078212240183410' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6998078212240183410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6998078212240183410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/11/oskosh-camporee-2009-wisconsin-usa.html' title='OSKOSH CAMPOREE 2009, WISCONSIN, USA'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-521978195079015767</id><published>2008-11-14T09:22:00.003+07:00</published><updated>2008-11-14T09:45:56.823+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Who's Your Daddy?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Para pembaca Padki yang budiman, artikel motivasi kali ini ditulis dalam bahasa Inggris. Bagi yang belum menguasai sepenuhnya, kesempatan mengambil kamus dan belajar mengerti artikel kisah nyata ini, sangat memotivasi! GBU All.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Who's Your Daddy?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A seminary professor was vacationing with his wife in Gatlinburg, Tennessee.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;One morning, they were eating breakfast at a little restaurant, hopingto enjoy a quiet, family meal. While they were waiting for their food,they noticed a distinguished looking, white-haired man moving from tableto table, visiting with the guests.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The professor leaned over and whispered to his wife, "I hope he doesn'tcome over here." But sure enough, the man did come over to their table.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Where are you folks from?" he asked in a friendly voice. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Oklahoma," they answered. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; "Great to have you here in Tennessee", the stranger said. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"What do you do for a living?' &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"I teach at a seminary," he replied.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Oh, so you teach preachers how to preach, do you?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Well, I've got a really great story for you.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"And with that, the gentleman pulled up a chair and sat down at the table with the couple.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The professor groaned and thought to himself, "Great... Just what I need ... another preacher story!"'&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The man started,  "See that mountain over there? (pointing out the restaurant window).  Not far from the base of that mountain, there was a boy born to an unwed mother. He had a hard time growing up, because every place he went, he was always asked the same question... "Hey boy, Who's your daddy? Whether he was at school, in the grocery storeor drug store, people would ask the same question... "Who's your daddy? &lt;/p&gt;&lt;p&gt;He would hide at recess and lunchtime from other students. He would avoid going into stores because that question hurt him so bad. When he was about 12 years old, a new preacher came to his church. He would always go in late and slip out early to avoid hearing the question, "Who's your daddy?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;But one day, the new preacher said the benediction so fast that he gotcaught and had to walk out with the crowd. Just about the time he got to the back door, the new preacher, not knowing anything about him, put his hand on his shoulder and asked him, &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Son, who's your daddy?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The whole church got deathly quiet. He could feel every eye in the church looking at him.  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Now everyone would finally know the answer to the question, "Who's your daddy?" &lt;/p&gt;&lt;p&gt;This new preacher, though, sensed the situation around him and using discernment that only the Holy Spirit could give, said the following to that scared little boy.. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Wait a minute! I know who you are! I see the family resemblance now, You are a child of God."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;With that he patted the boy on his shoulder and said,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Boy, you've got a great inheritance. Go and claim it."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;With that, the boy smiled for the first time in a long time and walked out the door a changed person. He was never the same again. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Whenever anybody asked him, "Who's your Daddy?" he'd just tell them,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"I'm a Child of God." &lt;/p&gt;&lt;p&gt;The distinguished gentleman got up from the table and said,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Isn't that a great story?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The professor responded that it really was a great story! As the man turned to leave, he said,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"You know, if that new preacher hadn't told me that I was one of God's children I probably never would have amounted to anything!" And he walked away. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;The seminary professor and his wife were stunned. He called the waitress over &amp;amp; asked her,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Do you know who that man was -- the one who just leftthat was sitting at our table?' The waitress grinned and said, &lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Of course. Everybody here knows him.That's Ben Hooper. He's governor of Tennessee !' &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Someone in your life today needs a reminder that they're one of God's children!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"The grass withers and the flowers fall, but the word of God stands forever."~~Isaiah 40:8&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;YOU'RE ONE OF GOD'S CHILDREN!!! HAVE A BLESSED DAY!   &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-521978195079015767?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/521978195079015767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=521978195079015767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/521978195079015767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/521978195079015767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/11/whos-your-daddy.html' title='Who&apos;s Your Daddy?'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4005140708324414709</id><published>2008-11-06T18:07:00.002+07:00</published><updated>2008-11-06T18:10:01.824+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Jangan Menyerah!</title><content type='html'>Pesan yang diharapkan diambil dari kisah-kisah nyata di bawah ini adalah: Pantang menyerah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NANCY MATTHEWS EDISON (1810-1871)&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut, ' Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.' Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ' anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.' Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju. Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, namun bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alva Edison menjadi seorang penemu dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai' diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison dirumah, telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy yang memulihkan kepercayaan diri Edison, dan hal itu mungkin sangat berat baginya. namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STEVE JOBS&lt;br /&gt;Tahun 1976, bersama rekannya Steve Wozniak, Jobs yang baru berusia 21 tahun mulai mendirikan Apple Computer Co. di garasi milik keluarganya. Dengan susah payah mengumpulkan modal yang diperoleh dengan menjual barang-barang mereka yang paling berharga, usaha itu pun dimulai. Komputer pertama mereka, Apple 1 berhasil mereka jual sebanyak 50 unit kepada sebuah toko lokal. Dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. Sampai sejauh itu, Apple Computer menuai kesuksesan dan makin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer terlebih dengan diluncurkannya Macintosh. Namun, pada tahun 1985, setelah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri. Setelah menjual sahamnya, Jobs yang mengalami kesedihan luar biasa banyak menghabiskan waktu dengan bersepeda dan berpergian ke Eropa. Namun, tak lama setelah itu, pemecatan tersebut rupanya justru membawa semangat baru bagi dirinya. Ia pun memulai usaha baru yaitu perusahaan komputer NeXT dan perusahaan animasi Pixar. NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam hal teknologinya ternyata tidak membawa hasil yang baik secara komersil. Akan tetapi, Pixar adalah sebuah kisah sukses lain berkat tangan dinginnya. Melalui Pixar, Jobs membawa trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya Toy Story dan selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles. Sepeninggal Jobs dan semakin kuatnya dominasi IBM dan Microsoft membuat Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. Maka, tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi pimpinan sementara. Dengan mengaplikasi teknologi yang dirancang di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan berbagai produk berteknologi maju macam MacOS X, Imac dan salah satu yang fenomenal yaitu iPod. Kisah sukses Steve Jobs mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. penolakan dan kegagalan seringkali mewarnai perjalanan hidup kita, tapi jangan biarkan semua itu membuat kita berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7UP&lt;br /&gt;Tentu kamu mengenal 7up. Merk softdrink rasa jeruk nipis ini terbilang cukup populer di penjuru dunia. Dibalik ketenaran merk 7up rupanya ada kisah yang sangat menarik untuk kita pelajari tentang arti 'pantang menyerah'. Awal mulanya perusahaan ini mengambil nama 3up sebagai merek sodanya. Namun sayangnya, usaha ini gagal. Kemudian si pendiri kembali memperjuangkan bisnisnya dan mengganti namanya dengan 4up. Malangnya, produk ini pun bernasib sama dengan sebelumnnya. Selanjutnya dia berusaha bangkit lagi dan mengganti lagi namanya menjadi 5up. Gagal lagi. Kecintaannya pada soda membuatnya tak menyerah dan berusaha lagi dengan nama baru 6up. Produk ini pun gagal dan dia pun menyerah. Beberapa tahun kemudian, orang lain muncul dan membuat soda dengan nama 7up dan mendapat sukses besar! Mungkin kita tidak tahu kapan usaha kita akan membuahkan hasil, tapi suatu saat nanti pastilah waktu itu akan tiba. Justru karena kita tidak tahu kapan waktu keberhasilan kita, maka jangan pernah kita menghentikan usaha kita dan memutuskan untuk menyerah. 3up gagal, buatlah 4up! 4up gagal, dirikan 5up! bahkan meski harus muncul 6up, 7up, 8up, atau 100up sekalipun, jangan pernah berhenti sampai jerih payah kita membuahkan hasil. Percayalah bahwa Tuhan menghargai usaha kita. keberhasilan tidak datang pada orang yang malas berjuang dan gampang menyerah. Tunjukkan kualitas iman kita melalui ketekunan kita dalam berjuang! TETAP SEMANGAT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARK ZUCKERBERG (FACEBOOK)&lt;br /&gt;Pernah mendengar situs jaringan pertemanan Friendster? Konon, melalui situs tersebut, banyak orang-orang yang lama tak bersua, bisa kembali bersatu, reunian, dan bahkan berjodoh. Karena itulah, situs pertemanan itu beberapa waktu lalu sempat sangat popular. Karena itu, tak heran jika setelah era suksesnya Friendster, berbagai situs jaringan pertemanan bermunculan. Salah satunya adalah Facebook. Facebook ini sebenarnya dibuat sebagai situs jaringan pertemanan terbatas pada kalangan kampus pembuatnya, yakni Mark Zuckerberg. Mahasiswa Harvard University tersebut-kala itu-mencoba membuat satu program yang bisa menghubungkan teman-teman satu kampusnya. Karena itulah, nama situs yang digagas oleh Mark adalah Facebook. Nama ini ia ambil dari buku Facebook, yaitu buku yang biasanya berisi daftar anggota komunitas dalam satu kampus. Pada sejumlah college dan sekolah preparatory di Amerika Serikat, buku ini diberikan kepada mahasiswa atau staf fakultas yang baru agar bisa lebih mengenal orang lain di kampus bersangkutan. Pada sekitar tahun 2004, Mark yang memang hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan. Pria kelahiran Mei 1984 itu lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Hanya dalam jangka waktu relatif singkat-sekitar dua minggu-Facebook telah mampu menjaring dua per tiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap. Mendapati Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak seniornya-Bill Gates-memilih drop out untuk menyeriusi situsnya itu. Bersama tiga rekannya-Andre McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes-Mark kemudian membuka keanggotaan Facebook untuk umum. Mark ternyata tak sekadar nekad. Ia punya banyak alasan untuk lebih memilih menyeriusi Facebook. Mark dan rekannya berhasil membuat Facebook jadi situs jaringan pertemanan yang segera melambung namanya, mengikuti tren Friendster yang juga berkembang kala itu. Namun, agar punya nilai lebih, Mark pun mengolah Facebook dengan berbagai fitur tambahan. Dan, sepertinya kelebihan fitur inilah yang membuat Facebook makin digemari. Bayangkan, Ada 9.373 aplikasi yang terbagi dalam 22 kategori yang bisa dipakai untuk menyemarakkan halaman Facebook, mulai chat, game, pesan instan, sampai urusan politik dan berbagai hal lainnya. Hebatnya lagi, sifat keanggotaan situs ini sangat terbuka. Jadi, data yang dibuat tiap orang lebih jelas dibandingkan situs pertemanan lainnya. Hal ini yang membuat orang makin nyaman dengan Facebook untuk mencari teman, baik yang sudah dikenal ataupun mencari kenalan baru di berbagai belahan dunia. Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggota terus berkembang pesat. Prosentase kenaikannya melebihi seniornya, Friendster. Situs itu tercatat sudah dikunjungi 60 juta orang dan bahkan Mark Zuckerberg berani menargetkan pada tahun 2008 ini, angka tersebut akan mencapai 200 juta anggota. Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi 'barang dagangan' yang sangat laku. Tak heran, raksasa software Microsoft pun tertarik meminangnya. Dan, konon, untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 240 juta. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook bisa mencapai US$15 miliar! Tak heran, Mark kemudian dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri. Niat Mark Zuckerberg untuk sekadar'menyatukan' komunitas kampusnya dalam sebuah jaringan ternyata berdampak besar. Hal ini telah mengantar pria yang baru berusia 23 tahun ini menjadi miliarder termuda dalam sejarah. Sungguh, kejelian melihat peluang dan niatan baiknya ternyata mampu digabungkan menjadi sebuah nilai tambah yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi kita, bahwa niat baik ditambah perjuangan dan ketekunan dalam menggarap peluang akan melahirkan kesempatan yang dapat mengubah hidup makin bermakna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4005140708324414709?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4005140708324414709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4005140708324414709' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4005140708324414709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4005140708324414709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/11/jangan-menyerah.html' title='Jangan Menyerah!'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6288584364417782611</id><published>2008-10-30T17:04:00.000+07:00</published><updated>2008-10-30T17:06:33.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Kisah 1000 Hari Sabtu</title><content type='html'>Shared by Fr. Rick of Kingston , NY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin tua, aku makin menikmati Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningansunyi senyap sebab aku yang pertama bangun pagi, atau mungkin juga karenatak terkira gembiraku sebab tak usah masuk kerja. Apapun alasannya,beberapa jam pertama Sabtu pagi amat menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawasecangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya.Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang takterlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang-bincangSabtu Pagi. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emasnya. Ia sedangberbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yangdipanggil "Tom". Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjamu. Aku yakinmereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harusmeninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. Sulit kupercaya kok adaanak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhikebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kautak sempat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia  melanjutkan  :  "Biar  kuceritakan  ini,  Tom,  sesuatu yang membantukumengatur  dan  menjaga  prioritas  apa  yang  yang  harus  kulakukan  dalamhidupku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu  mulailah  ia  menerangkan  teori  "seribu kelereng" nya. "Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulai menghiitung- hitung. Kan umumnya orangrata-rata  hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang,tapi  secara  rata-rata  umumnya kan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75ini  dengan  52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hariSabtu   yang   rata-rata   dimiliki  seseorang  selama  hidupnya.  Sekarangperhatikan  benar-benar  Tom,  aku mau beranjak ke hal yang lebih penting".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detailini",  sambungnya,  "dan  pada  saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hariSabtu.  Aku  terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun,maka   buatku  cuma  tersisa  sekitar  1000  hari  Sabtu  yang  masih  bisakunikmati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu aku pergi ketoko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh  mengunjungi  tiga  toko,  baru  bisa  mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa  pulang,  kumasukkan  dalam  sebuah  kotak plastik bening besar yangkuletakkan di tempat kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu  ambil  sebutir kelereng dan membuangnya"     .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku  alami,  bahwa  dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku.Sungguh,  tak  ada  yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di duniaini  menghilang  dan  berkurang,  untuk menolongmu membenahi dan meluruskansegala prioritas hidupmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang  aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan teleponmudan  mengajak  keluar  istriku  tersayang  untuk  sarapan  pagi.  Pagi ini,kelereng  terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku befikir,kalau  aku  sampai bertahan hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telahmemberi  aku  dengan  sedikit waktu tambahan ekstra untuk kuhabiskan denganorang-orang yang kusayangi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Senang  sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau bisa melewatkanlebih  banyak  waktu  dengan  orang-orang yang kau kasihi, dan aku berharapsuatu      saat      bisa     berjumpa     denganmu..     Selamat     pagi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  dia  berhenti,  begitu  sunyi  hening,  jatuhnya  satu  jarumpun bisaterdengar! Untuk sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin iamau  memberi  para  pendengarnya,  kesempatan  untuk  memikirkan segalanya.Sebenarnya  aku  sudah  merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku gantiacara,  aku  naik  ke  atas dan membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo sayang, kuajak kau dan anak-anak ke luar, pergi sarapan" kataku, "Lho,ada  apa  ini...?",  tanyanya  tersenyum. "Ah, tidak ada apa-apa, tidak adayang  spesial",  jawabku, " Kan sudah cukup lama kita tidak melewatkan hariSabtu dengan anak-anak ? Oh ya, nanti kita berhenti juga di toko mainan ya?Aku butuh beli kelereng."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan dari cerita ini:&lt;br /&gt;SPEND   YOUR   WEEKEND   WISELY   AND   MAY   ALL   SATURDAYS   BE  SPECIALAND MAY YOU HAVE MANY HAPPY YEARS AFTER YOU LOSE ALL YOUR MARBLES.&lt;br /&gt;============ ========= ========= =======&lt;br /&gt;Happiness  Comes Not Becoz We Do Great Things&lt;br /&gt;But We Do Small Things With Great Love&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6288584364417782611?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6288584364417782611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6288584364417782611' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6288584364417782611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6288584364417782611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/10/kisah-1000-hari-sabtu.html' title='Kisah 1000 Hari Sabtu'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5102892346753384924</id><published>2008-10-23T11:17:00.004+07:00</published><updated>2008-10-24T12:19:46.744+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Latimojong Mount (3.478 mdpl)</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_94ntL9YI/AAAAAAAAAQA/Fgt1QKe5llo/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Lumbung_Pagi=2Ejpg?=-725970"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_95RC72AI/AAAAAAAAAQI/Z5GMhNv9uKM/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Hutan_cantigi_1=2Ejpg?=-729016"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_95rtSrWI/AAAAAAAAAQQ/ftBQQu3wWSg/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Hutan_cantigi_2=2Ejpg?=-730544"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_96agsIRI/AAAAAAAAAQY/fDKmLzfEwKE/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Hutan_cantigi_3=2Ejpg?=-733164"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97g1ZZ5I/AAAAAAAAAQ4/iSY4FqyQ0Eg/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Guide_n_porter=2Ejpg?=-738854"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202088660035474" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97g1ZZ5I/AAAAAAAAAQ4/iSY4FqyQ0Eg/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FGuide_n_porter%3D2Ejpg%3F%3D-738854" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Latimojong Mount (3.478 mdpl) &lt;p&gt;DESTINY : Latimojong Mount (3.478 mdpl)&lt;br /&gt;PERIOD : 13 - 19 Agustus 2007 &lt;p&gt;Contact Person untuk Pendaftaran :&lt;br /&gt;1. Kantor Polsek Baraka&lt;br /&gt;2. Kepala Dusun Karangan (P. Sahir) &lt;p&gt;Akomodasi + Transportasi :&lt;br /&gt;1. Bp. Dadang (Ketua KPA Lembayung) = 085-255438428 &lt;p&gt;Contact Person Porter (Desa Karangan/Desa Latimojong) :&lt;br /&gt;2. P. Sinu&lt;br /&gt;1. P. Sahir &lt;p&gt;More Contact Person in Makasar :&lt;br /&gt;1. Batti (081342964137)&lt;br /&gt;2. Iwan (081524190413) &lt;p&gt;&lt;br /&gt;RUTE PERJALANAN&lt;br /&gt;DESTINY: Latimojong Mount (3.478 mdpl)&lt;br /&gt;PERIOD : 13 - 19 Juni 2007 &lt;p&gt;About Semeru Mount :&lt;br /&gt;Nama puncak : Rante Mario&lt;br /&gt;Type : Non-Vulcano&lt;br /&gt;Tinggi : 3478 mdpl&lt;br /&gt;Posisi goegrafis : 120°01'30" BT - 03°23'01" LS.&lt;br /&gt;Temperatu : dapat menjapai -2º C &lt;p&gt;Desa Baraka&lt;br /&gt;Baraka ini bisa dicapai dari arah Makassar atau Tana Toraja dengan menumpang bis dan turun di Cakke. Kemudian dilanjutkan dengan menumpang angkutan lokal ke Baraka. Dari Makassar ada kendaraan langsung menuju Baraka, berupa kendaraan Kijang, atau Panther yang bermuatan 10 orang dengan ongkos Rp.30.000,- per orang dan mangkal di terminal Makassar pada jam 07.00 atau 12.00 dan 19.00. Kadang angkutan ini jam keberangkatannya juga bisa mundur tergantung dari ada tidaknya penumpang. &lt;p&gt;Desa Buntu Dea&lt;br /&gt;Dari Baraka ke Buntu Dea bisa ditempuh dengan mobil sejenis mikrolet dan biasanya tidak sampai ke batas akhir dari jalan, dan berhenti 3km sebelum batas akhir jalan. Angkutan ini hanya ada pada hari pasar Baraka yaitu hari Senin dan Kamis. Angkutan lain adalah Ojek dan kita akan diantar langsung pada batas jalan dengan waktu tempuh dari Baraka satu jam lebih cepat yaitu 2 jam. Akan tetapi tentu saja biayanya akan jadi lebih mahal dari pada menumpang angkotan. Pada waktu pendataan ini ongkos ojek adalah Rp.50.000,- sekali jalan. &lt;p&gt;Rante Lemo (Dusun Latimojong)&lt;br /&gt;Dari Buntu Dea menuju dusun Latimojong atau di peta dikenal dengan Rante Lemo, ditempuh dengan berjalan kaki. Jalurnya sudah diperlebar untuk kendaraan beroda empat, akan tetapi masih dalam tahap pengerjaan mungkin 1 atau 2 tahun lagi jalan ini sudah selesai dan kendaraan sudah bisa mencapai Dusun Latimojong. Waktu yang ditempuh dari Buntu Dea ke Dusun Latimojong adalah 2 jam. Dusun Latimojong ini sudah tersedia aliran listrik. &lt;p&gt;Dusun Karuaja&lt;br /&gt;Kira-kira 1 jam 15 menit kemudian jalan setapak akan melewati dusun Karuaja. Sebuah dusun kecil dan listrik juga sudah mengalir ke dusun ini. Dusun ini terletak persis dilembah sebuah bukit. &lt;p&gt;Dusun Karangan 1390 Mdpl&lt;br /&gt;Berjarak tempuh 2 jam jalan kaki dari dusun Karuaja. Ditengah perjalanan antara Karuaja dan Karangan akan ada lagi sebuah dusun kecil yaitu Buntulamba. Dusun Karangan berada dipinggang bukit dengan ketinggian 1390m d.p.l dan mengalir sungai besar yang jernih yaitu sungai Salu Karangan. Di dusun ini pendaki sudah biasa menginap di rumah penduduk atau dirumah kepala desa, dan biasanya bagi yang butuh porter bisa mencarinya disini. &lt;p&gt;Post 1 (Buntu Kaciling) 1800 Mdpl&lt;br /&gt;menuju pos 1 dimulai dengan mengikuti aliran sungai Salu Karangan kemudian menyeberangi sebuah jembatan batang pohon dan menanjak naik dengan kemiringan 50-70 derajat. Kemudian akan bertemu dengan jalan bercabang dua yaitu kekiri mendatar adalah rute ke puncak Rante Mario dan lurus mendaki adalah rute ke puncak Nenemori. Keadaan jalur hingga ke Pos 1 ini banyak sekali jalan bercabangnya, yang merupakan jalur pemburu dan penebang kayu,&lt;br /&gt;merupakan sebuah areal terbuka seukuran 4 meter persegi disini tidak ada sumber mata air. &lt;p&gt;Post 2 (Goa Sarung Pakpak) 1800 Mdpl&lt;br /&gt;Ttrek akan bervariasi yaitu mendaki dan menurun serta melipiri tepi jurang. Mendekati pos 2 rute jalannya akan menurun karena pos 2 berada disebuah lembah ditepi sungai yang mengalir besar. Pos 2 ini berupa sebuah areal dibawah tebing batu seukuran 4 meter persegi. Sumber air melimpah disini dan sangat dekat dari areal camp. Waktu tempuh dari pos 1 adalah 1 jam 45&lt;br /&gt;menit. Pos 2 biasanya dijadikan tempat bermalam oleh pendaki. &lt;p&gt;Post 3 (Lantang Nase) 1940 Mdpl&lt;br /&gt;Rute dari post 2 adalah tanjakan terjal 80 derajat dan ini akan ditempuh terus selama 1 jam perjalanan. Tanajakan ini tanpa bonus jalan mendatar dan sangat berbahaya jika lengah dengan keseimbangan bisa terjungkal kebelakang. Pos 3 ini berupa sebuah daerah datar seukuran 5 meter persegi serta tidak ada sumber airnya dan Post 4 (Buntu Lebu) 2140 Mdpl Rute dari post 3 mempunyai kemiringan 60 - 70 derajat dengan sesekali bonus jalan mendatar. Pos 4 berada diketinggian 2140m d.p.l dan merupakan sebuah areal datar ukuran 6 meter persegi. Tertutup pepohonan dan tidak mempunyai sumber air. Waktu tempuh dari pos 3 adalah 45 menit. &lt;p&gt;Post 5 (Soloh Tama) 2480 Mdpl&lt;br /&gt;merupakan sebuah daerah datar yang luar dan bisa menampung paling tidak 10 tenda. Daerah ini sedikit terbuka dan terletak disisi sebuah punggungan. Waktu tempuh dari pos 4 adalah 1 jam 30 menit. Disini terdapat sumber air berupa sebuah sungai yang berjarak kira-kira 100 meter menurun kelembah. Tempat ini juga biasanya dijadikan tempat bermalam oleh pendaki. &lt;p&gt;Post 6 (2690 Mdpl)&lt;br /&gt;merupakan sebuah daerah datar ukuran 3x6 meter dan mempunyai ketinggian 2690m d.p.l jarak tempuh dari pos 5 sekitar 40 menit. Dari pos ini sudah terlihat jelas jejeran pegunungan Latimojong serta Buntu Dea dari kejauhan. Disini tidak terdapat sumber mata air. &lt;p&gt;Post 7 (Kolong Buntu) 3100 Mdpl&lt;br /&gt;Jarak tempuh dari pos 6 ke pos 7 adalah 1 jam 30 menit. Sepanjang rute menuju pos 7 jalan setapaknya sudah terbuka dan hamparan jejeran penggunungan Latimojong jelas terlihat. Pemandangan sangat indah dari pos ini. Di pos ini juga terdapat sebuah sumber mata air berupa sungai kecil jernih dan sebuah kolam besar dibawahnya. Jarak dari lokasi camp sekitar 15&lt;br /&gt;meter. &lt;p&gt;Prapatan (3300 Mdpl)&lt;br /&gt;Perapatan adalah sebuah medan terbuka yang cukup luas disini kita menemukan jalan kekiri ke puncak Rante Mario, kanan ujung 30° adalah kepuncak Nenemori dan kanan 90° adalah jalan turun ke Palopo. Sebelum mencapai perapatan ini kita akan bertemu dengan jalan bercabang yaitu kekanan ke puncak antene (antene komunikasi ABRI yang tidak terpakai lagi), dan kekiri&lt;br /&gt;ke Perapatan. Waktu tempuh dari pos 7 adalah 20 menit, tidak ada sumber air disini. &lt;p&gt;Puncak Rante Mario (3478 Mdpl)&lt;br /&gt;Dari perapatan menuju puncak rante Mario rutenya mendatar dengan sesekali tanjakan 30 derajat. Melewati jalan terbuka yang luas terdapat dua jalur yaitu kekiri jalur normal dan kekanan jalur potong. Kedua jalur tersebut bertemu kembali sebelum mencapai puncak. Pemandangan ke arah utara dari puncak adalah Puncak Buntu Rantekambola, Sebelah barat Buntu Pantealoan dan jejeran bukit di Buntu Dea, dan sebelah Selatan Buntu Nenemori. Puncak&lt;br /&gt;Rante Mario ini sangat luas dan ada tiang ketinggiannya. &lt;p&gt;Foto-foto : &lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_94ntL9YI/AAAAAAAAAQA/Fgt1QKe5llo/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Lumbung_Pagi=2Ejpg?=-725970"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202038965040514" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_94ntL9YI/AAAAAAAAAQA/Fgt1QKe5llo/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FLumbung_Pagi%3D2Ejpg%3F%3D-725970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Lumbung Pagi.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_95RC72AI/AAAAAAAAAQI/Z5GMhNv9uKM/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Hutan_cantigi_1=2Ejpg?=-729016"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202050062112770" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_95RC72AI/AAAAAAAAAQI/Z5GMhNv9uKM/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FHutan_cantigi_1%3D2Ejpg%3F%3D-729016" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(See attached file: Hutan cantigi1.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_96agsIRI/AAAAAAAAAQY/fDKmLzfEwKE/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Hutan_cantigi_3=2Ejpg?=-733164"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202069782700306" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_96agsIRI/AAAAAAAAAQY/fDKmLzfEwKE/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FHutan_cantigi_3%3D2Ejpg%3F%3D-733164" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Hutan cantigi 2.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Hutan cantigi 3.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97dJsSPI/AAAAAAAAAQo/5xY15_9Rg6Y/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Jalan_rusak_2=2Ejpg?=-736796"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202087671417074" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97dJsSPI/AAAAAAAAAQo/5xY15_9Rg6Y/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FJalan_rusak_2%3D2Ejpg%3F%3D-736796" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Jalan rusak 1.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97pzFV4I/AAAAAAAAAQw/lNTfay-vjLI/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Kendaraan_angkut=2Ejpg?=-737867"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202091066251138" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97pzFV4I/AAAAAAAAAQw/lNTfay-vjLI/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FKendaraan_angkut%3D2Ejpg%3F%3D-737867" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Jalan rusak 2.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Kendaraan angkut.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_960_oqaI/AAAAAAAAAQg/W5rAEg9CFNQ/s1600-h/=?ISO-8859-1?Q?Jalan_rusak_1=2Ejpg?=-734814"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260202076891818402" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_960_oqaI/AAAAAAAAAQg/W5rAEg9CFNQ/s320/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FJalan_rusak_1%3D2Ejpg%3F%3D-734814" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(See attached file: Guide n porter.jpg)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;By Obeng / MGR Situ Pendiri &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5102892346753384924?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5102892346753384924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5102892346753384924' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5102892346753384924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5102892346753384924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/10/latimojong-mount-3478-mdpl.html' title='Latimojong Mount (3.478 mdpl)'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SP_97g1ZZ5I/AAAAAAAAAQ4/iSY4FqyQ0Eg/s72-c/%3D%3FISO-8859-1%3FQ%3FGuide_n_porter%3D2Ejpg%3F%3D-738854' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5532101796066112938</id><published>2008-10-07T15:02:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T15:03:26.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Bertumpu pada Hati</title><content type='html'>Lelaki santun itu duduk di tepi sungai. Ia sudah beberapa lama tidak makan apapun. Lalu sebutir apel yang terbawa arus itu dipungutnya, dan dimakan. Sesaat kebutuhannya terpenuhi. Namun sesaat kemudian hati kecilnya menggugat. "Apel siapa ini? Mengapa aku memakannya tanpa minta izin?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu menelusur ke hulu, mencari pemilik apel tersebut. Beberapa jauh kemudian ia menemukan pemiliknya. Ia minta tindakannya memakan apel hanyut tanpa izin pemiliknya tersebut dimaafkan. Abdullah, pemilik kebun, itu bersedia memaafkan dengan syarat tertentu. Yakni agar lelaki itu bersedia menikahi putrinya. "Tapi putriku itu buta, lumpuh, dan bisu," kata Abdullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu mengangguk. Ia siap melakukan pekerjaan halal apapun untuk mendapatkan maaf. Hatinya tidak akan pernah tenang sebelum ia mendapatkan maaf itu. Pernikahan pun dilangsungkan. Sang istri, Fatimah, ternyata seorang gadis luar biasa. Cerdas, cantik, dan sama sekali tidak buta, lumpuh dan bisu. "Ia buta dari perbuatan melihat maksiat, lumpuh dari melangkahkan kaki ke tempat-tempat yang tidak benar, serta bisu dari ucapan yang tidak senonoh," kata Abdullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dikaruniai anak saleh yang kemudian menjadi tokoh besar sufi, Syekh Abdulqadir Jaelani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat ayah Abdulqadir Jaelani begitu bersusah-payah mencari pemilik apel yang hanyut di sungai? Bukankah si pemilik tak merasa kehilangan bila sebutir apel dari kebunnya yang luas jatuh ke sungai. Ia juga akan merasa maklum jika ada yang memungut apel itu, dan kemudian memakannya. Ia tentu tidak akan mempersoalkan seandainya tahu siapa  yang memakan apel itu. Apalagi ia sama sekali tidak tahu siapa yang memakan apel itu, bahkan tidak tahu kalau apelnya hanyut di sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak demikian bagi seorang saleh sejati seperti ayah Abdulqadir Jaelani. Sebutir apel, dalam keadaan sangat lapar, sungguh berarti bagi perutnya. Namun hatinya tidak dapat menerima apel tak bertuan itu. Hatinya terus terjaga dalam keadaan jernih. Noda setitik pun yang akan mengotori kejernihan hati akan membangkitkan mekanisme untuk membuang jauh noda itu, dan mengembalikan kejernihan hati seperti semula. Hati itu menggerakkan kakinya untuk melangkah, menggerakkan bibirnya untuk minta maaf, dan menggerakkan seluruh jiwa-raganya untuk menerima persyaratan apapun buat mendapatkan maaf itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sebenarnya ada pada hatinya itu sehingga mempunyai daya-gerak yang begitu hebat?&lt;br /&gt;Tuhan tidaklah memandang rupa seseorang. Tidak pula memandang bentuk seseorang itu. Namun, Tuhan memandang hati orang tersebut. Lewat hati manusia pula, Tuhan mengungkapkan kehadiran-Nya kepada seseorang.  Lewat hatinya seseorang dapat merasakan bahwa Tuhan memang "lebih dekat dibanding urat leher sendiri". Lewat hati, seseorang dapat merasakan hal yang dalam penggambaran sufistik, "dengan mata-Nya ia melihat, dengan telinga-Nya ia mendengar, dengan tangan-Nya ia menyentuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sachiko Murata, profesor bidang studi agama di Universitas New York, menilai banyak ayat-ayat kitab suci yang membahas mengenai hati sebagai sentralitas pada diri manusia; secara harfiah, hati itulah yang akan membalik, mengubah, memaju-mundurkan, serta menaik-turunkan manusia. Tidak berlebihan bila hati dipandang sebagai "lokus kebaikan dan kejahatan, maupun kebenaran-kesalahan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatilah yang akan mengendalikan seseorang hingga tenteram atau gelisah. Hati yang akan menentukan seseorang sukses atau tidak dalam mengarungi gelombang hidup.  Itu yang menjelaskan mengapa para imam sufi tiada henti untuk menekankan pentingnya, latihan tanpa akhir untuk memurnikan hati. [Zaim.U]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiriman: "S1D" &lt;&lt;a href="mailto:s1ddh4rta@gmail.com" target="_blank"&gt;s1ddh4rta@gmail.com&lt;/a&gt;&gt; via milis 4w4rness. Sedikit disunting oleh NR.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5532101796066112938?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5532101796066112938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5532101796066112938' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5532101796066112938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5532101796066112938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/10/bertumpu-pada-hati.html' title='Bertumpu pada Hati'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-3767744547022321922</id><published>2008-10-06T15:47:00.000+07:00</published><updated>2008-10-06T15:48:43.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>CINTA SEORANG IBU</title><content type='html'>[Author : unknown]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi. Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: "Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya. Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap. Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi. Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan, "Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah. Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan. Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut. Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya. Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada.Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah. Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat. Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng. Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng. Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu utk anaknya. Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini. Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita. Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a story living in us that speaks of our place in the world. It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBERAPA DALAM KAMU MENCINTAI IBUMU ????  mother is the best super hero in the world.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-3767744547022321922?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/3767744547022321922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=3767744547022321922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3767744547022321922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/3767744547022321922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/10/cinta-seorang-ibu.html' title='CINTA SEORANG IBU'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6357300601822021225</id><published>2008-09-24T10:37:00.002+07:00</published><updated>2008-09-24T10:45:55.582+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Dad's Story</title><content type='html'>On July 22nd I was in route to Washington , DC for a business trip.  It wa s all so very ordinary, until we landed in Denver  for a plane change. As I collected my belongings from the overhead bin, an announcement was made for Mr.  Lloyd Glenn to see the United Customer Service Representative immediately. I thought nothing of it until I reached the door to leave the plane and I heard a gentleman asking every male if he were Mr. Glenn. At this point I knew something was wrong and my heart sunk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I got off the plane a solemn-faced young man came toward me and said, 'Mr. Glenn, there is an emergency at your home. I do not know what the emergency is, or who is involved, but I will take you to the phone so you can call the hospital.' My heart was now pounding, but the will to be calm took over. Woodenly, I followed this stranger to the distant telephone where I called  the number he gave me for theMission Hospital . My call was put through to the trauma center where I learned that my three-year-old son had been trapped underneath the automatic garage door for several minutes, and that when my wife had found him he was dead. CPR had been performed by a neighbor, who is a doctor, and the paramedics had continued the treatment as Brian was transported to the hospital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the time of my call, Brian was revived and they believed he would live, but they did not know how much damage had been done to his brain, nor to his heart. They explained that the door had completely closed on his little sternum right over his heart. He had been severely crushed. After speaking with the medical staff, my wife sounded worried but not hysterical, and I took comfort in her calmness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The return flight seemed to last forever, but finally I arrived at the hospital six hours after the garage door had come down. When I walked into the intensive care unit, nothing could have prepared me to see my little son laying so still on a great big bed with tubes and monitors everywhere. He was on a respirator. I glanced at my wife who stood and tried to give me a reassuring  smile. It all seemed like a terrible dream. I was filled-in with the details and given a guarded prognosis. Brian was going to live, and the preliminary tests indicated that his heart was OK, two miracles in and of themselves. But only time would tell if his brain received any da mage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Throughout the seemingly endless hours, my wife was calm. She felt that Brian would eventually be all right. I hung on to her words and faith like a lifeline. All that night and the next day Brian remained unconscious. It seemed like forever since I had left for my business trip the day before.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finally at two o'clock that afternoon, our son regained consciousness and sat up uttering the most beautiful words I have ever heard spoken. He said, 'Daddy hold me' and he reached for me with his little arms. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[TEAR BREAK...smile]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the next day he was pronounced as having no neurological or physical deficits, and the story of his miraculous survival spread throughout the hospital. You cannot imagine, we took Brian home, we felt a unique reverence for the life and love of our Heavenly Father that comes to those who brush death so closely.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the days that followed there was a special spirit about our home. Our two older children were much closer to their little brother. My wife and I were much closer to each other, and all of us were very close as a whole family Life  took on a less stressful pace. Perspective seemed to be more focused, and balance much! Easier to gain and maintain. We felt deeply blessed. Our gratitude was truly profound.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The story is not over (smile)!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almost a month later to the day of the accident, Brian awoke from his afternoon nap and said, 'Sit down Mommy.. I have something to tell you.' At this time in his life, Brian usually spoke in small phrases, so to say a large sentence surprised my wife. She sat down with him on his bed, and he began his sacred and remarkable story.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Do you remember when I got stuck under the garage door? Well, it was so heavy and it hurt really bad. I called to you, but you couldn't hear me.. I started to cry, but then it hurt too bad. And then the 'birdies' came.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'The birdies?' my wife asked puzzled.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Yes,' he replied. 'The birdies made a whooshing sound and flew into the garage. They took care of me.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'They did?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Yes,' he said. 'One of the birdies came and got you. She came to tell you 'I got stuck under the door.' A sweet reverent feeling filled the room. The spirit was so strong and yet lighter than air. My wife realized that a three-year-old had no concept of death and spirits, so he was referring to the beings who came to him from beyond as 'birdies' because they were up in the air like birds that fly.. 'What did the birdies look like?' she asked. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brian answered, 'They were so beautiful. They were dressed in white, all white. Some of them had green and white. But some of them had on just white.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Did they say anything?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Yes,' he answered.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'They told me the baby would be all right.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'The baby?' my wife asked confused.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brian answered.! 'The baby laying on the garage floor.' He went on,  'You came out and opened the garage door and ran to the baby. You told the baby to stay and not leave.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My wife nearly collapsed upon hearing this, for she had indeed gone and knelt beside Brian's body and seeing his crushed chest whispered, 'Don't leave us Brian, please stay if you can.' As she listened to Brian telling her the words she had spoken, she realized that the spirit had left His body and was looking down from above on this little lifeless form.. 'Then what happened?' she asked.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'We went on a trip,' he said, 'far, far away.' He grew agitated trying to say the things he didn't seem to have the words for. My wife tried to calm and comfort him, and let him know it would be okay. He struggled with wanting to tell something that obviously was very important to him, but finding the words was difficult.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'We flew so fast up in the air. They're so pretty Mommy,' he added.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'And there are lots and lots of birdies.' My wife was stunned. Into her mind the sweet comforting spirit enveloped her more soundly, but with an urgency she had never before known. Brian went on to tell her that the 'birdies' had told him that he had to come back and tell everyone about the 'birdies.'  He said they brought him back to the house and that a big fire truck, and an ambulance were there. A man was bringing the baby out on a white bed and he tried to tell the man that the baby would be okay. The story went on for an hour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He taught us that 'birdies' were always with us, but we don't see them because we look with our eyes and we don't hear them because we listen with our ears. But they are always there, you can only see them in here (he put his hand over his heart). They whisper the things to help us to do what is right because they love us so much. Brian contin ued, stating, 'I have a plan, Mommy.  You have a plan.. Daddy has a plan. Everyone has a plan. We must all live our plan and keep our promises. The birdies help us to do that cause they love us so much.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the weeks that followed, he often came to us and told all, or part of it, again and again. Always the story remained the same. The details were never changed or out of order. A few times he added further bits of information and clarified the message he had already delivered. It never ceased to amaze us how he could tell such detail and speak beyond his ability when he talked about his birdies..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everywhere he went, he told strangers about the 'birdies.' Surprisingly, no one ever looked at him strangely when he did this. Rather, they always got a softened look on their face and smiled. Needless to say, we have not been the same ever since that day, and I pray we never will be.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You have just been sent an Angel to watch over you. Some people come into o ur lives and quickly go...Some people become friends and stay awhile...leaving beautiful footprints on our hearts ... and we are never quite the same because we have made a good friend!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesterday is history. Tomorrow a mystery. Today is a gift. That's why it's called the present! Live and savor every moment...this is not a dress rehearsal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THIS IS A SPECIAL GUARDIAN ANGEL...&lt;br /&gt;From: "Handoko Susanto" &lt;&lt;a href="mailto:handoko@hanang-instrument.com" target="_blank"&gt;handoko@hanang-instrument.com&lt;/a&gt;&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6357300601822021225?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6357300601822021225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6357300601822021225' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6357300601822021225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6357300601822021225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/09/dads-story.html' title='Dad&apos;s Story'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4819703657655997624</id><published>2008-09-19T15:39:00.001+07:00</published><updated>2008-09-19T15:39:58.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Kekurangan Sang Ilmuwan</title><content type='html'>Dulu ada seorang ilmuwan, yang menemukan seni untukmenciptakan kembaran dirinya begitu sempurna, hingga tidakmungkin orang membedakan yang ciptaan dari pada yang asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari ia mendengar, bahwa malaikat maut mencaridia. Maka ia menciptakan selusin kembaran dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat bingung, tak bisa mengetahui, mana dari tigabelassosok di mukanya itu yang sang ilmuwan. Maka ia meninggalkan mereka semua dan pulang ke surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidak lama, karena ia kenal kodrat manusia, Malaikat kembali dengan akal pandai. Ia berkata, "Tuan memang seorang genius, bisa berhasil menciptakan tiruan-tiruan diri tuan begitu sempurna. Namun aku menemukan suatu kesalahan dalamkaryamu, perkara kecil saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ilmuwan segera muncul keluar dan berteriak: "Tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana kesalahannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tepat di sini," kata malaikat, dan ia mengambil sang ilmuwan dari antara tiruannya dan dibawa pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;((DOA SANG KATAK 1, Anthony de Mello SJ,Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4819703657655997624?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4819703657655997624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4819703657655997624' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4819703657655997624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4819703657655997624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/09/kekurangan-sang-ilmuwan.html' title='Kekurangan Sang Ilmuwan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5162476296096146461</id><published>2008-09-16T09:29:00.001+07:00</published><updated>2008-09-16T09:31:18.528+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Untuk Direnungkan: Montir yang menjadi Filsuf</title><content type='html'>Ada seorang montir yang suatu hari merasa dirinya lebih cocok jadi seorang filsuf, dia belajar filosofi sambil sementara itu rajin bekerja. Lalu lambat laun karena banyak membaca karya-karya para filsuf, maka dia merasa bahwa dirinya juga ditakdirkan sebagai seorang filsuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya dia makin kurang menggunakan keterampilannya sebagai montir, malah dia lebih banyak berceloteh filosofi daripada bekerja. Akibatnya, yang tadinya dia montir terkenal yang banyak pelanggannya, lambat laun para pelanggan meninggalkan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya montir tersebut tidak merasa ada yang salah dengan dirinya, malahan dia pikir bengkelnya menjadi sepi karena bengkelnya kurang kreatif. Maka dia mulai menciptakan suatu kreasi-kreasi baru untuk bengkelnya. Dia mulai menciptakan alat-alat ukur/test untuk mobil-mobil pelanggannya di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadarinya otaknya telah tercemar oleh karya-karya para filsuf. Maka dia mulai membuat alat-alat test untuk mobil-mobil tersebut dengan konsep-konsep filosofi. Dan dia berhasil membuat alat tersebut yang secara tekhnis otomotif adalah inovasi. Karena sebelumnya, belum pernah ada montir yang membuat alat test seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kawan montir dia ada yang memuji, mencela, mempertanyakan, meledek inovasi tersebut. Karena si montir sangat yakin dengan hasil karyanya dan juga semenjak dia mempelajari filosofi maka dia memiliki watak baru yang senang marah-marah, maka semua tanggapan teman-teman montirnya cuma dijawab dengan amarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pelanggan yang memberanikan diri untuk mencoba di test menggunakan alat ukur/test kreasi baru dari si montir tersebut. Ternyata dengan alat barunya menghasilkan hasil pengukuran yang mengejutkan, lain dari yang lain. Terutama karena hasil pengetestan tersebut menyatakan bahwa; mobil tersebut tidak mempunyai nilai filosofi. Maka para pelanggan tersebut cuma bisa terbengong-bengong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum sempat bengongnya hilang, si montir tersebut meminta bantuan kepada teman-teman montirnya yang masih setia untuk segera mereparasi mobil tersebut, agar mempunyai nilai filosofi dengan arahan dari si montir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil daripada reparasinya mobil tersebut menjadi sangat filosofis. Si pemilik mobil dengan heran dan berat hati terpaksa menerima mobilnya dalam keadaan begitu. Tetapi apa daya karena dia sudah membayar harga yang mahal dan dia merasa ini memang kebodohan dirinya kenapa dia merelakan mobilnya untuk di test dengan alat baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu dia mengendarai mobil itu pulang ke rumah, memang benar mobilnya sudah menjadi seorang filsuf lebih banyak berpikir daripada berjalan, alias mogok-mogok melulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan renungkan kira-kira pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kisah di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sejenak Bijak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5162476296096146461?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5162476296096146461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5162476296096146461' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5162476296096146461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5162476296096146461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/09/untuk-direnungkan-montir-yang-menjadi.html' title='Untuk Direnungkan: Montir yang menjadi Filsuf'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5957720340295152024</id><published>2008-09-08T11:19:00.002+07:00</published><updated>2008-09-08T11:27:16.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Gadis Pembawa Apel</title><content type='html'>Kisah Herman Rosenblat, Miami Beach, Florida. Bulan Agustus 1942, di Piotrkow, Polandia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit mendung pagi itu ketika kami menunggu dengan gelisah. Semua pria, wanita dan anak-anak dari perkampungan Yahudi Piotrokow telah digiring ke arah sebuah lapangan.&lt;br /&gt;Menurut kabar yang terdengar, kami akan dipindahkan. Ayahku baru saja meninggal karena penyakit tifus, yang berjangkit dengan ganas di perkampungan yang padat ini. Ketakutanku yang paling besar adalah apabila keluarga kami dipisahkan. "Apapun yang kamu lakukan," Isidore, kakakku yang tertua, berbisik, "jangan sebutkan umurmu yang sebenarnya. Katakan saja kamu enam belas tahun!" Aku termasuk anak lelaki yang tinggi untuk umur 11 tahun, sehingga aku dapat menuakan diri. Mungkin dengan cara ini aku dianggap menjadi pekerja yang berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang serdadu Nazi menghampiriku, derap sepatu boot-nya menghentak dibebatuan. Ia memandangku dari atas ke bawah, kemudian menanyakan umurku."Enam belas," jawabku. Ia menyuruhku ke sisi kiri, dimana tiga kakakku dan para pria lain yang sehat sudah berbaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuku dikumpulkan di sebelah kanan bersama para wanita lain, anak-anak, orang-orang sakit dan orang-orang tua. Aku berbisik kepada Isidore, "Kenapa?" tanyaku. Ia tidak menjawab. Aku berlari ke arah mama dan berkata bahwa aku ingin ikut dengannya. "Jangan!" katanya dengan tegas. "Pergilah. Jangan mengganggu. Pergilah bersama kakak-kakakmu." Ibu tak pernah berkata dengan keras seperti itu sebelumnya. Tetapi aku mengerti. Ia sedang melindungiku. Ia mengasihiku sedemikian besar, sehingga kali ini ia berpura-pura sebaliknya. Itulah kali terakhir aku melihat ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak-kakakku dan aku sendiri dipindahkan dalam truk ternak ke Jerman. Kami tiba di Kamp Konsentrasi Buchenwald pada malam hari seminggu kemudian dan kami digiring ke sebuah barak yang sesak. Hari berikutnya, kami diberi pakaian seragam dan nomor pengenal. "Jangan panggil aku Herman lagi." kataku kepada kakak-kakakku. "Panggil saja si 94983". Aku ditugaskan untuk bekerja di bagian krematorium di kamp itu, mengangkut jenazah ke dalam elevator yang digerakkan tangan. Aku juga merasa sudah mati. Hatiku beku, aku telah menjadi sebuah angka belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku dan kakak-kakakku dikirim ke Schlieben, salah satu cabang kamp Buchenwald, dekat Berlin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pagi aku pikir aku mendengar suara ibuku. "Nak," katanya dengan lembut namun jelas, "aku mengirimkan kepadamu seorang malaikat." Kemudian aku bangun. Cuma mimpi. Mimpi yang indah. Namun di tempat seperti ini mana ada malaikat? Yang ada hanya bekerja. Dan kelaparan. Dan ketakutan. Beberapa hari kemudian, aku sedang berjalan-jalan keliling kamp, di belakang barak-barak, dekat pagar yang beraliran listrik dimana para penjaga tidak mudah melihat. Aku sendirian. Di seberang pagar itu, aku melihat seseorang: seorang gadis muda dengan rambut ikal yang berkilauan. Ia setengah bersembunyi di belakang pohon murad. Aku melihat ke sekeliling untuk memastikan tidak ada orang lain yang melihatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memanggilnya pelan-pelan dalam bahasa Jerman. "Apakah kamu punya makanan?" Ia tidak mengerti. Aku bergeser sedikit ke arah pagar dan mengulangi pertanyaan tadi dalam bahasa Polandia. Ia melangkah maju. Aku kurus kering, dengan kain rombeng menutup sekeliling kakiku, namun gadis itu nampak tidak ketakutan. Di matanya kulihat kehidupan. Ia mengambil sebutir apel dari jaket wolnya dan melemparkannya ke arah pagar. Aku menangkap buah itu, dan begitu aku akan berlari menjauh, aku mendengar perkataannya yang lemah, "Aku akan ketemu kamu lagi besok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kembali lagi ke tempat yang sama dekat pagar itu pada waktu yang sama setiap hari. Ia selalu ada di sana dengan makanan buatku: sepotong roti atau, lebih bagus lagi, sebutir apel. Kami tidak berani ngobrol atau berlama-lama. Kalau kami tertangkap, kami bisa mati. Aku tidak mengenal gadis itu, ia cuma gadis desa, kecuali bahwa ia mengerti bahasa Polandia.&lt;br /&gt;Siapa namanya? Mengapa ia mempertaruhkan nyawanya bagiku? Aku selalu berharap akan pemberian makanannya yang dilemparkan gadis ini dari seberang pagar, sebagai makanan yang menyehatkan dalam bentuk roti dan apel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tujuh bulan kemudian, kakak-kakakku dan aku dimuat ke dalam sebuah kereta batu bara dan dikapalkan ke kamp Theresienstadt di Cekoslovakia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan datang lagi," kataku kepada gadis itu. "Kami akan pergi besok." Aku berbalik menuju barak-barak dan tak menoleh ke belakang lagi, bahkan aku juga tidak mengatakan selamat tinggal kepada gadis yang aku tak tahu namanya, gadis pembawa apel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berada di Theresienstadt selama tiga bulan. Perang mulai mereda dan pasukan Sekutu mulai mendekat, namun nasibku rupanya sudah ditentukan. Pada tanggal 10 Mei, 1945, aku sudah dijadwalkan untuk mati di kamar gas pada jam 10 pagi. Di dalam ketenangan fajar pagi hari, aku berusaha mempersiapkan diriku. Begitu sering kematian nampaknya sudah siap menjemputku, namun agaknya aku selalu selamat. Kini, semuanya sudah selesai. Aku memikirkan orangtuaku. Paling tidak, aku pikir kami akan dipertemukan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jam 8 pagi ada keributan. Aku mendengar teriakan, dan melihat orang-orang berlarian ke segala arah ke luar kamp. Aku pergi bersama kakak-kakakku. Pasukan Rusia telah membebaskan kamp ini! Pintu kamp terbuka lebar. Setiap orang berlarian, begitu juga aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara mengherankan, semua kakak-kakakku selamat. Aku tidak tahu bagaimana caranya. Namun aku tahu bahwa gadis pemberi apel itu telah menjadi kunci bagi kelangsungan hidupku. Di tempat yang nampaknya kejahatan merajalela, kebaikan seseorang telah menyelamatkan hidupku, telah memberiku harapan ditempat dimana tidak ada harapan. Ibuku telah berjanji mengirimkan seorang malaikat, dan malaikat itu telah datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku mencapai Inggris dimana aku disponsori oleh sebuah yayasan Yahudi, diinapkan di sebuah hostel dengan para pemuda lain yang telah selamat dari Pembantaian Massal dan dilatih di bidang elektronika. Kemudian aku pergi ke Amerika, dimana kakakku Sam telah lebih dahulu pindah. Aku masuk dinas ketentaraan Amerika Serikat selama Perang Korea, dan kembali ke Kota New York setelah dua tahun. Pada bulan Agustus 1957 aku membuka toko servis elektronika milikku sendiri. Aku mulai hidup menetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, temanku Sid, yang aku kenal di Inggris, menelponku. "Aku punya teman kencan. Gadis ini punya kenalan seorang Polandia. Yuk, kita ajak kencan mereka berdua." Kencan buta? Tidak, bukan untukku. Namun Sid terus mendesakku, dan beberapa hari kemudian kami pergi menuju Bronx untuk menjemput teman kencannya dan temannya Roma. Aku harus mengakui bahwa, untuk kencan buta seperti ini tidaklah terlalu buruk. Roma adalah seorang perawat di RS Bronx. Ia gadis yang baik dan cerdas. Juga cantik dengan rambut ikal yang cokelat, dan dengan bola mata hijau seperti buah badam yang berkilauan dengan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berempat pergi ke Pulau Coney. Roma adalah gadis yang mudah diajak berbicara, enak diajak bergaul. Ia juga ternyata bosan dengan kencan buta! Kami berdua hanya menolong para sahabat kami. Kami berjalan-jalan di sepanjang pantai, menikmati hembusan angin sepoi-sepoi yang bertiup dari Samudera Atlantik, dan kemudian makan malam di pantai. Aku tak dapat mengingat saat yang lebih indah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami semua bergegas menuju mobil Syd, aku dan Roma duduk di kursi belakang. Sebagai seorang Yahudi Eropa yang telah selamat dari perang, kami menyadari bahwa banyak hal yang belum kami bicarakan di antara kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memulai topik itu ketika ia bertanya, "Dimana kamu," tanyanya lembut, "ketika perang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di kamp," kataku, sambil mengingat kenangan mengerikan yang masih jelas terekam, kehilangan keluarga yang tak terpulihkan. Aku telah berjuang untuk melupakannya. Namun kita tak dapat melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengangguk. "Keluargaku bersembunyi di sebuah peternakan di Jerman, tak jauh dari Berlin," katanya kepadaku. "Ayahku mengenal seorang pendeta, dan ia memberikan kami dokumen-dokumen keturunan Jerman." Aku dapat membayangkan betapa ia harus menanggung penderitaan juga, ketakutan yang selalu menyertai. Dan sekarang di sinilah kami, berdua selamat, di dunia yang baru. "Di sana ada sebuah kamp di dekat peternakan itu." Roma melanjutkan. "Aku melihat seorang anak laki-laki dan aku melemparkan apel kepadanya setiap hari." Kebetulan yang sangat mengherankan kalau ia menolong anak lelaki lain. "Seperti apa rupa anak lelaki itu?"tanyaku. "Ia tinggi, kurus, kelaparan. Aku pasti menemuinya setiap hari selama enam bulan." Hatiku berdetak kencang. Aku tak dapat mempercayainya!&lt;br /&gt;Mustahil. "Apakah ia mengatakan kepadamu pada suatu hari bahwa kamu tidak perlu menemuinya lagi karena ia harus meninggalkan Schlieben?" Roma menatapku dengan heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dialah aku!" Aku meluap dengan sukacita dan keheranan, perasaanku berkecamuk hebat. Aku tak percaya. Malaikatku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tak akan membiarkanmu pergi." kataku kepada Roma. Dan di kursi belakang mobil itu dalam suasana kencan buta, aku melamar Roma. Aku tidak ingin menunggu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu gila ya!" katanya tertawa. Namun ia mengajakku menemui orangtuanya dalam suatu makan malam Sabat pada minggu berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang ingin kuketahui tentang Roma, namun hal yang paling penting aku ketahui: keteguhan hatinya, kebaikannya. Selama beberapa bulan, di dalam keadaan yang terburuk, ia selalu datang ke pagar dan memberikanku pengharapan. Sekarang aku telah menemukannya lagi, aku tidak akan pernah membiarkannya pergi. Pada hari itu, ia menyetujui lamaranku. Dan aku selalu setia pada janjiku. Setelah hampir lima puluh tahun perkawinan kami, dengan dua orang anak dan tiga cucu, aku tidak pernah membiarkannya pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Email dari Shanti yang berasal dari email berantai Guideposts, *diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk**&lt;a href="http://pentas-kesaksian.blogspot.com/" target="_blank"&gt;http://pentas-kesaksian.blogspot.com&lt;/a&gt;*&lt;a href="http://pentas-kesaksian.blogspot.com/" target="_blank"&gt;http://pentas-kesaksian.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* - mohon bagian ini jangan dihapus apabila anda memforwardnya)--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5957720340295152024?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5957720340295152024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5957720340295152024' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5957720340295152024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5957720340295152024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/09/gadis-pembawa-apel.html' title='Gadis Pembawa Apel'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8168543107667634351</id><published>2008-09-04T11:29:00.001+07:00</published><updated>2008-09-04T11:32:11.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Yang Tahu Hanya Kamu Sendiri!</title><content type='html'>Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun jauh di balik bukit pegunungan. Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana. Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung kondor, burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan menjaga keselamatan penghuni negeri burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan gesekan daun. Burung-burung berbulu warna-warni, pemberi keindahan. Mereka bertugas bekeliling negri membentangkan sayapnya, agar warna-warni bulunya terlihat semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan kegembiraan. Dan rasa gembira bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah mengerami telur-telurnya. Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan untuk induk elang. Akhirnya, di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. Ada 3 anak elang yang nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu mengeluarkan kepalanya dari cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur lalu mematuk-matuk calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk memberikan potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh mungil anak-anak elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejam...? Ini hanya masalah kepraktisan. Untuk apa terbang dan mencari makan jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. Sebagai hewan, elang hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah yang membedakan manusia dan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus, hari berganti hari. Anak-anak elang yang tadinya berbentuk jelek karena tak berbulu, kini mulai menampakkan keasliannya. Bulu-bulu halus mulai menutupi daging di tubuh masing-masing. Kaki kecil anak-anak elang sudah mampu berdiri tegak. Walau kedua sayapnya belum tumbuh sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga sarang. Memastikan tak ada ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan anak-anak elang tak jatuh dari sarang yang berada di ketinggian pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan bergantian dengan elang jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang bertanya: "Kapankah aku bisa terbang seperti ayah dan ibu?"&lt;br /&gt;Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar pandang lalu elang jantan berkata: Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum waktu itu tiba, makanlah yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat". Usai sang elang jantan berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu mengepakkan kuat-kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak menjauhi sarang. Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat melayang di awan. Anak-anak elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari kehangatan kasih sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari musim dingin ke musim semi. Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni dedaunan. Bahkan sinar mentari memberi sentuhan warna yang indah. Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya mulai ditumbuhi bulu-bulu kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika seeor anak elang berdiri di tepi sarang, ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat mencengkram tepi sarang sehingga ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung merentangkan sayang dan mendekati sang anak seraya berkata: "Rentangkan dan kepakan sayapmu kuat-kuat!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang karenanya ia tak mendengar apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik cepat dari jauh dan membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak mendarat di tanah. Sayap elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan takut tak mampu bergerak. Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih memeluk sang anak. Menyelipkannya di bawah sayapnya dan memberikan kehangatan. Sesudah si anak tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan membawa si anak kembali ke sarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu menimbulkan trauma pada si anak elang. Jangankan berlatih terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. Berdiri di tepi sarang saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai terbang dalam jarak pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang dan elang jantan adalah berusaha agar tidak mendarat keras di dataran.&lt;br /&gt;Lama berselang setelah melihat kedua saudaranya berlatih, si elang yang pernah jatuh bertanya pada ibunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!" jawab si induk elang dengan penuh kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi aku takut!' ujar si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tahu, karenanya kami tak memaksa." jawab si induk elang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu apa yang harus kulakukan agar aku berani?" tanya si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk berani, kamu harus menghilangkan rasa takut!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Percayailah kami!" ujar elang jantan yang tiba-tiba sudah berada di tepi sarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak diam dan hanya memandang jauh ke tengah lautan. Tiba-tiba si anak elang bertanya lagi; "Menurut ibu dan ayah, apakah aku mampu terbang ke seberang lautan?"&lt;br /&gt;Dengan tenang si elang jantan berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakku kalau kau tak pernah merentangkan dan mengepakkan sayapmu, kami tidak pernah tahu, apakah kamu mampu atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena yang tahu hanya kamu sendiri!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu si induk elang menambahkan:&lt;br /&gt;"Mulailah dari sekarang, karena terbang kecilmu akan menjadi awal perubahan hidupmu. Semua perubahan dimulai dari terbang awal, anakku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak elang diam tertegun, memandang takjub pada induk elang dan elang jantan. Kini ia sadar, tak ada yang tahu kemampuan dirinya selain dirinya sendiri. Kedua orang tuanya hanya memberikan jaminan bahwa mereka ada dan selalu ada, jika si anak memerlukan. Didorong rasa bahagia akan cinta-kasih orang tuanya, si elang kecil berjanji akan berlatih dan mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya ia menggantikan elang jantan menjadi pemimpin keselamatan para penghuni negeri burung, maka tahulah ia, bahwa kesuksesan yang diraihnya adalah di mulai saat tekad terbangun untuk melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses itu tak pernah ada kalau hanya sebatas tekad. Tapi tekad itu harus diwujudkan dengan tindakan nyata, walau di mulai dari langkah yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah rentangkan dan kepakkan sayap kemampuanmu, maka dunia ada digenggamanmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Senyum_ibu, 14 Des 2006]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8168543107667634351?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8168543107667634351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8168543107667634351' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8168543107667634351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8168543107667634351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/09/yang-tahu-hanya-kamu-sendiri.html' title='Yang Tahu Hanya Kamu Sendiri!'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2762134993525314019</id><published>2008-09-01T17:06:00.001+07:00</published><updated>2008-09-01T17:09:34.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Enam Pertanyaan</title><content type='html'>Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama..."Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab...."orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar...Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab kematian adalah PASTI adanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"...Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap kitaTIDAK bisa kembali ke masa lalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan datang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang paling besar di dunia ini...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari".. .. Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi ...Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan keempat adalah..."Apa yang paling berat di dunia ini...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ..tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ..."Semua itu benar...", kata Sang Guru...tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pertanyaan keenam adalah..."Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !""(hampir) Benar...", kata Sang Gurutetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...&lt;br /&gt;senantiasa belajar dari MASA LALU...dan tidak memperturutkan NAFSU...???&lt;br /&gt;Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...&lt;br /&gt;dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....&lt;br /&gt;serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: Eufraxia Inggrid Yong &lt;&lt;a href="mailto:euf_y%40yahoo.com" target="_blank"&gt;euf_y@yahoo.com&lt;/a&gt;&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2762134993525314019?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2762134993525314019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2762134993525314019' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2762134993525314019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2762134993525314019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/09/enam-pertanyaan.html' title='Enam Pertanyaan'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2849807097485299351</id><published>2008-08-29T16:44:00.000+07:00</published><updated>2008-08-29T16:45:04.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bible games'/><title type='text'>[Permainan Alkitab] Sandi Alkitab</title><content type='html'>Siapkanlah lima buah pernyataan mengenai suatu kota ataupun tokoh Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah pernyataan itu satu demi satu dan minta seorang peserta menebak tempat atau tokoh tersebut. Kalau ia berhasil menebak sesudah pernyataan pertama Anda bacakan, ia mendapat angka 100.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ia menebaknya dengan tepat sesudah pernyataan kedua Anda bacakan, ia mendapat angka 50. Yang ketiga angkanya 25, yang keempat 10, dan yang kelima 5 angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunlah pernyataan tersebut sedemikian rupa sehingga kelihatannya semakin sukar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2849807097485299351?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2849807097485299351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=2849807097485299351' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2849807097485299351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/2849807097485299351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/08/permainan-alkitab-sandi-alkitab.html' title='[Permainan Alkitab] Sandi Alkitab'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-4391545576002229519</id><published>2008-08-29T16:41:00.000+07:00</published><updated>2008-08-29T16:43:05.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Penyesalan Tiada Arti</title><content type='html'>Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, mengganggu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan sega la sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia bertemu seorang gadis yang cantik dan baik. Gadis ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja yang selalu mau diajak keluar. Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak-anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;From: fransisca.dorothea&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-4391545576002229519?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/4391545576002229519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=4391545576002229519' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4391545576002229519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/4391545576002229519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/08/penyesalan-tiada-arti.html' title='Penyesalan Tiada Arti'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-203166048041403602</id><published>2008-08-19T15:34:00.002+07:00</published><updated>2008-08-19T15:42:53.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Kisah di Musim Dingin (Kisah Nyata)</title><content type='html'>Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun, Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. Marahlah Siu Lan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putrinya benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue. Bagaimana lagi? Mereka harus dapat uang untuk makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Putri kecil itu harus diberi pelajaran, pikirnya geram. Lie Mei sudah berani kurang ajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera, Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siu Lan menggoncang- goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu, dia membukanya. Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang. Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca *,"Hi..hi..hi... mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit ukuran besar. Hi…hi…hi.. mama selamat ulang tahun."*------------ -------*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Ingatlah, jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita, karena persepsi kita belum tentu benar adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Take time to THINK. It is the source of power&lt;br /&gt;Take time to READ. It is the foundation of wisdom&lt;br /&gt;Take time to be QUIET. It is the opportunity to seek God&lt;br /&gt;Take time to DREAM. It is what the future is made of&lt;br /&gt;Take time to PRAY. It is the greatest power on earth....... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The ESQ book&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-203166048041403602?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/203166048041403602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=203166048041403602' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/203166048041403602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/203166048041403602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/08/kisah-di-musim-dingin-kisah-nyata.html' title='Kisah di Musim Dingin (Kisah Nyata)'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6988816282964406835</id><published>2008-08-13T11:34:00.000+07:00</published><updated>2008-08-13T11:35:34.166+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bible games'/><title type='text'>[Permainan Alkitab] Benda-benda Alkitab</title><content type='html'>Sebutkan nama benda penting dalam sebuah cerita Alkitab dan mintalah pemain menebak setiap cerita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering sekali ada beberapa kemungkinan yang berhubungan dengan suatu benda tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, "batu" berhubungan dengan cerita Musa, Daud, Stefanus, maupun peristiwa-persitiwa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat dengan mudah memperoleh nama-nama benda dalam konkordansi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6988816282964406835?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6988816282964406835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6988816282964406835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6988816282964406835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6988816282964406835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/08/permainan-alkitab-benda-benda-alkitab.html' title='[Permainan Alkitab] Benda-benda Alkitab'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8253361822987607993</id><published>2008-08-06T09:58:00.002+07:00</published><updated>2008-08-06T10:00:05.737+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bible games'/><title type='text'>[Permainan Alkitab] Menebak Tokoh Alkitab</title><content type='html'>Seorang pemain diminta ke luar ruangan, sementara anggota kelompok menetapkan dan memilih untuk membicarakan tentang seorang tokoh Alkitab. Setelah diberi cukup waktu, pemain itu dipanggil masuk. Ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mencoba menemukan siapa tokoh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang lainnya mencoba menyembunyikan jawaban sedemikian rupa tanpa berbohong. Ketika nama tokoh itu akhirnya dapat diterka dengan tepat, maka anggota kelompok yang menyebabkan terkaan berhasil harus keluar ruangan. Kini ia menjadi penebak. Permainan dilanjutkan seperti tadi dan orang tersebut dipangil masuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8253361822987607993?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8253361822987607993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8253361822987607993' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8253361822987607993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8253361822987607993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/08/permainan-alkitab-menebak-tokoh-alkitab.html' title='[Permainan Alkitab] Menebak Tokoh Alkitab'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6047524942311577914</id><published>2008-07-31T17:21:00.001+07:00</published><updated>2008-07-31T17:24:37.030+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Satu Menit yang Mengubah Hidupnya</title><content type='html'>Selama masa sekolah di kolese, Rogers menghabiskan musim panasnya di sebuah perkemahan tempat penebangan kayu. Ketika pengawas lapangan harus ke luar beberapa hari, ia menyuruh Rogers mewakilinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana nanti kalau orang-orang yang membangkang?" tanya Rogers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memikirkan Tony, seorang buruh imigran yang sepanjang hari cuma menggerutu dan mengomel, menyusahkan orang-orang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pecat mereka," kata pengawas itu. Lalu, seakan membaca pikiran Rogers, ia menambahkan, "Aku rasa kamu lagi memikirkan kesempatan untuk memecat si Tony kalau kamu dapatkan peluang. Aku akan merasa tidak enak mengenai itu. Aku sudah kerja selama 40 tahun dalam penebangan kayu. Tony itu pekerja yang paling terandalkan yang kupunya. Aku tahu ia penggerutu dan membenci semua orang dan segala sesuatu. Tetapi dia masuk nomor satu dan pulangnya malah paling akhir. Selama delapan tahun ini tak pernah ada kecelakaan dibukit tempat ia bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rogers mengambil alih menjadi pengawas hari berikutnya. Ia menghampiri Tony dan berkata begini, "Tony, kau tahu aku yang bertugas jadi pengawas hari ini?" Tony cuma acuh saja, ada suara asal-asalan ia bunyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku maunya sudah akan memecatmu begitu kita sampai bertengkar, tapi kuingin kau tahu itu tak akan kulakukan," ia bilang pada Tony, seraya menambahkan apa yang diceritakan pengawasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai ia berkata, Tony menjatuhkan pasir sesekop yang ia pegang dan air mata mengalir menuruni wajahnya. "Kenapa tak ia ceritakan itu 8 tahun yang lalu padaku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu Tony kerja lebih keras dari sebelumnya dan ia tersenyum! Belakangan ia cerita pada Rogers, "Aku bilang pada Maria, kau mandor pertama di negara ini yang pernah bilang, "Kerjamu bagus, Tony",  dan itu membuat Maria merasa seperti hari Natal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rogers kembali kesekolah setelah musim panas itu. 12 tahun kemudian ia bertemu Tony kembali. Ia adalah pengawas untuk pembangunan jalan kereta api dari salah satu perusahaan penebangan kayu terbesar di bagian Barat Amerika. Rogers menanyainya ihwal ia bisa sampai ke California dan menjadi begitu sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tony menjawab, "Kalau bukan karena satu menit itu waktu anda berbicara dulu padaku di Idaho, aku suatu hari sudah pasti membunuh seseorang. 1 menit itu, benar-benar mengubah seluruh jalan hidupku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para manajer-efektif tahu betapa pentingnya untuk mengambil waktu dan menunjukkan dan memuji seorang pekerja bahwa ia baik. Tapi bukan main bedanya apa yang bisa dihasilkan oleh semenit penegasan dalam membina suatu relasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu menit. Kau punya waktu satu menit untuk mengucap terima kasih pada seseorang? Satu menit untuk memberitahu seseorang, apa yang padanya kau paling hargai? Satu menit untuk membahas, merinci apa yang begitu baik yang telah ia kerjakan? Satu menit. Itu bisa membuat perbedaan untuk sepanjang hidup seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sherman Rogers' old book, "Foremen: Leaders or Drivers?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6047524942311577914?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6047524942311577914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6047524942311577914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6047524942311577914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6047524942311577914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/07/satu-menit-yang-mengubah-hidupnya.html' title='Satu Menit yang Mengubah Hidupnya'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-1999794707813784256</id><published>2008-07-15T08:43:00.001+07:00</published><updated>2008-07-15T08:55:31.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Bonsai &amp; Sequoi</title><content type='html'>Bonsai dan SequoiaOrang Jepang memelihara pohon yang lazim disebut Bonsai, pohon ini indah dan dibentuk dengan sempurna walaupun tingginya hanya dalamhitungan sentimeter. Di California ditemukan pohon raksasa hutan yang bernama Sequoia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pohon raksasa ini diberi nama Jenderal Sherman dengan ketinggian mencapai 90 meter seakan menembus langit dan lingkar batang hingga 26 meter. Pohon raksasa ini begitu hebat sehingga jika ditebang akan menghasilkan kayu bangunan yang cukup untuk membuat 35 buah rumah dengan lima kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat berbentuk biji Bonsai dan Jenderal Sherman berukuran sama kecil, masing2 beratnya kurang dari satu milligram. Setelah keduanya dewasa terjadi perbedaan ukuran yang luar biasa dan kelihatan seperti peristiwa yang sederhana saja, tetapi kisah dibalik perbedaan ukuranitu mengandung pelajaran dalam kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pohon Bonsai mulai menyembulkan tunasnya di muka bumi, orang Jepang mencabutnya dari tanah dan mengikat pokok akar dan sebagian cabang akarnya dengan demikian secara sengaja menghambat pertumbuhannya. Hasilnya adalah sebatang pohon mini yang indah tetapi tetaplah mini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biji Jenderal Sherman jatuh ke tanah California yang subur danmendapat gizi dari mineral, air hujan dan sinar matahari, hasilnya adalah sebuah pohon raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Bonsai maupun Jenderal Sherman tidak punya pilihan dalam menentukan nasibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak demikian dengan manusia, anda punya hak untuk menentukan nasib, anda bisa jadi besar atau jadi kecil sebagaimana yang anda kehendaki. Anda bisa jadi Bonsai atau Jenderal Sherman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Citra diri anda dan cara anda memandang diri sendiri akan menentukan akan menjadi apa anda kelak... untuk itu anda punya pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Bunga Lasminni&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-1999794707813784256?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/1999794707813784256/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=1999794707813784256' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1999794707813784256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1999794707813784256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/07/bonsai-sequoi.html' title='Bonsai &amp; Sequoi'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-1959629621325065038</id><published>2008-07-11T15:21:00.000+07:00</published><updated>2008-07-11T15:23:16.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>Waktu Teduh</title><content type='html'>Nats: Lalu berangkatlah mereka dengan perahu menyendiri ke tempat&lt;br /&gt;yang terpencil (Markus 6:32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda sedang memotong kayu dengan kampak. Dari pagi hingga siang ia terus bekerja. Tidak ada waktu untuk berhenti. Ia harus mengejar target. Itu sebabnya, ia terus-menerus mengayunkan kampaknya. Suatu kali seorang bapak tua datang menghampirinya. "Nak, kampakmu sudah tumpul. Berhentilah sejenak untuk mengasahnya," kata si bapak tua. "Wah, tidak ada waktu, Kek. Saya harus mengejar target," sahut si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan di dunia ini semakin hiruk pikuk; tuntutan dan tantangan zaman semakin besar. Kita tidak terhindarkan dari kesibukan dan belenggu rutinitas. Padahal, ibarat sebuah mesin, kita tentu membutuhkan istirahat. Hidup dalam rutinitas tanpa sejenak pun "beristirahat" sama dengan pemuda dalam cerita di atas, yang terus memotong kayu tanpa sedikit pun waktu untuk mengasah kampaknya, sehingga kampaknya pun menjadi tumpul. Inilah makna pentingnya waktu&lt;br /&gt;teduh: keluar sejenak dari kesibukan rutin untuk membangun relasi pribadi dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu teduh lebih merupakan kebutuhan, daripada kewajiban. Karena itu, kita perlu meresponsnya dengan sukacita. Dalam rutinitas sehari-hari, perlu selalu ada waktu untuk sejenak berdiam diri. Menutup mata dan telinga dari segala hiruk pikuk kegiatan rutin sehari-hari. Menyediakan diri dan membuka hati untuk Tuhan, membiarkan Dia menyapa dengan cara-Nya. Tuhan Yesus telah mencontohkannya. Di tengah kesibukan-Nya yang luar biasa -- mengajar dan menolong orang -- Dia selalu menyempatkan diri untuk sejenak menyepi, untuk menenangkan diri dalam waktu teduh (ayat 31,32) -AYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU TEDUH BERSAMA TUHAN BUKAN SAJA MENYEGARKAN&lt;br /&gt;MELAINKAN JUGA MENYEHATKAN JIWA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: renungan harian&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-1959629621325065038?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/1959629621325065038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=1959629621325065038' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1959629621325065038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1959629621325065038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/07/waktu-teduh.html' title='Waktu Teduh'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6762926804767062337</id><published>2008-07-04T16:39:00.002+07:00</published><updated>2008-07-04T16:44:25.338+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Sekeping Emas</title><content type='html'>Lelaki berjanggut panjang keperakan itu memang memancarkan kewibawaan yangbesar. Ia tampak duduk tenang dengan mata terpejam. Tangan kirinya terlihat menggenggam sebuah tongkat kayu bersisik berwarna coklat kehitaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan lelaki berjubah putih itu, sekumpulan orang-orang yang membentuksetengah lingkaran, duduk berkeliling. Mereka semua tampak menundukkan kepala. Azarya, sang guru nan bijaksana, pengajar para raja dan pejabat istana, kembali mengumpulkan murid-muridnya. Tetapi tidak seperti hari-hari yang lain, dimana mereka biasa berkumpul di pinggir sungai, bukit ataupelataran istana. Hari ini mereka berkumpul dekat sebuah kandang ternak.Tidak ada seorang pun yang tahu rencana hati Azarya. Diantara lenguhan danbau ternak, guru dan murid itu, terdiam dengan penuh hikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan sang guru mengangkat tangannya. Satu keping talenta emas tampak di terjepit diantara ibu jari dan telunjuk beliau. Benda itu terlihat semakin berkilau ditimpa cahaya matahari. Para murid bergumam tidakmengerti. "Anak-anak ku", sang guru pun mulai bersabda,"Siapakah dari antarakalian yang menginginkan benda ini, jika aku memberikannya?". Kini semuamata memandang kearah ujung jari Azarya. Sekeping talenta emas. Nilainya setara dengan bayaran seratus hari kerja orang upahan. Sama sekali bukanjumlah yang sedikit. Serta merta belasan orang itu mengangkat tangannya."Saya guru…saya guru …!!", seru mereka. Sesaat Azarya tersenyum mengelus janggut nya. "Hanya orang yang telah kehilangan akal sehatnya yang akan menolak pemberian satu keping talenta emas ini", lanjut nya sambilmenurunkan tangan. Kemudian tangan kiri Azarya bergerak mengambil sebuah mangkuk kecil didepannya. Cairan kermizi yang berwarna merah pekat tampakmengisi separuh mangkuk itu. Perlahan-lahan keping emas itu dicelupkannya kedalam mangkuk, hingga beberapa saat. "Masihkah kalian menginginkan benda ini?", tanya Azarya sambil kembali mengacungkan keping emas yang telah berubahwarna itu. "Tentu, guru !", jawab para murid serempak.Azarya memandangi kepingan berwarna merah pekat di tangan nya, tiba-tiba iamembuang keping emas itu kepermukaan tanah sepelempar batu jauhnya. Beberapa muridnya terlihat menggeser tempat duduknya menjauh. "Kau !", tunjuk sang guru ke arah salah satu muridnya,"Tampillah ke muka". Orang yang ditunjuk segera menaati perintah gurunya. "Ludahi keping emas itu !", perintah sangguru. Murid itu tampak ragu, ia memandang bergantian ke arah keping emas itudan guru nya memastikan apa yang didengarnya."Lakukan apa yang kuperintahkan", kata Azarya sambil tersenyum. Segera setelah muridnya meludahi keping emas itu, Azarya kembali bertanya, "Masihkah kalian menginginkan talenta itu ?". "Tentu saja guru", kembali terdengar jawaban dari arah para murid."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian baiklah, kau bertiga ludahi lagi dan injak-injak keping emas itu !!", perintah Azarya. Ketiga orang itu pun melakukan persis seperti yang gurunya perintahkan. Sekarang keping emas itu telah berubah rupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permukaannya yang tadinya berkilau kini tak lebih merupakan benda kotor yang sangat menjijikkan. Azarya berdiri, mengibaskan jubahnya, kemudian berjalan menghampiri keping emas itu. Sesaat ia memandangi benda itu, kemudian ikutmeludahinya."Anak-anakku, lihatlah benda yang menjijikkan itu.", kata Azarya sambil memandangi wajah-wajah mereka,"Masihkah ada seseorang diantara kalian yangmenginginkannya ?". Murid-murid saling berpandangan satu sama lain, beberapadiantara mereka tampak mengangguk-angguk. "Tentu Guru kami semua masihmenginginkannya", jawab mereka serempak. Mendengar jawaban para murid, Azarya mengambil sebuah capit dari kayu. Ia memungut benda itu dan mengangkatnya tinggi-tinggi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dengarkanlah anak-anakku", sang guru pun bersabda," kalian dan siapapun akan tetap menginginkan keping emas itu, karena apapun keadaan yang mata kalian lihat, sekeping talenta emas, tetaplah sekeping talenta emas !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya terlihat saling berpandangan, sebagian dari mereka tampak mengangguk-angguk membenarkan perkataan sang guru."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serupa dengan keping talenta emas ini", Azarya melanjutkan,"diri kalianpun, senista, secacat, sehina apapun, tetaplah mulia dan berharga.Kemiskinan, kecacatan, keadaan terkeji sekalipun tidaklah sanggup mengubahnilai seorang manusia. Manusia telah diciptakan demikian mulia"Azarya memandangi murid-murid nya lekat-lekat, setelah itu ia berjalan kearah kandang ternak yang berada tak jauh dari mereka. Murid-muridnya segerabangkit, mengikuti guru mereka dari belakang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa yang ku janjikan kepada kalian.", kata Azarya sambil menoleh,"Aku akan memberikan keping talenta emas ini kepada siapa pun yang mengingingkannya. Ambilah !". Dengan satu gerakan, Azarya melemparkan keping emas itu ke dalam tumpukan kotoran ternak yang tampak menggunung. Segera saja keping talenta emas itu membenam tak terlihat. Belum lagi Azarya menjauh dari tempat itu, murid-muridnya yang berjumlah belasan itu merangsek masuk ke dalam kandang. Mereka saling mendorong, berdesakan, saling himpit. Tidak sedikit dari mereka yangterinjak-injak oleh temannya sendiri Beberapa orang malah terlihat bergulat diantara kotoran ternak. Yang lain terlihat saling tinju dan saling hantam.Bak dihajar angin puting beliung, serta merta kandang yang semula aman damai itu jadi begitu berantakan. Lembu, kambing, domba berlarian keluar. Pagar kayu dan dinding kandang rusak berat. Azarya sesaat membiarkan kerusuhan ituterjadi, hingga ia merasa waktunya cukup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hentikan !", seru sang guru dan perkelahian itu pun serta merta berhenti," rupanya kalian belum juga mengerti. Barangsiapa bertelinga hendaklah mendengar ! Camkanlah apa yang ku katakan kepadamu hari ini danbelajarlah darinya."Azarya segera menghampiri murid-muridnya yang berlumuran kotoran hewan,"Sang Khalik, Pencipta kita, mengerti benar betapa berharga diri kita,manusia-manusia ini. Begitu juga dengan iblis-iblis jahat penghuni kegelapan, mereka juga tahu persis betapa mulianya kita. Satu-satunya yangsering tidak mengerti akan tingginya harga itu adalah kita, manusia itu sendiri. Manusia sering tidak mengetahui betapa mulianya ia dicipta. Bahkan tidak jarang, karena kebodohannya, manusia menukar kemuliannya dengan sesuatu yang sama sekali tidak berharga. Jadi mulai saat ini, jangan biarkan apapun dan siapapun bahkan hidup ini mendustai kalian, dan membuat kalian tidak berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kalian jauh lebih mulia dari ribuan keping telenta emas !!"&lt;br /&gt;(****mta****)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: by MTA – Made Teddy Artiana&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6762926804767062337?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6762926804767062337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6762926804767062337' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6762926804767062337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6762926804767062337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/07/sekeping-emas.html' title='Sekeping Emas'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-565853552703545845</id><published>2008-07-03T13:41:00.000+07:00</published><updated>2008-07-03T13:43:02.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Pelajaran Hidup</title><content type='html'>Di sebuah hutan, tinggallah seekor serigala pincang. Hewan itu hidup bersama seekor harimau besar berbulu coklat keemasan. Luka yang diderita serigala, terjadi ketika ia berusaha menolong harimau yang dikejar pemburu. Sang serigala berusaha menyelamatkan kawannya. Namun sayang, sebuah panah yang telah terbidik mengenai kaki belakangnya. Kini, hewan bermata liar itu tak bisa lagi berburu. Ia tinggal di sebuah gua, jauh dari perkampungan penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang harimau pun tahu bagaimana balas budi. Setiap selesai berburu, di mulutnya selalu tersisa sepotong daging untuk dibawa pulang. Walau sedikit, sang serigala selalu dapat bagian. Sang harimau paham bahwa tanpa bantuan sang kawan, ia pasti sudah mati terpanah. Sebagai balasannya, sang serigala selalu berusaha menjaga keluarga sang harimau dari gangguan hewan-hewan lain. Walaupun sebenarnya ia tak bisa berjalan dan hanya duduk teronggok di pojok gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, peristiwa itu telah sampai ke telinga seorang pertapa. Ia dan beberapa muridnya ingin melihat dan mengambil pelajaran. Di pagi hari, berangkatlah mereka. Setelah seharian berjalan, sampailah mereka di mulut gua, tempat sang harimau dan serigala itu menetap. Kebetulan, sang harimau baru saja pulang dari berburu, dan sedang memberikan sepotong daging kepada serigala. "Pelajaran apa yang dapat kalian lihat dari sana?" tanya pertapa ke murid-muridnya. Seorang murid menjawab, "Guru, aku melihat kekuasaan dan kebaikan Tuhan. Tuhan pasti akan memenuhi kebutuhan setiap hamba-Nya lewat berbagai cara."Sang pertapa tersenyum. Sang murid melanjutkan ucapannya, "Lihatlah serigala itu. Tanpa bersusah payah, dia bisa tetap hidup, dan mendapat makanan." Ia menanti jawaban dari gurunya. "Ya, kamu tidak salah. Kamu memang memperhatikan, tapi sesungguhnya kamu buta. Walaupun mata lahirmu bisa melihat, tapi mata batinmu lumpuh. Berhentilah berharap menjadi serigala, dan mulailah berlaku seperti harimau."Adalah benar bahwa Tuhan menciptakan ikan buat umat manusia. Adalah benar pula, Tuhan menghamparkan gandum di tanah-tanah petani. Tapi apakah Tuhan ciptakan ikan-ikan itu dalam kaleng-kaleng sardin? Atau, gandum-gandum yang hadir dalam bentuk seplastik roti manis? Saya percaya, ikan-ikan itu dihadirkan kepada kita lewat peluh dan kerja keras dari nelayan. Saya juga pun percaya, bahwa gandum-gandum terhidang di meja makan kita, lewat usaha dari para petani, dan kepandaian mereka mengolah alat panggang roti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, acapkali memang dalam kehidupan kita, ada fragmen tentang serigala yang lumpuh dan harimau yang ingin membalas budi. Memang tak salah jika di sana kita akan dapat menyaksikan kebesaran dan kasih sayang Tuhan. Dari sana pula kita akan mendapatkan pelajaran tentang persahabatan dan kerjasama. Namun, ada satu hal kecil yang patut diingat bahwa: berbagi, menolong, membantu sudah selayaknya menjadi prioritas dalam kehidupan kita. Bukan karena hal itu suatu keterpaksaan, bukan pula karena didorong rasa kasihan dan ingin balas budi. Berbagi dan menolong, memang sepatutnya mengalir dalam darah kita. Di sana akan ditemukan nilai-nilai dan percikan cahaya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab di sana, akan terpantul bahwa kebesaran Tuhan hadir dalam tindak dan perilaku yang kita lakukan. Di dalam berbagi akan bersemayam keluhuran budi, keindahan hati dan keagungan kalbu.Teman, jika kita bisa memilih, berhentilah berharap menjadi serigala lumpuh, dan mulailah meniru teladan harimau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: ivana indahwati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-565853552703545845?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/565853552703545845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=565853552703545845' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/565853552703545845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/565853552703545845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/07/pelajaran-hidup.html' title='Pelajaran Hidup'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5729125689779969950</id><published>2008-07-02T14:04:00.001+07:00</published><updated>2008-07-02T14:08:10.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Artikel: Anda Telah menyusahkan Saya, Terimakasih!</title><content type='html'>Arvan Pradiansyah&lt;br /&gt;Managing Director ILM, Alumni ESQ Eksekutif 40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu mahasiswa saya pernah membaca sebuah buku berjudul Pedogogy for the Oppress (Pendidikan bagi Kaum Tertindas) yang ditulis oleh Paulo Freire, peneliti Amerika Latin. Salah satu kalimat yang masih saya ingat sampai sekarang berbunyi, Setiap orang pada dasarnya adalah guru, dan setiap tempat adalah sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja saya tidak setuju dengan kata-kata itu. Bagaimana tidak, saya mempunyai kriteria yang cukup tinggi mengenai seseorang yang pantas disebut guru. Seorang guru haruslah bisa digugu dan ditiru. Ia haruslah menjadi role model. Selain itu ia juga harus memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan saya sendiri, paling tidak ia menguasai sesuatu yang tidak saya kuasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun itu pendapat saya dahulu. Belakangan saya harus merevisi kembali pandangan itu. Pengalaman hidup justru mengajarkan pada saya bahwa pendapat Freire benar adanya. Saya belajar bukan hanya dari orang-orang yang saya hormati, melainkan justru dari orang-orang yang menyusahkan. Bahkan, pelajaran yang saya terima dari orang-orang yang menyusahkan jauh lebih powerful karena merasuk jauh kedalam pikiran dan sanubari saya.Bilamana orang-orang baik memberikan pelajaran melalui pengalaman yang menyenangkan, maka orang-orang yang menyusahkan justru memberikan pengalaman yang pahit dan getir, sebuah pelajaran yang tak akan terlupakan sepanjang hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan saya membaca sebuah buku yang menarik berjudul Thank You for Being Such A Pain karya Mark I Rosen. Buku ini makin memperkuat pendapat saya mengenai betapa pentingnya peranan yang dimainkan oleh orang-orang yang menyusahkan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman yang menyenangkan lebih mudah kita kupakan, karena hal itu tidak masuk terlalu dalam ke dalam memori kita atau bahkan kita menganggap sepele (taken for granted). Kalau bawahan melayani kita dengan sepenuh hati, kita mungkin berpikir bahwa itu sudah merupakan tugasnya. Kalau atasan kita ramah, baik hati dan mau mengerti, kita mungkin berpikir bahwa memang seperti itulah yang harus dilakukan seorang atasan. Kalau rekan kerja kita kooperatif, kita mungkin beragumentasi bahwa memang kewajiban setiap orang adalah saling membantu. Kalau pasangan hidup kita penuh perhatian, mungkin kita akan berpikir bahwa ini sudah merupakan hak kita. Bahwa kita memang berhak menerima perlakuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, pelajaran apakah yang dapat kita ambil dari orang-orang yang menyenangkan tersebut ? Mungkin ada, tetapi pasti tidak akan semendalam pelajaran dari pengalaman yang menyakitkan. Misalkan saja, ada seseorang yang menghina Anda, mengeluarkan kata-kata yang menyakiti Anda. Mudahkah Anda melupakannya? Kemungkinan tidak. Biasanya kita malah memikirkan bagimana membalas sakit hati kita. Namun justru disinilah manfaat yang diberikan orang-orang ini. Mereka sebenarnya telah memberikan experential learning yang tidak akan mungkin kita lupakan, yaitu mengenai betapa sakit rasanya diperlakukan seperti itu.Rasa sakit yang luar biasa ini sangat kita perlukan untuk membantu kita memahami perasaan yang akan dirasakan orang lain bila kita melakukan tindakan yang sama. Memahami lebih dari sekedar mengetahui. Kalau Anda mengetahui sesuatu, Anda belum paham karena Anda baru masuk ke teorinya tapi kalau Anda sudah merasakannya, Anda akan memahami. Anda bahkan akan masuk ke alam kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mempunyai atasan yang senang memaki-maki dan merendahkan harga diri orang lain. Namun, ia sangat berjasa kepada saya karena memberikan pelajaran mengenai betapa sakitnya diperlakukan demikian. Saya kemudian berjanji kepada diri sendiri untuk tidak akan pernah menyakiti dan merendahkan harga diri orang lain dalam situasi apa pun. Saya benar-benar sadar bahwa setiap orang ingin dianggap penting dan diperlakukan dengan penuh hormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang suka menjelek-jelekkan saya di belakang juga telah menjadi guru besar saya. Ia telah menyadarkan saya akan pentingnya bersikap loyal terhadap orang yang tidak hadir (loyal to the absent). Tentu saja, saya sudah pernah mempelajari buruknya menggosipkan orang lain dari buku-buku, kitab suci ataupun beberapa pelatihan perilaku, tetapi pelajaran yang paling merasuk jiwa saya justru saya dapatkan dari kawan saya itu. Rasa sakit yang saya alami justru membuat saya bersumpah untuk tidak akan pernah melakukan perilaku yang sama.Ada banyak lagi guru besar yang dapat saya tuliskan di sini. Ada klien yang pertama kali bertemu langsung memanggil saya dengan kamu. Ada kawan yang gemar memberikan label negatif. Ada atasan yang suka berlama-lama menjawab handphonenya, padahal kami berdua sedang melakukan rapat. Ia sering membiarkan saya ternganga di hadapannya. Semua orang ini adalah guru besar saya dalam kuliah Hubungan Antarmanusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu alih-alih membenci orang ini, kita seharusnya malah berterimakasih kepada mereka. Berterima kasih disini bukan dalam pengertian sinisme. Melainkan berterima kasih secara tulus dan dari lubuk hati kita yang paling dalam. Bukankah hanya orang-orang ini yang berani mengambil resiko untuk menjadi orang yang tidak disukai ? Bukankah mereka telah mengajarkan kepada kita untuk menjadi jauh lebih baik dari hari ke hari ? Bukankah dengan pengalaman pahit yang mereka berikan, kita dapat tumbuh secara spiritual ? Bahkan dalam konteks yang lebih luas, orang-orang itu sebenarnya telah diutus oleh Tuhan untuk berjumpa dengan kita di dunia ini, dan mengajarkan sesuatu yang tak dapat diajarkan oleh kawan-kawan dan sahabat-sahabat kita yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5729125689779969950?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5729125689779969950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5729125689779969950' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5729125689779969950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5729125689779969950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/07/artikel-anda-telah-menyusahkan-saya.html' title='Artikel: Anda Telah menyusahkan Saya, Terimakasih!'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6845066639954052299</id><published>2008-06-30T13:42:00.002+07:00</published><updated>2008-07-02T14:09:07.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>Artikel Motivasi</title><content type='html'>Gempa bumi berkekuatan 8 skala Richter yang terjadi di provinsi Shechuan, China pada tanggal 12 Mei 2008 pukul 14.28 diprediksikan kekuatannya setara dengan 500 bom atom, 30 kali lipat lebih dahsyat dari gempabumi yang terjadi di Kobe, Japan tahun 1995. Informasi yang di himpun pada tanggal 19 Mei 2008, ada lebih dari 32.000 orang meninggal, lebih dari 20.000 orang masih hilang, dan lebih dari 4,7 juta rumah hancur dan rusak parah, seluruh kota hampir rata, semua gunung di sekitarnya runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jutaan orang kehilangkan orang-orang yang mereka cintai, rumah, dan semua harta kekayaan mereka. Tetapi mereka tidak mengeluh, tidak komplain, hanya bantu satu sama yang lain.(CNN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam kemudian, orang berdatangan untuk membantu dan mengevakuasi korban, barisan pendonor darah antri sepanjang 100 yards, dan semua orang rela menunggu berjam-jam untuk mendonorkan darah mereka, sampai semua bank penampungan darah menembus batas tempat penyimpanan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kisah yang mengugah, luar biasa dan bisa kita ambil hikmahnya disini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PerdanaMenteri China (Wen Jia Pau), hanya dalam waktu 30 menit setelah mengetahui gempa bumi terjadi, beliau langsung naik pesawat dan tiba di lokasi bencana 2 jam kemudian. Langsung mengambil alih dan memimpin operasi untuk mengevakuasi para korban dan bekerja tampa mengenalwaktu menjadi barisan terdepan bersama tim evakuasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Xu Chao(60), seorang pengemis dari Nanjing, 1000 miles dari lokasi bencana. Ia melihat di berita dan langsung datang menyumbangkan 5 Yuan pada pagi harinya. Dan ia mengatakan bahwa orang-orang yang terkena musibah itu jauh lebih membutuhkan dari dia karena hidup mereka hancur berantakan. Pada sore harinya ia datang lagi menyumbangkan 100 Yuan ($14). Dan dia menjelaskan apa yang dia punya adalah koin-koin recehan, dan dia tidak mau merepotkan para pekerja penerima sumbangan. Jadi dia pergi ke bank dan menukarkannya semua yang dia miliki dengan satu lembar bill besar. (Ini dari seorang pria yang bahkan tidak punya uang untuk membeli makanan untuk dirinya sendiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. SongXinying (seorang anak gadis berumur 3 thn), di selamatkan dari puing-puing setelah 2 hari terperangkap dalam reruntuhan gedung. Dia dalam kondisi kritis dan kehilangan salah satu kakinya, tetapi selamat. Orang tuanya saling berhadapan (face to face) saling berpegangan bahu dan tangan untuk menyelamatkan dia dari reruntuhan, dan orang tuanyasendiri tidak selamat.4. Seorangbocah berusia 5 tahun, diselamatkan. Setelah tertimbun di dalam reruntuhan lebih dari 24 jam, tangan kirinya patah, tetapi dia tersenyum dan salut kepadaorang-orang yang menyelamatkannya. Senyumnya membuat semua oarng di sekitarnyamenangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. YuanWentin (26), seorang guru SD kelas 1. Pada saat terjadi gempa bumi, dia sibuk membantu semua murid-murid di kelas dari lantai 3 ke bawah. Dia berusaha membawa semua muridnya keluar dari gedung sekolah semaksimal mungkin. Tetapi gedungnya roboh pada saat dia mau menyelamatkan yang terakhir, dalam moment terakhir hidupnya, ia mengunakan tubuhnya untuk melindungi muridnya dari reruntuhan gedung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Seorangsiswa SMU di selamatkan dari reruntuhan gedung, dia kehilangan keduakakinya dan kedua tangannya patah, semua tim yang mengevakuasi menangis melihat keadaanya. Dia tersenyum kemereka sambil berkata : “Be Brave !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Seorang bayi sekitar 3-4 bulan di selamatkan dari reruntuhan, ajaibnya anak ini dalam keadaan sempurna tidak luka maupun tergores sedikitpun. Kenyataannya ibunya berlutut, membungkukan badannya, kepala dan tangan menyentuh lantai untuk melindungi dan sambilmenyusuinya. Seorang petugas evakuasi menemukan telepon selular mamanya danmenemukan ada teks message yang di tinggalkan mamanya : “Anakku sayang, jika kamu selamat, ingatlah selalu, mama sayang kamu selama-lamanya…”Pembaca yang budiman, begitu banyak tantangan dan rintangan yang terjadi di negerikita saat ini : harga BBM naik tinggi, semua bahan baku juga ikut melambung tinggi, demo terjadi dimana-mana, jumlah penggangguran yang semakin bertambah, krisis ekonomi dan juga krisis moral dan kepercayaan satu sama yang lain. Sepertinya membuat kita semua ingin berteriak, saling menyalahkan, mengeluh dan komplain. Bahkan bentrokan terjadi antar mahasiswa dan polisi. Tetapi apakah yang kita alami saat in ilebih parah dari yang terjadi di negara lain seperti gempa bumi di Shechuan ?Saya ingin mengajak Anda semua untuk melihat dari sisilainnya, dengan sikap dan reaksi yang berbeda. Seperti kisah diatas, tidak mengeluh, tidak komplain, bahkan bisa bantu satu sama yang lain. Saya rasa saat ini bukan waktu yang tepat untuk komplain, saling menyalahkan, bahkan menjatuhkan. Tetapi saatnya kita bangkit dan berbuat sesuatu yang bermanfaatuntuk mengubah keadaan. Mungkin kita tidak bisa berbuat banyak untuk bangsa dannegara kita, masyarakat dan lingkungan sekitar. Tapi kita bisa mulai darikeluarga kita, buatlah sesuatu yang bermanfaat yang bisa membuat keluarga kitamenjadi lebih baik. Saat ini dibutuhkan seorang Pahlawan.. ya… pahlawan buat keluarga kita. Siapa yang berani berdiri di depan, mengambil tanggung jawab penuh terhadap kehidupan kita sendiri . Tidak mengeluh, tidak komplain, bertindak langsung, memberikan yang terbaik yang kita bisa, membantu satu samayang lain, saling mendukung dan bekerjasama demi satu tujuan yang sama yaitumembuat hidup yang lebih baik.Saya yakin, dengan sikap yang benar, bekerja lebih keras&amp;amp; cerdas, saling membantu danmendukung satu sama lain, bersyukurterhadap apa yang kita mliki saat ini, pasti kita bisa menciptakan kehidupankeluarga yang jauh lebih baik, dengan keluarga yang lebih baik kita bisamenciptakan masyarakat dan lingkungan sekitar yang lebih baik, kota yang lebih baik, provinsi yang lebih baik, bahkan bangsa dan negara yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama-sama kita wujudkan kehidupan yang lebih sehat, kaya dan bahagia. Bangkitlah Indonesiaku, Indonesia Bisa !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Rudy Lim&lt;br /&gt;The Youngs Inspirator&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6845066639954052299?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6845066639954052299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6845066639954052299' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6845066639954052299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6845066639954052299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/artikel-motivasi.html' title='Artikel Motivasi'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-1255626786098719145</id><published>2008-06-23T10:42:00.002+07:00</published><updated>2008-07-02T14:09:20.941+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='article'/><title type='text'>ARTIKEL: Bagaimana Berkhotbah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Silahkan download file Bagaimana Berkhotbah dengan Penuh Kuasa mulai dari bagian pertama sampai seterusnya di bagian "Links" sebelah kanan -&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. &lt;strong&gt;Persiapan yang baik sudah merupakan 50 % keberhasilan khotbah kita dan adalah merupakan syarat mutlak bagi setiap pengkhotbah. Seorang pengkhotbah yang tidak mempersiapkan diri, sudah berdosa membuang waktu yang berharga dan tidak dapat diganti bila sudah hilang, dan bisa menyebabkan pendengar hilang minat untuk datang mendengar khotbah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Ketetapan bersama: Suatu khotbah yang berhasil harus dimulai dengan meminta pimpinan Roh Kudus mulai dari langkah pertama dalam persiapannya, dan bukan nanti ketika sudah hendak naik ke mimbar. Tanpa persiapan yang sungguh-sungguh adalah tindakan yang gegabah dan sia-sia paling sedikit, dan berbahaya serta bisa mengakibatkan kekecewaan dan bahkan kebinasaan jiwa si pengkhotbah dan pendengarnya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Sering kali kita mendengar pendeta berkata: “Saya serahkan saja bagaimana roh akan memimpin.” Itu adalah suatu semboyan dan sikap yang salah dan patut dihindari dan bukan diperbiasakan. Kecuali kalau anda sudah menjadi seorang yang sangat mahir dan berpengalaman serta terlalu sibut untuk mengadakan persiapan sampai mendetail. Terutama sekali bagi pemula, maka persiapan adalah sangat mutlak dan tidak boleh diabaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bertanggung jawab atas tugas yang dipercayakan.&lt;br /&gt;# Orang yang datang untuk mendengarkan anda berkhotbah berharap akan mendengar Firman Tuhan dan bukan cerita ngawur atau dongeng dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Jam khotbah yang dalam bahasa Inggris disebut “Divine Service” adalah jam yang sangat penting dan berharga yang telah dipercayakan Tuhan kepada anda untuk diubah jadi nilai rohani yang kekal dan berakhir dengan keselamatan jiwa-jiwa yang mendengarkan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Berkhotbah adalah pelayanan yang ilahi dan serious, mungkin ada orang yang hanya sekali itu saja mendapat kesempatan mendengar khotbah. Give no less than your best! Anda harus memberikan tidak lain dari yang terbaik, dan bukan hanya pekerjaan cap jadi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Motivasi khotbah yang benar&lt;br /&gt;# Ingat bahwa anda bukan berdiri untuk mengadakan entertainment.&lt;br /&gt;# Anda juga bukan bermaksud dan hanya memikirkan akan menerima amplop.&lt;br /&gt;# Pun bukan untuk menerima pujian dan bukan pula untuk membangun popularitas melainkan untuk mengangkatkan dan memuliakan KRISTUS, dan untukk memecah-mecahkan tubuh Kristus yang dapat memberikan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. JENIS-JENIS KHOTBAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Khotbah Topical adalah khotbah yang disusun berdasar suatu topik yang diuraikan kedalam berbagai aspeknya dengan dasar-dasar ayat secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Khotbah doktrinal atau KKR dalam seri meeting (pengajaran, prinsip-prinsip) sering mengambil bentuk Topical ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Contoh : Topic: DOA YANG TIDAK TERJAWAB&lt;br /&gt;I. Salah meminta - Yak 4:3&lt;br /&gt;II. Dosa dalam hati – Maz 66:18&lt;br /&gt;III. Meragukan firman Allah – Yak 1:6-7&lt;br /&gt;IV. Pengulangan yang sia-sia – Mat 6:7&lt;br /&gt;V. Ketidaktaatan kepada Firman Tuhan – Ams 28:9&lt;br /&gt;VI. Kesalahan dalam hubungan suami isteri –1Pet 3:7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KhotbahTextual&lt;br /&gt;Khotbah Textual adalah khotbah yang disusun berdasar suatu teks ayat tertentu yang menjadi kerangka khotbah. Teks itu sendiri menjadi thema khotbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Contoh:&lt;br /&gt;Thema: Pengorbanan orang percaya ( Rom 12:1 )&lt;br /&gt;I. Alasan pengorbanan: ‘Karena itu, saudara-saudaraku, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu’&lt;br /&gt;II. Apa yang perlu dikorbankan: ‘mempersembahkan tubuhmu’&lt;br /&gt;III. Syarat pengorbanan: ‘sebagai persembahan yang hidup kepada Allah’&lt;br /&gt;IV. Pengorbanan sebagai suatu kewajiban: ‘itu adalah ibadahmu yang sejati’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Khotbah Expository&lt;br /&gt;Kata expose artinya ‘menguraikan, membeberkan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khotbah Expositori adalah khotbah yang menguraikan suatu bagian Alkitab, sebuah kitab atau beberapa kitab dengan tujuan mengupas atau membentangkan garis-garis pikiran dalam alkitab itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Uraian inti sebuah buku, contoh: Surat Ibrani&lt;br /&gt;# Riwayat seorang tokoh: contoh: Barnabas – anak penghiburan&lt;br /&gt;# Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul: Iman dan Kebutuhan manusia ( Mat 14:14-21 )&lt;br /&gt;I. Tantangan untuk beriman – ay. 14-16&lt;br /&gt;1. Alasan tantangan, ay. 14-15&lt;br /&gt;2. Isi tantangan. – ay. 16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Kerja Iman – ay. 17-19&lt;br /&gt;1. Tindakan iman yang pertama. ay. 17-18&lt;br /&gt;2. Tindakan iman yang kedua – ay. 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Pahala iman –ay. 20-21&lt;br /&gt;1. Berkat pahala – ay. 20a&lt;br /&gt;2. Besarnya pahala – ay. 20b-21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. SIKAP DAN PENAMPILAN SAAT BERKHOTBAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Berpakaian pantas serta rapih sebagai seorang yang berdiri sebagai wakil dari Allah yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;2. Sikap diatas panggung:&lt;br /&gt;berdiri tegak, tidak bongkok-bongkok, serta tidak mempunyai sikap orang yang minder. Mr. G.D. Thompson dekan Theologia kami ditahun 60-an dulu di UNAI mengajar kami, bahwa kalau kami sudah mengadakan persiapan yang secukupnya, maka kita harus merasa yakin bahwa mereka tidak tahu apa-apa tentang bahan yang kami sudah persiapkan itu. Kita harus menganggap semua hadirin itu adalah serombongan murid SD yang datang untuk mendengarkan pelajaran dari anda sebagai gurunya. Pandanglah lurus ke depan ditujukan kepada mata pendengar, bukan memandang ke plafon, atau dinding dikiri kanan ruangan, atau pun keatas lantai, seolah-seolah sedang mencari uang yang tercecer. Belajar untuk mengadakan gerakan tubuh secara alami dan bebas serta tidak kaku dan dibuat-buat. Jangan pula terlalu berkelebihan melainkan dengan gerakan tubuh yang bebas dan merdeka serta tidak kaku dan hanya sekedar bersandiwara.&lt;br /&gt;3. Jangan berbicara seperti seorang tua renta yang kelelahan yang berbicara dengan suara yang rendah keluar dari leher anda yang terjepit.&lt;br /&gt;4. Berbicaralah dengan tegas dan ucapkan kata demi kata sejelas mungkin.&lt;br /&gt;5. Suara yang datar, monotonus, ngambang, tak bertenaga membuat orang kehilangan konsentrasi.&lt;br /&gt;6. Perhatikan karakteristik mikrofon anda. Banyak mike sedemikian jeleknya hingga bila kabelnya bergeser di tanah mengeluarkan suara gesekan. Gulung sedikit kabelnya sebagai peredam suara gesekan itu dan genggam ditangan anda bersama mike yang anda pegang.&lt;br /&gt;7. Jaga jarak mulut dengan mike hingga tak ada suara berdebam atau dengus dan desah di speaker karena letupan-letupan udara dari bibir anda atau suara nafas anda&lt;br /&gt;8. Jangan pernah memulai dengan berkata: “Saya tidak tahu apa yang harus saya khotbahkan !” Ini bukan menunjukkan kerendahan hati, tapi kekonyolan. Kalau anda tidak tahu meau mengkhotbahkan apa, kenapa membuang waktu begitu banyak orang. Kenapa tidak ngaku sebelumnya dan minta orang lain menggantikan anda berdiri di mimbar?&lt;br /&gt;9. Persiapan khotbah itu termasuk mempersiapkan lagu-lagu yang akan anda selipkan diantara khotbah atau yang dinyanyikan setelah khotbah. Juga bahan kesaksian apa yang anda hendak saksikan sebagai pendukung khotbah harus cukup dipersiapkan.&lt;br /&gt;10. Siapkan pendengar anda dengan doa yang sungguh-sungguh dan cukup lama untuk menjadikan mereka sebagai tanah yang subur bagi taburan Firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRAKTEK&lt;br /&gt;1. Bagi kelompok dalam group-group, 4 orang tiap group, seorang adalah ketua group.&lt;br /&gt;2. Tiap orang mendapat 20 menit berkhotbah, yang lain menilai dengan kertas penilaian.&lt;br /&gt;3. Dalam 15 menit terakhir adakan evaluasi bersama.&lt;br /&gt;4. Topic hari pertama : Bebas, beri yang terbaik dari yang anda punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. TUJUAN BERKHOTBAH&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Perintah Tuhan.&lt;br /&gt;Mark 16:15-16 And He said to them, "Go into all the world and preach the gospel to every creature. "He who believes and is baptized will be saved; but he who does not believe will be condemned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cara alkitabiah untuk menyampaikan iman&lt;br /&gt;Rom 10:13-15 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rom 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Transfer roh&lt;br /&gt;Yoh 6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-1255626786098719145?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/1255626786098719145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=1255626786098719145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1255626786098719145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/1255626786098719145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/artikel-bagaimana-berkhotbah.html' title='ARTIKEL: Bagaimana Berkhotbah'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5412047734297376341</id><published>2008-06-20T17:00:00.003+07:00</published><updated>2008-06-20T17:03:26.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religious'/><title type='text'>Diskon Berkat</title><content type='html'>Oleh: Ny. Peggy Iskandar - Wowor, ditulis untuk REBUSKA (KADNet) 20 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beli barang-barang dengan harga diskon, wah…boleh juga tuh! Nah, kalo dosa yang didiskon, ya OK juga kan? Nah, kalau yang di diskon itu berkat?....Ups…! Engga janji deh! Siapa sih yang sudi kalau berkatnya didiskon? Jadi berkurang dong…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya Ananias dan Safira dalam kitab Kisah Para rasul berdusta tentang jumlah hasil penjualan tanah mereka. Mereka pikir berkat yang mereka terima akan didiskon oleh Tuhan sehingga mereka hanya akan mendapat berkat yang kecil. Padahal itu salah besar lho! Mereka lupa bahwa Tuhan adalah pemilik berkat. Jadi untuk apa Tuhan mendiskon berkat yang akan diberikan-Nya kepada kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang kekasih, Tuhan tidak perlu untuk mendiskon semua berkat yang telah dilimpahkan-Nya pada kita. Sebaliknya Ia telah datang ke dunia ini dengan maksut untuk memberi kita hidup dan hidup yang berkelimpahan (Yoh. 10:10). Bila hari ini kita merasa berkat Tuhan tidak tercurah dengan lancar, jangan langsung emosi dan ngambek pada Tuhan. Tidak perlu menuduh bahwa Tuhan telah mendiskon berkat-Nya kepada kita. Periksa dulu, sebenarnya di mana sih hati kita berada? Kepada berkat atau kepada pemilik berkat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya Tuhan ingin melihat dimana hati kita terletak. Kepada DIA sebagai pemilik berkat atau hanya kepada berkat semata. Di manakah hati kita hari ini? “Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati” 1 Timotius 6:17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu memandang pada Tuhan yang melindungi dan yang memiliki berkat bagi kita, sehingga kita juga akan dengan senang untuk mempercayai dan menuruti perintah-perintahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah legenda tentang 3 orang pemuda berkuda yang mengarungi satu padang belantara pada malam hari. Ketika mereka dekat dengan sebuah kolam yang kering, mereka mendengar suara yang memerintahkan mereka untuk berhenti, mengambil pasir, memasukkan di kantongnya dan jangan melihatnya sampai pagi hari. Bila mereka berjanji untuk taat pada perintah itu, suara itu berkata, mereka akan merasakan senang dan sedih. Mereka melakukan seperti yang diperintahkan, lalu melanjutkan perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika fajar menyingsing, ketiga pemuda itu mengambil pasir yang ada di kantongnya. Mereka begitu terkejut, sebab pasir itu berubah menjadi berlian, rubi dan batu permata berharga lainnya. Pada saat itu mereka sadar akan kebenaran bahwa mereka akan senang dan sedih. Mereka senang karena pasir yang mereka ambil telah menjadi berlian, tetapi sedih karena mereka tidak mengambil lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa itu dapat terjadi bilamana pada kita. Kita akan berbahagia dengan berkat-berkat yang kita nikmati pada saat menuruti perintah-perintahNya. Tetapi seberapa nikmat berkat-berkat Tuhan yang dapat kita nikmati itu, juga bergantung pada seberapa besar kepercayaan kita kepada Tuhan sebagai pemberi perintah-perintahNya itu dan seberapa sungguh-sungguhnya kita menuruti perintah Tuhan itu. Kita masih memiliki kesempatan untuk menikmati berkat-berkat rohani dan juga berkat-berkat jasmani sekarang ini, sehingga kita akan merasakan nikmatnya mempercayai dan menuruti berkat-berkat Tuhan walaupun mungkin kita tidak langsung melihatnya sebagai hal-hal yang berharga sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah berkat TUHAN untuk menjadi berkat bagi orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati kita semua, Selamat hari Sabat !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5412047734297376341?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5412047734297376341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5412047734297376341' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5412047734297376341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5412047734297376341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/diskon-berkat.html' title='Diskon Berkat'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-7253572613786357536</id><published>2008-06-18T08:55:00.003+07:00</published><updated>2008-06-18T17:09:23.516+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='announcement'/><title type='text'>Kelompok Kerja Orang Muda (KOM)</title><content type='html'>Apa itu KOM?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirlah di GMAHK Taman Harapan, Rabu 18 Juni pukul 19.00 WIB atau GMAHK Remidi, Jumat 20 Junipukul 19.00 WIB/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan KKR Akbar 20 - 26 Juli 2008 di 10 titik Wilayah di Jakarta, dan diharapkan andil besar dari para pemuda untuk berpartisipasi, bukan saja di kepanityaan, tetapi juga dalam KOM ( kelompok kerja Orang Muda ), maka kami mengundang saudara-saudara yang ingin mengetahui bagaimana cara mengelola dan menjalankan KOM, untuk hadir pada hari Rabu di jemaat Taman Harapan jam 19.00-21.00 demikian juga hari Jumat di jemaat Remidi jam 19.00 - 21.00 Kita akan mengadakan simulasi menjalankan KOM dengan nara sumber Pdt. K.R. Sagala, Direktur Pemuda Advent Uni Indonesia Kawasan Barat. Terima kasih atas dukungan dan perhatiannya. Tuhan memberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jacky Runtu&lt;br /&gt;Direktur PA/Amicus/Music&lt;br /&gt;021-8290802&lt;br /&gt;08129851569&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. Dr. Saharjo No. 48&lt;br /&gt;Jakarta Selatan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-7253572613786357536?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/7253572613786357536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=7253572613786357536' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7253572613786357536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/7253572613786357536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/kelompok-kerja-orang-muda-kom.html' title='Kelompok Kerja Orang Muda (KOM)'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-8955287762749013866</id><published>2008-06-13T16:04:00.003+07:00</published><updated>2008-06-13T16:12:11.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Remaja Putri Pathfinder Turut Mensukseskan Baksos di Papanggo</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI5PKcBEfI/AAAAAAAAAKw/PtEdWT3RWlQ/s1600-h/news04.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211290651483771378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI5PKcBEfI/AAAAAAAAAKw/PtEdWT3RWlQ/s320/news04.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kenaikan harga BBM dan beberapa harga kebutuhan pokok di Indonesia, tentu berakibat pada meningkatnya jumlah orang miskin terutama kota Jakarta. Salah satu kelurahan di Jakarta yang memiliki penduduk miskin cukup banyak adalah Kelurahan Papanggo, Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Kelurahan ini terletak tepat di bawah Jalan Tol menuju Bandara dari arah Tanjung Priok, di samping Danau (atau Waduk) Sunter Barat. Di Kelurahan inilah Pathfinder Club Pulomas bekerja sama dengan Youth Evangelism &amp;amp; Stewardship (YES) pada hari Minggu, 8 Juni 2008 melakukan bakti sosial berupa Pengobatan Gratis kepada kurang lebih tiga ratus pasien terbanyak ibu dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini berlangsung selama empat jam dimulai dari pukul 09.30 sampai 13.30 WIB ditangani oleh dua orang dokter umum, satu orang dokter gigi, satu orang perawat, empat orang apoteker, serta lima belas sukarelawan terdiri dari sembilan orang dewasa plus enam orang remaja Pathfinder yang membantu di segala sisi mulai dari pengaturan antrian, pendaftaran, timbang berat badan, pengantar pasien, tensi darah, pemeriksaan, pembagian obat, sampai pada pembagian konsumsi berupa bubur kacang hijau bagi para pasien yang telah selesai berobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim YES pimpinan Sdr. Regi Onsoe bekerja sangat antusias dan telaten, terliha&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI51B3i_rI/AAAAAAAAALA/uTiqMM9aVUc/s1600-h/news02.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211291302018350770" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI51B3i_rI/AAAAAAAAALA/uTiqMM9aVUc/s320/news02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;t pengalaman puluhan kali mereka telah mengadakan Bakti Sosial serupa, juga persiapan yang matang. Tim Pathfinder Club Pulomas yang memang hanya berjumlah enam remaja putri ini, didukung oleh lima orang Pembina, salah satunya membantu sebagai perawat. Ke-enam remaja tersebut bekerja dengan semangat, tidak memperdulikan keletihan mereka selama empat jam setia melakukan tugas. Ditambah kenyataan keesokan harinya mereka harus menghadapi ujian di sekolahnya masing-masing, mereka menyempatkan membaca buku-buku pelajarannya ketika jam istirahat usai makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan dari penduduk Kelurahan Papanggo ini adalah Kak Ira dan Kak Paul, dua orang Kristen yang telah lama mengenal orang-orang Advent dalam pelayanan bersama mereka, menyaksikan bahwa para penduduk setempat merasakan manfaat yang begitu besar dari kegiatan ini. Bahkan banyak di antara mereka telah menantikan pemeriksaan dan pengobatan seperti ini dilakukan. Setelah beberapa tahun sebelumnya tim yang sama (YES) bekerja sama dengan GMAHK JISDAC juga berkegiatan sosial di tempat ini. Adapun latar belakang masyarakat setempat terdiri dari pemeluk agama Islam maupun Kristen, namun mereka tidak pernah membeda-bedakan siapa yang berkegiatan di sana, selama itu bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI5PI9EJlI/AAAAAAAAAKo/mVjB2pKdut4/s1600-h/news03.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211290651085514322" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI5PI9EJlI/AAAAAAAAAKo/mVjB2pKdut4/s320/news03.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Doa tutup untuk mengakhiri kegiatan ini dilayangkan oleh Kak Paul setelah seluruh pasien kembali ke rumah mereka masing-masing. Di tengah perbincangan usai kegiatan ini, salah seorang pembina Pathfinder Club Pulomas mengusulkan bilamana kita dapat kembali mengadakan kegiatan yang lebih berguna lagi bagi mereka, yaitu konsultasi gaya hidup bersih dan sehat. Melihat lingkungan dan cara hidup mereka yang kurang bersih karna kurangnya pengetahuan dan kesadaran mereka akan hal itu, maka konsultasi gaya hidup bersih patutlah digalakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita doakan terus masyarakat Kelurahan Papanggo yang berada di bawah garis kemiskinan, suatu kali kelak mereka mungkin akan terpanggil menjadi umat-Nya.&lt;br /&gt;Terima kasih bagi pelayanan tim Youth Evangelism &amp;amp; Stewardship (YES) di wilayah ini, kiranya menjadi berkat bagi banyak orang dan nama Tuhan dimuliaka&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI5O_kWM2I/AAAAAAAAAKg/r3kHHqcjaJY/s1600-h/news02.jpg"&gt;&lt;/a&gt;n hingga Maranata! Amin.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-8955287762749013866?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/8955287762749013866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=8955287762749013866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8955287762749013866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/8955287762749013866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/remaja-putri-pathfinder-turut.html' title='Remaja Putri Pathfinder Turut Mensukseskan Baksos di Papanggo'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_lLWIMCFhvW8/SFI5PKcBEfI/AAAAAAAAAKw/PtEdWT3RWlQ/s72-c/news04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-5273102193249247644</id><published>2008-06-10T12:06:00.002+07:00</published><updated>2008-06-12T17:02:38.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Front'/><title type='text'>Batuan dan Pohon Ara</title><content type='html'>Alkisah pada suatu saat di sebuah negeri di timur tengah sana. Seorang saudagar yang sangat kaya raya tengah mengadakan perjalanan bersama kafilahnya. Diantara debu dan bebatuan, derik kereta diselingi dengus kudaterdengar bergantian. Sesekali terdengar lecutan cambuk sais di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di tengah rombongan itu tampaklah pria berjanggut, berkain panjang danbersorban ditemani seorang anak usia belasan tahun. Kedua berpakaian indahmenawan. Dialah Sang Saudagar bersama anak semata wayang nya. Mereka duduk pada sebuah kereta yang mewah berhiaskan kayu gofir dan permata yaspis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semerbak harum bau mur tersebar dimana-mana. Sungguh kereta yang mahal.Iring-iringan barang, orang dan hewan yang panjang itu berjalan perlahan,dalam kawalan ketat para pengawal.Rombongan itu bergerak terus hingga padasuatu saat mereka berada di sebuah tanah lapang berpasir. Bebatuan tampak diletakkan teratur di beberapa tempat. Pemandangan ini menarik bagi sang anak sehingga ia merasa perlu untuk bertanya pada ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapa, mengapa tampak oleh ku bebatuan dengan teratur tersebar di sekitar daerah ini. Apakah gerangan semua itu ?"."Baik pengamatan mu, anak ku", jawab Ayahnya,"bagi orang biasa itu hanyalah batu, tetapi bagi mereka yang memiliki hikmat, semua itu akan tampak berbeda".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah yang dilihat oleh kaum cerdik cendikia itu, Bapa ?", tanya anaknya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka akan melihat itu sebagai mutiara hikmat yang tersebar, memang hikmat berseru-seru di pinggir jalan, mengundang orang untuk singgah, tetapi sedikit dari kita yang menggubris ajakan itu.".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah Bapa akan menjelaskan perkara itu pada ku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu buah hatiku", sahut Sang Saudagar sambil mengelus kepala anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dahulu, ketika aku masih belia, hal ini pun menjadi pertanyaan di hati ku.Dan kakek mu, menerangkan perkara yang sama, seperti saat ini akumenjelaskan kepadamu. Pandanglah batu-batu itu dengan seksama. Di balik batu itu ada sebuah kehidupan. Masing-masing batu yang tampak oleh mu sebenarnyasedang menindih sebuah biji pohon ara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah benih pohon ara itu akan mati karena tertindih batu sebesar itu Bapa ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak anak ku. Sepintas lalu memang batu itu tampak sebagai beban yang akan mematikan benih pohon ara. Tetapi justru batu yang besar itulah yang membuatpohon ara itu sanggup bertahan hidup dan berkembang sebesar yang kau lihatdi tepi jalan kemarin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bilakah hal itu terjadi Bapa ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Batu yang besar itu sengaja diletakkan oleh penanamnya menindih benih pohon ara. Mereka melakukan itu sehingga benih itu tersembunyi terhadap hembusanangin dan dari mata segala hewan. Sampai beberapa waktu kemudian benih itu akan berakar, semakin banyak dan semakin kuat. Walau tidak tampak kehidupan di atas permukaannya, tetapi dibawah, akarnya terus menjalar. Setelah dirasacukup barulah tunas nya akan muncul perlahan. Pohon ara itu akan tumbuhsemakin besar dan kuat hingga akhirnya akan sanggup menggulingkan batu yangmenindihnya. Demikianlah pohon ara itu hidup. Dan hampir di setiap pohon ara akan kau temui, sebuah batu, seolah menjadi peringatan bahwa batu yang pernah menindih benih pohon ara itu tidak akan membinasakannya. Selanjutnya benih itu menjadi pohon besar yang mampu menaungi segala mahluk yangberlindung dari terik matahari yang membakar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah itu semua tentang kehidupan ini Bapa ?", tanya anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Saudagar menatap anaknya lekat-lekat sambil tersenyum, kemudian meneruskan penjelasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar anak ku. Jika suatu saat engkau di dalam masa-masa hidupmu, merasakan terhimpit suatu beban yang sangat berat ingatlah pelajaran tentang batu dan pohon ara itu. Segala kesulitan yang menindihmu, sebenarnya merupakan sebuah kesempatan bagi mu untuk berakar, semakin kuat, bertumbuh dan akhirnya tampil sebagai pemenang. Camkanlah, belum ada hingga saat ini benih pohon ara yang tertindih mati oleh bebatuan itu. Jadi jika benih pohon ara yang demikian kecil saja diberikan kekuatan oleh Sang Khalik untuk dapat menyingkirkan batu di atasnya, bagaimana dengan kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzat Yang Maha Perkasa itu bahkan sudah menanamkan keilahian-Nya pada diri-diri kita. Dan menjadikan kita, manusia ini jauh melebihi segala mahluk dimuka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah kata-kata ini anak ku. Pahatkan pada loh-loh batu hatimu, sehingga engkau menjadi bijak dan tidak dipermainkan oleh hidup ini. Karena memang kita harus menjadi tuan atas hidup kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By MTA (Made Teddy Artiana)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-5273102193249247644?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/5273102193249247644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=5273102193249247644' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5273102193249247644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/5273102193249247644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/batuan-dan-pohon-ara.html' title='Batuan dan Pohon Ara'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-6549547757983885895</id><published>2008-06-10T10:11:00.000+07:00</published><updated>2008-06-10T10:12:46.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Front'/><title type='text'>Batu Ajaib</title><content type='html'>Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca. Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu. Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila disentuh, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja. Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut. Satu hari, dua hari, satu minggu, setahun ia berada di pantai itu. Kini menggenggam dan membuang batu telah menjadi kebiasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam. Lelaki miskin itu melanjutkan 'permainannya' memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------.) Bila hidup ini hanya rentetan pengulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-.) Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sejenak Bijak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-6549547757983885895?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/6549547757983885895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8274624613805872358&amp;postID=6549547757983885895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6549547757983885895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8274624613805872358/posts/default/6549547757983885895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://padkiplus.blogspot.com/2008/06/batu-ajaib.html' title='Batu Ajaib'/><author><name>HP: 085218830932 Email: anakkecil@gmail.com</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_lLWIMCFhvW8/R0_TuTgR2QI/AAAAAAAAACg/i62bI_wcOmA/S220/philips-pas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8274624613805872358.post-2782998087328425272</id><published>2008-06-03T16:58:00.001+07:00</published><updated>2008-06-03T16:59:36.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Front'/><title type='text'>Menghadapi Kehilangan</title><content type='html'>Bersiap menghadapai kehilangan Bila Anda siap MENDAPATKAN, sudahkan Anda juga siap KEHILANGAN? Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Dari mulai marah-marah, menangis, protes pada takdir, hingga bunuh diri.Masih ingatkah Anda pada tokoh-tokoh ternama, yang tega membunuh diri sendiri hanya karena sukses mereka terancam pudar? Barangkali kisah yang saya adaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns berikut ini, dapat memberikan inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok," gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank."Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno," kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal.&lt;br /&gt;Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang. Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak,mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi? Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh,bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan.&lt;br /&gt;Semoga kita termasuk orang yang bijak menghadapi kehilangan dan sadar bahwa sukses hanyalah TITIPAN Allah. Benar kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8274624613805872358-2782998087328425272?l=padkiplus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://padkiplus.blogspot.com/feeds/2782998087328425272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text
